Jerat Cinta Sang Juragan
Setelah menyimpan pesanan kopi, gadis itupun mendekat pada meja yang diduduki sepasang anak manusia yang sedang jatuh cinta itu.
"Jangan ganggu calon istriku, Cemila! Kami datang ke sini sebagai pelanggan sekarang, bukan sebagai pekerja di Cafe ini," ujar Aji dengan sangat menyebalkan, untuk Cemila pastinya. Sedang untuk Aylin, calon suaminya itu sangat menggemaskan.
"Huh! Sombong sekali kau, Tuan!" dengus Cemila sewot.
"Apa begini cara pekerja di Cafe ini menyambut pelanggan, Sayang?" Aji nampaknya belum puas menggoda Cemila, dia melihat pada Aylin yang duduk di depannya dengan wajah dibuat heran.
Hot Chapters