Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
The Endless Love

The Endless Love

••• Thanks for reading! I hope you love this story💜. Salam penulis amatir, CHACHARAMEL
107.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 263 kali sebagai loves cafe
Baca
+Pustaka
Love is Dangerous

Love is Dangerous

Alice pun membalas dengan sedikit anggukan dan tersenyum pada Arthur. Sambil berjalan, Alice melirik jam tangannya yang menunjukkan pukul delapan malam. Hatinya gembira. Sepertinya pekerjaannya hari ini selesai lebih awal dari dugaan Alice. Ia berpikir sejenak kemana harus mengisi perutnya yang sejak tadi berbunyi. Teringat dirinya akan sebuah cafe di ujung jalan tak jauh dari tempat tinggal Vio, pacar Alice. Meski cukup jauh dari kantornya, tapi entah mengapa ia sangat merindukan makanan di cafe itu.
1.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 66 kali sebagai loves cafe
Baca
+Pustaka
Nameless Love

Nameless Love

Di dunia ini tidak melulu tentang cinta. Banyak hal yang sama indahnya. Yang kadang orang lain tidak faham artinya, seperti nafas yang sampai sekarang kita bisa hirup misalnya. Pesanan kami datang. Siomay dengan jus wortel dan satunya, kentang goreng dengan es teh.
2.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 93 kali sebagai loves cafe
Baca
+Pustaka
Petaka Di Lorong Kampus

Petaka Di Lorong Kampus

Tak lama keduanya pun sudah berada dalam lamborghini Dylan, dan berangkat menuju cafe temanya Dylan. Sesampainya di tempat yang di tuju, Renata langsung mengagumi interior cafe tersebut, yang bertemakan lukisan ruang tiga dimensi. Sebuah cafe dengan menyajikan tempat foto unik dan keren. Jadi selain makan dan minum pengunjung cafe juga bisa berfoto dengan background pemandangan tiga dimensi yang seperti real kita ada disana. “Cafe ini juga ada rooftopnya dengan view kota yang keren banget kalo di lihat malam hari”
103.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 122 kali sebagai loves cafe
Baca
+Pustaka
True Love

True Love

Kaka tak bisa memberikan penjelasan lebih lanjut. "Siapa nama tamunya? Dari kamar berapa?" Kali ini Joanne yang bertanya. "Pak Adam. Kamar 5001. Buruaannn.. Gue nggak enak sama tamunya." "Wowww, She.. Good Luck deh. Gue balik dulu. Ditunggu ceritanya besok." Joanne pun buru - buru memakai jaketnya dan bergegas keluar, meninggalkan Sheila yang bingung antar ingin menemui Adam atau tidak.
103.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 101 kali sebagai loves cafe
Baca
+Pustaka
Nona Muda, Mari Bercinta

Nona Muda, Mari Bercinta

Dia membeli seikat mawar merah hati kesukaan Ellen lalu ke bakery sebelahnya untuk membeli blackforest cake kesukaan Sergio. Andrew sampai di depan Cafe de Luna, milik Ellen pada pukul 18.00. Tempat itu telah direnovasi besar-besaran dan menjadi sebuah tempat hang out berkelas dengan penataan interior Mezzanine ala perkotaan yang estetik. Lampu hiasan nama cafe itu berpendar terang di bagian atas bangunan luas bercat merah muda itu. "Hai, Hubby. Astaga, kenapa tidak memberiku kabar seharian ini?" sambut Ellen sedikit merajuk. Dia cemas sepanjang hari dan menunggu kepulangan Andrew.
10141.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.4K kali sebagai loves cafe
Tampilkan Ulasan (38)
Baca
+Pustaka
Kania Putri
Joel berlalu sekarant muncul danie Seniman ini celia cukup tertarik dgn seni dia mengagumi karya danie tapi orangnya gak deh kayanya hanya sekedar sahabat aja nantinya. mau sampai kapan kamu menyembunyikan penyakitmu arnold harus segera mungkin kamu beritahu keluargamu kalo terlambat gimana nantinya
Widia Anaska
begini nih...maling teriak maling ..... siapa yg jadi valakooor...tapi dia yg meneriaki orang Laen jadi valakooor......... siapa jg yg Sudi balikan Ama Austin mending jadi perawan tua ya cel... dia hanya ingin ngomong berhubungan bertahun tahun sama Austin aja masih tertipu apalagi yg baru kenal,...
Baca Semua Ulasan
KEBANGKITAN SANG PEWARIS

KEBANGKITAN SANG PEWARIS

Cecilia tampak mencari-cari sebuah café yang berada dipertokoan dekat komplek perumahan warga. Di Café itulah Cecilia akan bertemu dengan seorang pria yang identitasnya telah dia dapatkan dari nomor telepon yang diberikan oleh Lidya. Ehli Café ternyata sebuah café kecil yang menyediakan kopi, teh serta makanan ringan seperti roti dan kue. Cecilia masuk ke dalam café – seketika hidungnya mencium wangi manis yang enak. “Anda pertama kali datang ke sini, nona?” tanya seorang pelayan café yang tampaknya sudah hapal siapa-siapa saja pengunjung tetap yang sering datang ke tempat itu.
9.937.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.3K kali sebagai loves cafe
Baca
+Pustaka
Tergoda Rayuan CEO Muda

Tergoda Rayuan CEO Muda

Melupakan rasa penasaran pada cowok yang sedang berbicara dengan sang manajer, Silvia memilih menjawab pertanyaan Wening. "Kata Catra sih, pemilik kafe ini adalah lelaki romantis yang tidak bisa mengungkapkan perasaannya pada perempuan yang sangat dicintai. Makanya, nama-nama minuman dan makanan seputar cinta dan perasaan. Kayak minuman satu ini," tunjuk Silvia pada daftar menu. Di sana, ada nama 'Mata Indah Di Pagi Hari.' Wening melongo. "Lucu dan unik namanya."
108.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 357 kali sebagai loves cafe
Baca
+Pustaka
Krim Cupcake Penuh Cinta

Krim Cupcake Penuh Cinta

Perhatiannya lebih tertuju kepada kue-kue ringan yang menjadi cemilan untuk mereka saat ini. "Katakan padaku, sekarang kesibukanmu apa?" tanya ibu kandung Sandrio. "Aku sesekali datang ke toko cupcake untuk membeli kue cangkir kesukaanku. Sisanya, aku mengurus pekerjaan di kafe," kata Nala. "Oh, jadi apa kamu di kafe?" tanya ibunda. "Aku menjadi seorang pelayan di sana. Kafe yang berada di sebelah perempatan jalan pusat kota," kata Nala, memberi balasan untuk pertanyaan ibu kandung Sandrio.
620 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 22 kali sebagai loves cafe
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status