Talak Tiga: Suami Keduaku Bukan Bos Biasa
“Detik ini, tanpa paksaan dan dalam keadaan sadar sepenuhnya, aku jatuhkan talak tiga atas kamu Dewi Anggraini binti Wirawan. Mulai sekarang, kita bukan lagi suami istri. Kamu bisa pergi dari rumah ini.”
Tiga bulan setelah kata-kata tajam itu, Radit datang dengan penyesalan.
"Maafkan aku, Dewi. Aku ingin kita rujuk. Aku janji akan memberimu modal usaha untuk membuat kafe seperti impianmu. Tapi, kamu harus menikah dulu dengan laki-laki lain agar kamu halal untuk kembali menikah denganku.”
Didesak kondisi ekonomi yang menghimpit, serta tanggung jawab menanggung hidup Ibu yang depresi dan tiga adik-adik yang masih sekolah, Dewi menyetujui rencana Radit.
Namun, saat hari pernikahan dengan Muhallil tiba, Dewi terkejut. Pria yang berdiri di depan penghulu adalah Arkananta Daniswara Wijaya—atasan yang paling dia benci di kantor!
Di kantor, mereka adalah musuh. Di rumah, mereka adalah suami-istri.
Ketika Arkan mulai memanjakan Dewi dengan kemewahan yang tak pernah diberikan Radit, Radit mulai panik.
Masalah belum berhenti di sana.
Rahasia pernikahan siri Dewi dengan bos yang selama ini dia gunjingkan diam-diam, perlahan mulai ‘bocor’ ke rekan-rekan kantornya.
Akankah Dewi memilih kembali pada Radit? Atau justru jatuh cinta pada suami yang seharusnya hanya sementara?