Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Pengantin Bayaran

Pengantin Bayaran

Avengelisha24
Kau Pantas menerima luka karena sudah berani datang dalam kehidupanku-Zean Mark Maximilian Setiap kali aku bertanya, kenapa semesta begitu jahat atau memang sengaja membuatku terus berlari kepadanya-Angeli Permata Satya Angelie Permata Satya sebut saja Alea. Seorang wanita yang mempunyai hati yang baik, berperilaku ramah sopan dan berparas menawan dengan wajah oval,alis tebal, bulu mata yang lentik, rambut yang bergelombang sebahu dengan bibir yang kecil kemerah-merahan serta hidung yang sedikit mancung membuatnya menjadi wanita yang tergolong cantik. Namun,ia harus terpaksa menikah dengan seorang lelaki dingin bahkan,batinya tak tersentuh sekalipun. Zean Mark Maximilian, seorang Ceo sekaligus pewaris tunggal TDKS Corp yang sangat dingin apalagi ketika dia memasang wajah datar. Namun, jauh sebelum itu ia adalah sosok lelaki manja,periang dan murah senyum, akan tetapi sisi baik dari dirinya harus sirna begitu saja ketika ia harus melepaskan seorang wanita yang sejak lama mengisi hatinya demi seorang wanita yang baru dikenalnya dalam sehari karena sebuah kecelakaan tragis yang merengut nyawa kekasihnya tepat pada malam pertunangan mereka. Akibatnya ia terpaksa membayar Angelie Permata Satya sebagai Pengantin Bayaran untuk megantikan posisi kekasihnya yang telah meninggal dunia. Apakah seiring berjalannya waktu Zean akan membuka hatinya untuk Alea ataukah Aleah harus tetap menjadi Pengantin Bayaran untuk Zean tanpa ada ikatan yang pasti dari Seorang Zean berwajah datar itu.? Selamat membaca dan jangan lupa follow yah Mohon krisannya. Sekian dan terimakasih
8.52.7K viewsOngoingIdinagdag sa Library 97 Beses bilang macam macam senyum
Read
+Library
Obsesi Gila Mantan Suamiku

Obsesi Gila Mantan Suamiku

"So you want to marry someone else?" Rein menyeringai tajam, senyum miringnya mewakili betapa mimpi Ane untuk melepaskan diri darinya adalah mustahil, "over my dead body!" bisiknya tegas, manipulatif dan begitu menuntut. Ane tercekat, bibirnya bergetar hebat. Bahkan, setelah melalui kematian yang mengerikan, ia tidak berakhir di neraka. Dirinya terbangun dalam lintas dimensi yang berbeda, tapi tetap harus bertemu dengan lelaki yang paling tidak diinginkannya ada di dunia keduanya. Melintas batas ruang dan waktu, Ariane Catharina Sabine, sang Noni keturunan bangsawan Belanda yang hidup penuh tuntutan di jaman kolonial, mati diracun dan terbangun di masa kini, 4 abad setelahnya. Sialnya, Ane harus menghadapi orang yang sama, mantan suami kejam dan tanpa belas kasihan dari perjodohan pernikahan kolotnya, sang Meneer yang penuh kegilaan, Reinier Adriaan De Wit. Rein secara tak terduga, muncul di hidup baru Ane, dengan plot twist mencengangkan yang tidak pernah Ane sangka. "Setelah kehidupan kedua aku bahkan tidak bisa lepas dari si jahanam Rein? Aku harus melepaskan diri darinya, harus!" Usai terbangun tiba-tiba di masa depan, mendapat kesempatan kedua yang tak dimiliki siapapun di dunia ini, Ane bertekad untuk melepaskan diri. Ia harus mengejar cinta lamanya yang sejati. Siapa yang tahu, semakin keras Ane berusaha lari, semakin kuat pula Rein mengejarnya. Semakin Ane berusaha untuk menepis bayangan mengerikan masa lalu yang ia alami, semakin tampak kenyataan pahit yang dulu tak pernah ia sadari.
29 viewsOngoing
Read
+Library
Obsesi Sang Pewaris Tunggal

Obsesi Sang Pewaris Tunggal

Demi melunasi hutang kakak tirinya, Olivia Rose dipaksa menikah dengan seorang bangsawan muda di kotanya, Aaron Kendrick. Mendengar nama keluarganya saja sudah membuat sekujur tubuh Olivia gemetar karena ketakutan. Banyak rumor buruk yang didengarnya tentang keluarga Kendrick. Bengis dan suka menindas demi mendapatkan apa yang mereka inginkan. Jelas hal ini sangat bertentangan dengan prinsip hidup Olivia yang berasal dari keluarga kalangan bawah. Sejak ayahnya yang sakit-sakitan menjadi lumpuh, kehidupan Olivia berubah drastis. Hanya dengan menjalankan sebuah toko bunga kecil peninggalan mendiang ibunya, Olivia kini juga harus menghidupi dua orang beban sekaligus. Ibu tirinya yang suka berfoya-foya, lalu kakak laki-laki tirinya yang senang berjudi. Dan sekarang, Olivia juga harus menanggung akibat dari perbuatan kakak tirinya, Jack Brown. Sementara di ruangan lain di sebuah mansion besar, seorang pria berwajah pucat layaknya seorang drakula yang harus darah tengah duduk menatap langit mencekam yang diterangi oleh bulan purnama dari balik jendela kamarnya. Senyum semeringai terukir di wajah tampannya. “Kau akan menjadi milikku, Olivia.” Malam sebelum pengawal keluarga Kendrick datang menjemputnya, Olivia menemui ayahnya yang terbaring di kasur. Hanya kedua ayah dan anak perempuannya. Ayahnya meminta Olivia mengambil sebuah kotak yang sudah lama disembunyikannya di bawah tempat tidur tanpa sepengetahuan ibu tirinya. “Saat kau sudah berada di tepi jurang dan tak punya pilihan lain lagi, gunakan ini untuk melindungi dirimu.” Sebuah pistol.
51 viewsOngoingIdinagdag sa Library 1 Beses bilang macam macam senyum
Read
+Library
Hasrat Liar di Bawah Satu Atap

Hasrat Liar di Bawah Satu Atap

Ruang tamu rumah itu terasa begitu luas, namun entah mengapa udara di sekitarnya terasa menyempit, menekan paru-paruku. Malam ini adalah awal kehidupan baruku bersama Ibu di rumah suami barunya. "Bella, ayo, jangan malu-malu. Mulai sekarang kita adalah keluarga," ucap Ibu dengan senyum merekah, menarik tanganku agar lebih mendekat. Di hadapanku berdiri dua sosok pria yang kini menjadi bagian dari hidup kami. Arthur, ayah tiriku, duduk dengan wibawa yang mengintimidasi. Usianya memang sudah menyentuh kepala lima, tapi aura maskulinnya justru semakin pekat. Tubuhnya gagah, terbalut kemeja yang sedikit ketat di bagian dada, dan brewok tipis di dagunya memberikan kesan tegas yang sulit diabaikan. Namun, bukan dia yang membuat bulu kuduku meremang. Melainkan sosok yang berdiri di sampingnya. Leonard, atau kerap dipanggil Leo. Abang tiriku. "Halo, Bella," sapanya. Suaranya berat, rendah, dan memiliki getaran yang membuat perutku terasa aneh. Leo mewarisi postur gagah ayahnya, namun dengan vitalitas masa muda yang meledak-ledak. Kaos hitam polos yang ia kenakan menempel pas di tubuhnya, mencetak jelas otot-otot dada dan lengannya yang atletis. Sepertinya tidak ada satu inci pun lemak di tubuh itu, hanya otot keras yang siap menerkam. Saat aku mengangkat wajah untuk membalas sapanya, aku menangkap basah tatapannya. Mata itu... tidak sedang menatap wajahku. Mata tajam itu sedang menelusuri lekuk tubuhku, berhenti cukup lama di area dadaku, seolah tatapannya bisa menembus kain blus yang kukenakan. Tatapan itu bukan tatapan seorang kakak, melainkan tatapan seorang pria yang sedang menilai mangsanya.
504 viewsOngoingIdinagdag sa Library 20 Beses bilang macam macam senyum
Read
+Library
Ketika Aku Mengakhiri Semua, Mereka Pun Mulai Menghargaiku

Ketika Aku Mengakhiri Semua, Mereka Pun Mulai Menghargaiku

Pagi ini, aku dan tuan muda kalangan elite ibu kota baru mendaftarkan pernikahan. Sore harinya, dia malah membawaku untuk bercerai. Aku memegang akta nikah dan akta cerai sambil terpaku di tempat. Di sekelilingku, terdengar tawa ejekan dari teman-temannya. "Roman, cuma karena satu kalimat dari Celia, kamu benar-benar bawa nona besar ini nikah lalu langsung cerai?" "Hahaha. Lihat tuh, muka si nona besar sampai pucat. Jangan-jangan mau nangis ya?" Roman malah merangkul adik angkat kami, Celia, dan berucap dengan nada lembut, "Sekarang dua akta sudah lengkap, kamu akhirnya mau senyum ke aku, 'kan?" Celia tertawa ringan. Wajah dinginnya pun merekah dengan senyuman. Aku ingin maju dan mempertanyakan semuanya, tetapi tiga kakakku menarikku kuat-kuat. Kakak pertama, seorang presdir, mengerutkan kening. "Celia cuma bisa tertawa kalau ada Roman. Anggap saja kamu kumpulin pahala." Kakak kedua, seorang aktor papan atas, mendorongku jatuh ke lantai. "Latar belakang Celia menyedihkan. Kamu 'kan punya kondisi bagus, jadi nggak bakal kekurangan pria." Kakak ketiga, profesor biologi, menatapku dengan dingin. "Roman memang sudah seharusnya menikahi Celia. Jangan lagi ganggu mereka." Mereka memaksaku masuk ke mobil, tidak mengizinkanku merusak kebahagiaan cinta pertama di hati mereka. Sistem yang sudah lama menghilang akhirnya muncul lagi. 'Host, misi penaklukkan terdeteksi telah selesai! Apakah ingin segera kembali ke dunia nyata?' Aku duduk di kursi belakang, menatap keluar jendela dengan murung, hampir tertawa. Drama penuh penderitaan yang kujalani demi misi ini akhirnya berakhir. Mulai sekarang, aku tidak akan ikut campur dalam kisah cinta dan benci mereka lagi!
4.6K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 164 Beses bilang macam macam senyum
Read
+Library
Jika Hidupmu Tinggal 72 Jam

Jika Hidupmu Tinggal 72 Jam

Hari ketika aku memutuskan untuk mendonorkan tubuhku untuk kajian ilmiah, keluargaku justru berkumpul mengelilingi adik angkatku, Halida, merayakan diterimanya dia dalam sebuah program perawatan eksperimental paling canggih. Seharusnya akulah yang menderita kanker otak. Tapi Halida menggunakan posisi suamiku, Zafran, di rumah sakit untuk menukar catatan medisnya yang sehat dengan diagnosis terminalku, merebut satu-satunya kesempatan yang kupunya untuk bertahan hidup. Dan bagian terburuknya, semua orang bersorak mendukungnya. Rasanya sakit sekali. Aku berusaha tetap kuat, sampai tanpa sengaja mendengar para perawat berbisik, "Bagus sekali Dokter Zafran bisa mengamankan tempat itu untuk Halida. Mereka bilang dia hanya punya tiga hari lagi." Jadi, dalam 72 jam terakhir hidupku, aku perlahan melepaskan segalanya. Ketika aku memberikan naskah asli novel-novelku yang sudah kutuang seluruh hati dan jiwaku kepada Halida, ayah dan saudaraku menatapku dengan senyum puas. Ketika Zafran memutuskan untuk memenuhi permintaan terakhir Halida dengan menikahinya, dia menyerahkan surat cerai padaku. Aku menandatanganinya tanpa ragu sedikit pun. Dia menghela napas dan memuji aku karena akhirnya bisa berpikir begitu rasional. Dan ketika akulah yang membujuk putri kami, Olivia untuk memanggil Halida Ibu, Olivia justru berseri-seri mengatakan bahwa ibu barunya adalah yang terbaik. "Jangan khawatir." Zafran menenangkanku. "Kami hanya menjaganya untuk sementara. Setelah dia tiada, semuanya akan kembali padamu." Aku memberikan pada Halida segalanya yang kupunya, persis seperti yang mereka mau. Lalu kenapa, ketika mereka akhirnya tahu semua ini hanyalah kebohongan kejam Halida, mereka datang padaku sambil menangis, berkata akulah yang mereka inginkan sejak awal?
7.7K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 193 Beses bilang macam macam senyum
Read
+Library
Jadi Selingkuhan Teman Ayahku

Jadi Selingkuhan Teman Ayahku

Marry dan Sania masuk ke dalam sebuah kamar dan melemparkan Salsa ke atas tempat tidur dengan senyum lega. "Maafkan aku Salsa." "Jika kamu ingin menyalahkan seseorang, salahkan dirimu sendiri." Ucap Marry dan Sania sambil berbalik dengan kejam mengabaikan Salsa yang terus meronta di atas tempat tidur. ... Gadis tersebut adalah Agatha Ellina Salsabila, atau kerap dipanggil Salsa. Seorang nona muda dari orang terkaya di kota itu, Henry Leonard. Dijebak oleh sahabat sendiri dan di lempar ke atas tempat tidur teman sekelasnya. Salsa berhasil melarikan diri namun masuk ke sarang serigala lainnya. Tidur dengan Akas adalah sebuah kecelakaan. Namun kecelakaan ini juga yang mengubah seluruh jalur hidupnya. ... Nama pria itu adalah Akasa Dhanuraja, yang kerap dipanggil Akas. Semalam ia baru saja kembali ke negara ini yang merupakan tanah kelahirannya, setelah ia berkembang di luar negeri selama dua dekade lamanya. 'Kacau! Semuanya kacau!' Gumam Akas dalam hatinya. Bahkan saat ia dengan istrinya, ia tidak begitu gila dan lepas kendali seperti saat yang terjadi semalam. ... Namun hal yang paling gila belum terjadi! "Ngomong ngomong Akas, kamu pernah berkata bahwa jika aku memiliki anak, kamu akan menjadi ayah baptis anakku. Atau karena Paman Akas mu sudah berkata bahwa dia ingin kamu jadi putri baptisnya. Jadi Salsa, kamu juga bisa memanggilnya ayah baptis." Ketika ayahnya mengatakan hal tersebut, Salsa menatap tak percaya pada sosok teman ayahnya yang familiar. Pria tua yang seumuran ayahnya ini benar benar ingin menjadi ayah baptisnya setelah menidurinya semalam!
104.5K viewsOngoingIdinagdag sa Library 104 Beses bilang macam macam senyum
Read
+Library
Mengikat Hati Sang Dosen

Mengikat Hati Sang Dosen

Adinda Rahayu, seorang mahasiswa baru jurusan hukum yang ceria dan penuh ambisi, melangkah mantap di hari pertamanya di kampus. Ia siap menyerap ilmu dan pengalaman baru, membayangkan masa depan cerah sebagai praktisi hukum. Namun, takdir punya kejutan yang disimpannya di ruang kelas. Saat dosen mata kuliah pengantar hukum masuk dan memperkenalkan diri, dunia Adinda seolah berhenti berputar. "Selamat pagi semua, saya Bagas Pratama," ucap sang dosen dengan suara bariton yang menusuk relung hati Adinda. Mata Adinda membelalak. Itu Bagas. Mantan pacarnya. Mantan yang meninggalkannya empat tahun lalu karena alasan klise "fokus studi". Kakinya langsung lemas. "Dosennya... dia?" gumam Adinda pada teman sebangkunya, Maya, yang hanya menatapnya bingung. Sepanjang perkuliahan, Adinda berusaha keras menghindari kontak mata. Ia menunduk, mencatat tanpa fokus, dan berharap bisa menghilang dari muka bumi. Namun, Bagas sesekali melirik ke arahnya, senyum tipis terukir di bibirnya yang dulu sering mengecup kening Adinda. Setelah kelas usai, Adinda buru-buru membereskan tasnya, ingin segera kabur. Namun, suara Bagas menghentikannya. "Adinda Rahayu, bisa kita bicara sebentar?" Langkah Adinda terhenti. Jantungnya berdebar kencang. Ia membalikkan badan perlahan, menemukan Bagas berdiri di depannya, menatapnya dengan pandangan yang sulit diartikan. "I-iya, Pak?" Adinda tergagap. Bagas tersenyum, kali ini lebih jelas. "Sudah lama ya, kita tidak bertemu." Adinda hanya bisa mengangguk kaku, pikiran kalut membanjiri benaknya. Dosennya adalah mantan pacarnya. Bagaimana ini bisa terjadi? Dan yang lebih penting, bagaimana ia akan menjalani satu semester ke depan dengan situasi sekacau ini?
244 viewsOngoingIdinagdag sa Library 5 Beses bilang macam macam senyum
Read
+Library
Aturanmu, Bukan Aturanku!

Aturanmu, Bukan Aturanku!

Aku adalah Isha, putri dari bos mafia nomor satu di Sisilia. Sejak kecil aku selalu memberontak. Ayah takut aku suatu hari bertindak gegabah dan menikah dengan orang yang tidak pantas, jadi dia langsung memberi perintah bahwa aku harus bertunangan dengan Luca, pewaris Keluarga Marino yang sedang naik daun. Meskipun ini pernikahan politik, setidaknya aku ingin memilih cincin yang kusukai. Oleh karena itu, aku menghadiri lelang keluarga mafia. Saat cincin permata penutup acara ditampilkan, aku mengangkat papan penawaran. Palu lelang bahkan belum jatuh ketika suara wanita yang arogan terdengar dari samping belakangku. "Gadis kampungan sepertimu berani ini menyaingiku? Empat miliar! Kalau tahu diri, cepat keluar sendiri." Tempat itu langsung hening selama beberapa detik, hanya terdengar suara rana kamera yang pelan. Aku menoleh dan melihat seorang wanita mengenakan gaun haute couture berwarna emas. Senyum santai menggantung di sudut bibirnya, seolah seluruh ruang lelang adalah panggung pribadinya. Belum sempat aku bicara, juru lelang sudah tergesa-gesa mengetukkan palu. "Terjual! Selamat kepada Nona Sophie yang berhasil mendapatkan cincin utama 'Bintang Abadi'!" Alisku mengerut dan amarahku membuncah. "Belum selesai dilelang sudah bisa diketuk? Tempat ini aturannya buruk sekali." Sophie berbalik dengan tatapan tajam, menilikku dari ujung sepatu hingga puncak kepala. "Aturan?" Dia mengejek, "Sayang, aku ini Sophie, adik angkat Luca, pewaris Keluarga Marino. Di sini, akulah aturan!" Aku tak bisa menahan tawa. Kebetulan sekali, Luca adalah nama tunanganku. Aku segera mengambil ponsel dan menekan nomor yang sudah kuhafal. "Luca,'adik angkatmu’ baru saja merebut cincin pertunanganku. Kamu mau gimana?"
29.2K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 818 Beses bilang macam macam senyum
Read
+Library
Suami Dingin, Pria Lain Menginginkanku

Suami Dingin, Pria Lain Menginginkanku

Suasana lounge hotel bintang lima itu riuh, namun suara ketawa Rhea adalah yang paling nyaring. Dengan segelas wine di tangan kanan dan gaun hitam yang memamerkan bahu mulusnya, Rhea sedang menjadi pusat perhatian. ​"Kalian tahu kenapa pria suka pakai dasi?" Rhea mengerling nakal ke arah teman-teman kantornya. "Supaya kalau mereka terlalu banyak bicara di ranjang, kita punya pegangan untuk menarik mereka lebih dekat... atau membungkam mereka." ​Ledakan tawa pecah. Pria-pria di meja itu menatap Rhea dengan tatapan lapar sekaligus kagum. Mereka menjuluki Rhea sebagai 'Si Singa'—wanita energik yang bicaranya berani, mesum dalam konteks bercanda, dan seolah-olah sudah khatam urusan ranjang. ​Namun, saat jam menunjukkan pukul sebelas malam, senyum itu memudar begitu Rhea melangkah masuk ke mobilnya. ​Di rumah, suasana hening. Rhea masuk ke kamar, menemukan Gavin sudah menunggunya. Tanpa kata-kata romantis, Gavin menariknya ke tempat tidur. Rhea mencoba membalas, mencoba menjadi 'Singa' yang diinginkan dunia, namun Gavin hanya fokus pada area sensitif Rhea dengan tangannya. Dingin. Terburu-buru. ​Rhea mendesah, namun matanya menatap langit-langit kamar yang kosong. Saat ia hampir mencapai puncak, Gavin menarik tangannya. Pria itu mencium keningnya sekilas—ciuman yang terasa seperti formalitas—lalu berbalik membelakangi Rhea. ​"Mas... tidak bisakah malam ini kita... melakukannya?" bisik Rhea parau. ​"Aku capek, Rhea. Lagipula, bukankah ini sudah cukup membuatmu puas?" jawab Gavin tanpa menoleh. ​Rhea terdiam. Di luar dia adalah predator, tapi di kamar ini, dia hanyalah mangsa yang kelaparan akan kasih sayang yang utuh. Ia tidak tahu, bahwa di balik punggung Gavin, sebuah rahasia besar tersimpan di dalam ponsel yang disembunyikan suaminya di bawah bantal.
198 viewsOngoingIdinagdag sa Library 6 Beses bilang macam macam senyum
Read
+Library
PREV
1
...
333435363738
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status