Lelaki Tak Terkalahkan
Memancarkan merah dan hijau, berbentuk seperti merak yang tengah mengembangkan ekornya.
"Ayah, bukankah itu ada Kipas Tifanka yang sering diceritakan orang-orang dalam legenda?"
Mateo Qion menoleh ke samping, bertanya pada ayahnya dengan suara pelan.
"Benar, aku tidak menyangka ternyata Perguruan Tapak Dewa menyimpan harta karun yang menjadi incaran pebela diri dari seluruh penjuru dunia."
Magnus Qion mengangguk seraya menghela napas dalam-dalam, tatapannya menyorot lurus ke depan dengan kelopak mata bergetar.