Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Kepatuhanku Dianggap Sepele

Kepatuhanku Dianggap Sepele

"Hanya sebuah kalung. Kalau nggak suka ya udah. Untuk apa pakai bilang hal-hal yang merusak suasana seperti itu?" "Memangnya nggak bisa kamu sedikit lebih dewasa?" Melihat betapa bersemangatnya dia membela wanita lain, aku merasa semuanya begitu menggelikan. "Yudha, saat kamu mau aku mengalah, tuntutanmu memang selalu banyak." Seolah ucapanku tepat mengenai titik lemahnya, dia langsung mengibaskan tangannya dengan kesal. "Benar! Aku memang nggak tahan lihat kamu begini!"
4.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 85 kali sebagai dewa sepertiku tak pantas dihina
Baca
+Pustaka
Pewaris Yang Teraniaya

Pewaris Yang Teraniaya

kata Dewa dengan ekspresi aneh sambil menatap bagian sensitif wanita di depannya ini. Melihat tatapan Dewa yang mesum, seketika kemarahan wanita ini semakin meluap. “Brengsek, dasar pria mesum! Apa kamu ingin matamu saya buat buta?!” “He he he he… mana mungkin kamu bisa melakukan itu? Lihat saja tubuhmu yang kurus itu.” Sekali lagi, wanita ini dibuat marah oleh perkataan Dewa yang tanpa disaring, mengatakan kalau dirinya kurus.
101.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 77 kali sebagai dewa sepertiku tak pantas dihina
Baca
+Pustaka
CAT-CH ME!

CAT-CH ME!

"Seperti yang terlihat. Makanya jangan underestimate dulu sama orang. Nggak pernah keluar bukan berarti pengangguran." Sada mengangguk-angguk lalu seenak jidat memasang headset imutku ke kepalanya hingga tak berapa lama dia tertawa keras sambil menatapku seperti aku adalah seonggok manusia hina, "lo wibu? Ahahaha astaga lo wibu. Sialan, sakit banget telinga gue denger musik jepun lo ini." Tidak ada yang boleh mencela selera dan kegemaran orang lain. Itu adalah hak setiap insan. Aku tidak bisa mentolerir manusia yang menggap kesenangan orang lain adalah sesuatu yang layak untuk ditertawakan.
103.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 86 kali sebagai dewa sepertiku tak pantas dihina
Baca
+Pustaka
Istri Pesanan CEO

Istri Pesanan CEO

“Saya menyesal sudah membeli kamu dan memungut dari tempat hina itu. Saya pikir kamu akan berubah. Tapi karena dasarnya memang sudah hina saya tidak akan heran kalau kamu menunjukkan wajah aslimu.” Kanya menahan sekuat mungkin agar air matanya tidak jatuh. Kanya sudah berjanji tidak akan menitikkan setetes pun untuk Raven. Seperti yang dikatakan Davva laki-laki itu tidak berhak. Davva yang sedari tadi hanya diam menyaksikan tidak bisa untuk tetap tinggal diam. Raven sudah kelewatan. Ia tidak bisa lagi menolerirnya. “Hei, Bung, jaga kata-kata anda! Jangan pernah sekali pun menghina wanita kalau anda lahir dari rahim seorang wanita.”
8.434.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai dewa sepertiku tak pantas dihina
Baca
+Pustaka
Terpaksa Menikahi Kakak Ipar

Terpaksa Menikahi Kakak Ipar

Aku tak ingin bertemu dengan Mila, takut tanganku ini akan mencakar wajah sok polosnya yang selalu haus akan simpati dari orang lain. Kejadian siang tadi tiba-tiba terlintas lagi di otakku. Orang-orang yang kuanggap kawan malah mengatakan kalimat yang membuatku kecewa. Aku tahu ini salah, tetapi mereka tak pantas merendahkan dan menghinaku. Aku yakin ucapan Dewi tak mengandung unsur kebercandaan. Ia mengatakan dengan sangat serius, dan berasal dari hati yang paling dalam. Mungkin saja kalimatnya itu adalah uneg-uneg yang selama ini dipendam.
1017.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 524 kali sebagai dewa sepertiku tak pantas dihina
Baca
+Pustaka
Diam-Diam Menikahi Miliarder

Diam-Diam Menikahi Miliarder

Dewa tertawa kecil lalu membalas, "Nggak apa-apa, Git. Semua orang pernah melakukan kesalahan. Dan kalaupun kamu beneran nggak bisa memasak, aku yang akan masak untukmu. Hidupmu akan tenang bersamaku." Gita mendengus pelan. Perkataan Dewa sama sekali tak terdengar menenangkannya. Dia justru merasa sebal sebab mereka sedang membicarakan kelemahannya. Hey, setiap orang punya kelemahannya masing-masing, bukan?
12.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 363 kali sebagai dewa sepertiku tak pantas dihina
Baca
+Pustaka
Dikhianati Mantan, Dinikahi Paman Miliardernya

Dikhianati Mantan, Dinikahi Paman Miliardernya

“Om Dewa... kamu... tega banget.” Dewa menarik napas panjang, lalu mendekatinya. “Aku tidak suka mempermalukan orang. Tapi aku jauh lebih tidak suka kalau kamu yang dipermalukan.” Andini menunduk. Hatinya berdesir aneh. Ada sesuatu dalam suara Dewa tadi—bukan sekadar kemarahan melainkan kepedulian.
1052.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.8K kali sebagai dewa sepertiku tak pantas dihina
Tampilkan Ulasan (16)
Baca
+Pustaka
Hamfa Merman
Kisah seorang wanita muda yang pergi ke ibu kota untuk meraih mimpi malah mendapati CEO luar biasa aneh yang tinggal tepat di sebelah kamar apartemen miliknya. Baca hanya di novel berjudul CEO MISTERIUS DI SEBELAH KAMAR. Dijamin seru, menegangkan, dan baku hantam serta adu mulut pun ada.
Piemar
Halo, My Lovely Goodreaders, selamat datang di kisah Andini & Dewa ya.. semoga terhibur dengan ceritanya. Kali ini ceritanya tidak melulu tegang, emosional tapi ada humor yang bikin cerita makin seru.
Baca Semua Ulasan
Fall In Love

Fall In Love

Hiks hiks “Gue kecewa sama lo, kenapa gue harus ditakdirin ketemu sama lo kalau ujungnya kerjaan lo cuman bisa ngilang dan itu buat gue sakit hati ?!” Selena jatuh merosot ke lantai. Dia memeluk kedua lututnya dan mulai terisak disana. Hiks hiks “Gue kecewa sama lo” “Lo bener-bener pengecut” “Lo brengsek” “Lo cowok paling gue benci dari semua cowok yang pernah gue temui sampai hari ini” Tuhan… Kenapa harus secepat ini ? Kenapa engkau mengambil mereka secepat ini ?
108.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 340 kali sebagai dewa sepertiku tak pantas dihina
Baca
+Pustaka
Hasrat Seorang Ipar

Hasrat Seorang Ipar

Rasanya benar-benar ingin menelan manusia bulat-bulat. “Laki-laki jahanam! Kurang ajar kamu Wisnu. Semoga hidupmu tidak berkah sampai maut datang menjemput.” “Terserah kamu mau bicara apa, Sep. Aku benar-benar tidak mau peduli.” Kumatikan telepon dari Septi dengan perasaan yang sungguh mati sangat kesal. Perempuan biadab pikirku. Sok suci! Dia pikir dia itu siapa bisa menyumpahi dengan segala perkataan kasar begitu.
1030.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai dewa sepertiku tak pantas dihina
Baca
+Pustaka
Jodoh untuk Aira

Jodoh untuk Aira

"Percuma, Bu. Orang kalau sudah tak suka, akan terus dinilai buruk tanpa melihat sisi baik orang tersebut." "Nggak juga, gua suka kok sama lo meski sering nyebelin," timpal Dewa membuat sudut bibir Ibu tertarik ke atas. "Masa bodoh." Bibirku maju beberapa senti. "Dih, liat tuh, Bu. Aira kumat." "Kamu yang kumat!" "Lo, lah." "Ish, cowok nyebelin." "Cowok keren, dong." Alis Dewa naik turun.
3.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 144 kali sebagai dewa sepertiku tak pantas dihina
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status