Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Nasib si Bungsu

Nasib si Bungsu

Nasib si Bungsu. (Saat masa jaya orang tua telah habis). "Jadwal kontrol Bapak tiga hari lagi, kamu sudah dapat uang buat biaya rental mobil?" tanya Ibuku saat aku baru saja pulang. "Yusup usahain ya Bu, semoga ada rezekinya," jawabku. Sambil melepas jaket yang selalu menemaniku mencari rupiah. "Kalau gak ada ya udah, gak apa-apa. Paling Bapakmu teriak-teriak kalau lagi kumat karena obatnya habis!" ucap Ibu sambil berlalu pergi. Aku tahu Ibu pasti kecewa, lalu bagaimana lagi, aku sudah berusaha keras, dalam hati aku merasa gagal. Uang sebesar lima ratus ribu saja tidak mampu aku cari. Mungkin bagi orang lain tidak seberapa, tapi untukku yang hanya berprofesi sebagai ojek online uang lima ratus ribu sangatlah besar. Apalagi akhir-akhir ini orderan sangat sepi tidak seperti biasanya. Aku duduk termenung di atas sofa lusuh, mataku menatap tiga bingkai besar yang terpajang di dinding, foto ketiga Kakakku saat wisuda. Mereka terlihat sangat gagah dengan toga yang dipakainya
108.3K viewsOngoingIdinagdag sa Library 323 Beses bilang makan sambil tiduran
Read
+Library
Saat Aku Kehilangan Akal di Kolam Hotel

Saat Aku Kehilangan Akal di Kolam Hotel

Aku dan ibu mertuaku pergi liburan, setelah check-in di hotel, kami segera menuju kolam renang hotel. Namun terlihat seorang wanita yang berdandan rapi mengerutkan hidungnya sambil mengejek, "Ini hotel mewah, kok bisa ada orang macam-macam begini, jangan-jangan kalian menyelip masuk cuma untuk menebeng kolam hotel." "Renang sekolam dengan kalian, membuatku takut ketularan penyakit!" Aku dan ibu mertuaku segera kehilangan mood, aku menatap dingin dan berkata, "Kolam hotel itu untuk umum, semua tamu yang menginap boleh memakainya. Kalau kamu nggak suka, bangun sendiri di rumahmu." Wanita itu marah dan mengangkat alis sambil berteriak, "Berani kamu bicara lancang padaku! Tahu nggak, hotel ini milik suamiku, kamar suite terbaik di sini selalu menjadi milikku!" "Aku perintahkan kalian pergi dari sini sekarang juga! Tampang miskin begitu, mengotori air kolam saja, sungguh menjijikkan!" Aku dan ibu mertuaku saling bertatapan. Dari mata ke mata, bisa terlihat emosi dingin kami. Hotel ini memang milik Leonidas, tetapi sejak kapan dia menjadi suami orang lain?
4.9K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 147 Beses bilang makan sambil tiduran
Read
+Library
Kehilangan Kendali Atas Kegilaanku

Kehilangan Kendali Atas Kegilaanku

Larut malam, aku berbaring di kursi taman dan membuka lebar kakiku dan memuaskan diriku, sambil memandang pria berotot setinggi dua meter. Aku tahu dia sedang melihatku dan juga tahu aku sedang melakukan hal yang sangat gila. Namun, sensasi ini malah membuatku tertantang. Membuatku kehilangan kemampuan untuk berpikir. Semakin aku menikmatinya, semakin haus rasanya dan semakin sulit untuk berhenti.
54.5K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 1.6K Beses bilang makan sambil tiduran
Read
+Library
HINAAN IPAR (ADIK SUAMIKU)

HINAAN IPAR (ADIK SUAMIKU)

"Punya kakak ipar kok bisanya ngutang, mana gak dibayar-bayar lagi." Status adik suamiku. Aku melongo ketika membaca statusnya itu sambil ngelus dada, yang dia maksud kakak ipar itu aku. Karena suamiku enggak punya kakak yang lain, dia anak sulung, tapi kita gak pernah pinjam. Apalagi uang kita ada di sana sangat banyak, jauh dari yang aku minta.
1013.3K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 291 Beses bilang makan sambil tiduran
Read
+Library
Hadiah Tak Terduga di Pesta Anniversary-ku

Hadiah Tak Terduga di Pesta Anniversary-ku

Usia pernikahan Safina dan Angga hampir setahun. Safina mendedikasikan hidupnya untuk suami dan keluarganya. Safina yakin mampu menaklukkan hati Angga dengan ketulusan cintanya. Ia ikhlas menerima perlakuan buruk dari mereka sambil menunggu datangnya hari bahagia. Benar saja!   Hari yang ditunggu-tunggu Safina datang. Suami tercintanya memberikan kejutan di pesta anniversary pertama pernikahan mereka. Safina menerima kado terindah di pesta itu.
103.0K viewsOngoingIdinagdag sa Library 99 Beses bilang makan sambil tiduran
Read
+Library
Penolakan Ke-99 Kali yang Membekas

Penolakan Ke-99 Kali yang Membekas

Ketika suamiku, Rocco dari Keluarga Fauzian, menutup teleponku untuk ke-99 kalinya, aku menyeret tubuhku yang sudah berada di tahap akhir leukemia melangkah masuk ke kantor penasihat hukum keluarga. "Selamat siang, saya ingin mengajukan perceraian." Namun, sepuluh menit kemudian Rocco sudah menerima kabar itu dan menerobos masuk bersama keluargaku. Pemimpin keluarga itu baru masuk, lalu langsung menamparku. "Demi mengacaukan pesta kenaikan jabatan Sofia, kamu menyalahgunakan nomor komunikasi darurat? Otakmu taruh di mana?" Laporan diagnosis yang kugenggam, direbut paksa oleh ibuku. Dia melirikku lalu mencibir sambil tertawa sinis. "Pura-pura sakit untuk cari simpati, cuma supaya kami memperhatikanmu. Claire, dari kecil sampai besar, berapa banyak kebohongan yang sudah kamu buat?" Sofia menarik lengan Rocco sambil menahan tangis. "Maafkan aku, Kak Claire. Aku seharusnya nggak menerima kenaikan jabatan itu. Kumohon, jangan sakiti dirimu dan Rocco lagi!" Aku menyeka darah yang terus mengalir di sudut bibirku, lalu kembali menghadap pengacara. "Aku sudah nggak punya keluarga lagi. Demi tidak menunda proses kremasi jenazahku tiga hari lagi, tolong bantu selesaikan proses perceraian secepatnya."
8.1K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 274 Beses bilang makan sambil tiduran
Read
+Library
Tersadar Setelah Menikah Bertahun-tahun

Tersadar Setelah Menikah Bertahun-tahun

Saat aku hamil tiga bulan, suamiku menyuruhku menggantikan asistennya minum arak. "Fellyn itu masih muda, badannya lemah, nggak bisa minum. Apa salahnya kamu bantu sedikit?" Aku baru mau bilang kalau aku sudah mabuk, tetapi Andrew secara paksa menyelipkan satu teko arak ke tanganku. "Kamu kira aku nggak tahu toleransi alkoholmu? Sok manja apa sih? Habisin semua!" Sambil berbicara, dia menyanjung para klien di meja itu. "Istriku dulu bertarung sendirian di dunia bisnis. Andalannya ya toleransi alkoholnya ini. Dia nggak pernah tumbang! Kalian minum saja sama dia sampai puas!" Di telingaku langsung dipenuhi sorakan berniat jahat. Dalam pandanganku, Fellyn bersembunyi di belakang suamiku dengan takut-takut sambil terisak manja. "Bos, suasana di sini seram banget, aku mau pulang ...." Tanpa menunggu aku berbicara, Andrew membawanya pergi lebih dulu dengan penuh rasa sayang, meninggalkanku sendirian menghadapi sekelompok pria yang bau alkohol. Aku tersenyum pahit, mendongak dan menenggak habis arak di tanganku. Setelah menahan diri bertahun-tahun, yang kudapat justru penghinaan. Pernikahan ini lebih baik tidak dilanjutkan.
1.3K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 43 Beses bilang makan sambil tiduran
Read
+Library
Karma Itu Nyata Pengkhianatan

Karma Itu Nyata Pengkhianatan

Saat suamiku sedang ikut acara berkemah dari kantor, asisten perempuannya tiba-tiba mengunggah sebuah postingan: "Pembagian tenda lewat undian, siapa sangka aku malah setenda dengan bosku yang tampan!" Dalam foto itu, dia sedang berswafoto menghadap kamera, sementara di belakangnya ada seorang pria yang sedang melepas bajunya— dan itu adalah suamiku. Ada yang berkomentar: "Hati-hati ya, cowok dan cewek berduaan di satu tenda, bisa berbahaya ...." Asisten itu langsung membalas dengan emoji tertawa jahil sambil menulis: "Memang aku suka yang menantang." Aku sempat memberikan 'like', tetapi tidak lama kemudian, postingan itu dihapus. Tak lama, suamiku menelepon lewat panggilan video. Di depan asisten perempuan yang sedang menangis dan beberapa rekan kerja lainnya, dia langsung marah padaku: "Kamu kok suka lebay sih? Ini 'kan cuma permainan sederhana, nggak bisa santai saja?" Melihat dia memeluk asisten itu sambil menenangkannya dengan lembut, aku pun menutup telepon tanpa berkata apa-apa lagi. Ini sudah tahun ke-10 aku mencintai Kemal Sentanu. Namun, saat ini juga, aku memutuskan untuk melepaskannya.
7.6K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 304 Beses bilang makan sambil tiduran
Read
+Library
Jatuhnya Sang Dokter Andrologi

Jatuhnya Sang Dokter Andrologi

Aku adalah seorang wanita yang berprofesi sebagai dokter andrologi. Saat ini sedang liburan semester satu, jadi banyak mahasiswa yang datang berobat. Satu atau dua dari mereka tersipu malu saat melihat payudaraku yang mengesankan berukuran 36D, mereka mati-matian berusaha menutupi reaksi fisik mereka dengan tangan. Bahkan ada beberapa yang selama proses pemeriksaan membuatku tanganku basah. Hingga sampailah pada hari ini, pria yang sangat berbeda terbaring di ranjang rumah sakit, kejantanannya membuat orang tak bisa berpaling. Dia menggodaku, menatap tubuhku, tanpa berusaha menyembunyikan reaksi fisiknya. “Dok, pernah makan yang sebesar punyaku, nggak?” Tanpa kusadari ini akan menjadi awal kehancuranku...
3.0K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 108 Beses bilang makan sambil tiduran
Read
+Library
Janji yang Tak Sempat Usai

Janji yang Tak Sempat Usai

“Dijodohkan dengan cucu pemilik perusahaan? Serius?” Nayla Arunisa pikir hidupnya akan terus berjalan datar sampai sebuah undangan makan malam datang dan mengguncang semuanya. Calon suaminya? Keane Alvaro. Pewaris perusahaan, pria tampan lulusan luar negeri… dan diam-diam, cinta pertamanya yang menghilang tanpa jejak. Tapi Nayla tidak tahu: Keane kembali bukan hanya untuk cinta. Dia membawa misi… balas dendam. Ketika masa lalu dan perasaan yang belum selesai kembali menghantui, Nayla harus memilih percaya pada hatinya, atau menjaga dirinya dari pria yang bisa menghancurkannya dua kali. Cinta pertama, perjodohan tak biasa, dan rahasia yang nyaris terlupakan siapkah Nayla menghadapi semuanya?
10291 viewsOngoingIdinagdag sa Library 8 Beses bilang makan sambil tiduran
Read
+Library
PREV
1
...
1718192021
...
50
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status