Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Half Hope, Half Love

Half Hope, Half Love

lily97000
[ ᴜɴʀᴇǫᴜɪᴛᴇᴅ ʟᴏᴠᴇ ]"Let me go, Heath. You know it's wrong." I whispered, as he shifted himself closer towards me. "What's wrong with me hugging you?"I took a deep breath. "You just got cheated on by my sister who you were about to marry in some weeks! Not to mention, you loved her so much you fought against your whole family to marry her. Is that enough of a reason now?"With that being said, he left me abruptly and I could feel him still standing behind me. "You just have to mention that now, don't you? When I'm trying to cope up with the truth?""It's the truth. You really were getting married to-""Is that the reason you're leaving me?!"I frowned. "What?""I was going to marry Kiara. You didn't like it-""Why wouldn't I like it if you'd marry my sister?!" I yelled, my own temper rising at his random observation. "It's simple. You were jealous." ___Eight years working your butt off for someone you love, only to watch them fall in love with your own sister and propose a marriage by your help, is not something everyone have guts for, to do. Follow the journey of Heath Evercrest and Hazel Scarlett, as Hazel struggles to put up with her employer's sudden unexpected odd request, while her own heart threatens to betray her sooner or later, in her own quest.___Warning - Contains kisses and scenes that might make you blush.Copyright © StarryRitika 2020.
Romance
65.3K viewsOngoing
Read
Add to library
All Yours, Professor

All Yours, Professor

"You really want me to fuck you?" he asked, continuing to torment my pussy with the tip of his shaft. "Yes… please," I begged, shamelessly and desperately. "Fuck me maddeningly," I moaned. "Fuck me until I can’t use my legs anymore." ** All I wanted was a one-night stand with a random guy, just to get back at my boyfriend, who had insulted me for never being able to feel anything with him. So, I left Brooklyn with my best friend, Ashley, to spend spring break in Cabo. The deal was simple: have fun like a normal young adult and hook up with any guy... just to prove a point. I ended up in the bed of a man with the most mesmerizing eyes I’d ever seen—a man I knew absolutely nothing about. He pleased me in ways I didn’t think were possible. Every touch, every kiss, every whispered brush of his hands against my skin ignited a hunger I never knew I had. But when I woke up the next morning, the stranger was gone. I thought it was just a forgotten one-night stand, someone I’d never see again. Until I found out he was my new statistics professor. It was supposed to be one meaningless night, but now I crave him in ways I never knew were possible. Even knowing he could be my downfall, I still want him. Still crave him. Still want him to ruin me in whatever way he desires.
Romance
634 viewsOngoing
Read
Add to library
Diriku Seutuhnya

Diriku Seutuhnya

Di malam peringatan sembilan tahun pernikahan kami, suamiku yang bernama Felix Tosa, pria yang di siang hari menguasai keluarga mafia dan di malam hari menguasai hatiku, tidak memberiku setangkai mawar pun. Dia malah memberikannya pada Celine, asisten pribadinya. Di bawah lampu gantung tempat kami pernah berdansa saat baru menikah, dia menoleh padaku dengan pesona dingin yang dulu pernah membisikkan kata cinta di telingaku. “Dia hamil,” katanya, seolah itu sudah cukup sebagai penjelasan. “Dan dia sangat pilih-pilih soal makanan. Mulai sekarang, kamu yang harus menyiapkan makanan tiga kali sehari untuknya, nggak boleh ada menu yang berulang.” “Dia juga sensitif, nggak suka tidur sendirian. Jadi, kamu harus pindah ke kamar tamu.” Ruangan itu sunyi senyap. Aku tidak berteriak, tidak juga menangis. Aku hanya mengambil koper yang sudah kubereskan, lalu berjalan menuju pintu. Kepala pelayan mencoba menahanku, tapi Felix bahkan tak berkedip sedikit pun. “Dia pasti balik lagi,” katanya malas, sambil menggoyangkan gelas anggur. “Dalam waktu tiga hari, dia akan menangis dan memohon padaku.” Tamu-tamu pun tertawa terbahak-bahak. Mereka bertaruh satu juta dolar di depan mataku. Bertaruh bahwa aku bahkan tak akan sanggup melewati malam ini dan akan kembali memohon seperti anjing jalanan yang kehilangan harga diri, memohon agar Felix membiarkanku masuk ke rumah. Namun, mereka tidak tahu bahwa aku sudah menerima lambang keluarga dari ayah kandungku yang sebenarnya dan tiket pesawat pun sudah kupesan. Kali ini, aku benar-benar akan pergi.
Short Story · Mafia
6.4K viewsCompleted
Read
Add to library
Apa Kamu Kurang Istri?

Apa Kamu Kurang Istri?

Dua minggu sebelum pernikahan, Felix Darmaji tiba-tiba menunda upacara pernikahan kami. Dia berkata, "Shifa bilang kalau hari itu adalah pameran lukisan pertamanya. Dia sendirian saat acara pembukaan nanti. Aku khawatir dia merasa ketakutan kalau nggak sanggup menghadapi situasi itu, jadi aku harus pergi untuk membantunya." "Kita berdua juga nggak memerlukan acara penuh formalitas seperti ini. Apa bedanya kalau kita menikah lebih cepat atau lebih lambat sehari?" lanjut Felix. Namun, ini adalah ketiga kalinya pria ini menunda tanggal pernikahan kami demi Shifa Adnan. Saat pertama kali, Felix mengatakan bahwa Shifa baru saja menjalani operasi. Wanita itu merindukan makanan dari kampung halamannya, jadi Felix tanpa ragu pergi ke luar negeri untuk merawatnya selama dua bulan. Saat kedua kalinya, Felix mengatakan bahwa Shifa ingin pergi ke pegunungan terpencil untuk melukis serta mencari inspirasi. Felix khawatir akan keselamatannya, jadi dia ikut bersama wanita itu. Ini adalah ketiga kalinya. Aku menutup telepon, menatap teman masa kecilku, Callen Harlan, yang sedang duduk di seberang dengan sikap santai. Dia sedang mengetuk lantai marmer dengan tongkat berhias zamrud di tangannya, membentuk irama yang teratur. "Apakah kamu masih mencari seorang istri?" tanyaku. Pada hari pernikahanku, Shifa yang tersenyum manis sedang mengangkat gelasnya, menunggu Felix untuk bersulang bersamanya. Namun, pria itu justru menatap siaran langsung pernikahan putra kesayangan Grup Harlan, pengembang properti terbesar di negara ini, dengan mata memerah.
Short Story · Romansa
6.0K viewsCompleted
Read
Add to library
Jodoh Datting Apps

Jodoh Datting Apps

Someone
Umur tiga puluh tahun, bukanlah umur yang menyenangkan disaat seorang perempuan belum juga memiliki pasangan. Apalagi kalau umur tiga puluh tahun itu ada lebihnya. Lebihnya empat tahun. Yang alhasil kalau dijumlah, perempuan yang satu ini berumur 34 tahun. Belum ada calon suami, tidak ada juga pria yang dekat dengannya saat ini. Pernah menjalin cinta tapi ditinggal menikah oleh sang pria begitu saja dengan alasan sang pria yang ternyata sudah dijodohkan oleh kedua orang tuanya. Sang pacar yang dari keluarga orang terpandang, memilih untuk menikah dengan wanita yang terpandang pula. Ariana namanya. Ayahnya dulu seorang guru, sedangkan sang Ibu seorang ibu rumah tangga. Mempunyai seorang kakak laki-laki dan seorang adik perempuan. Kakak laki-lakinya dokter, sedangkan adik perempuannya mengajar disalah satu universitas swasta dikotanya alias dosen. Yang semakin menjadi beban pikiran adalah, sang kakak sudah menikah dan mempunyai anak kembar yang lucu. Sang adikpun demikian, sudah menikah dan mempunyai satu anak juga. Malas dijodoh-jodohkan oleh saudara maupun teman. Ariana pun mencoba untuk bertemu jodohnya dengan mengunduh aplikasi dating apps. Pertemuannya dengan Baskoro putra Wijaya, seorang pengusaha muda yang juga dari keluarga terpandang. Perusahaan yang dimilikinya pun tersebar disegala bidang, mulai dari kertas, agribisnis, makanan, jasa keuangan, telekomunikasi, energi, infrastruktur, pengembang dan real estat. Terlintas keraguan, benarkah Baskoro akan menjadikannya istri? Bukankah Ariana pernah ditinggal menikah dengan seorang pria yang katanya juga terpandang? Let's see ya guys!
Rumah Tangga
863 viewsOngoing
Read
Add to library
Kaya sih, tapi Pelit!

Kaya sih, tapi Pelit!

"Hidup bakal enak, jika menikahi pria yang sudah mapan." Pepatah itu nyatanya tidak semua benar. Menikah dengan pria yang sudah mapan tidak menjamin hidup Hilya_gadis yang akhirnya diasingkan dari keluarga karena terbilang pelit hidup bercukupan, meski sudah menikahi pria kaya. Aksa_suaminya adalah seorang pengusaha yang memiliki toko pakaian. Usahanya cukup ramai dan mereka sudah termasuk keluarga dengan taraf ekonomi menengah ke atas. Namun ternyata, siapa sangka kalau hidup Hilya jauh dari kata bahagia. Hilya hanya diperbolehkan mengurus rumah tanpa diberi jatah uang. Ia menggunakan barang-barang yang dibelikan suaminya saja, tanpa bisa meminta lebih. Urusan makan pun tergantung pada apa yang dibelikan Aksa, seringnya ia bahkan makan lauk sisa suaminya. Hilya tidak habis pikir apa yang meracuni pikiran suaminya, Aksa terbilang mampu dan bisa membeli barang-barang mewah serta makanan yang cukup untuk keduanya. Akan tetapi, Aksa justru enggan melakukan itu, ia bahkan menolak pemberian ibunya yang simpati kepada Hilya karena hidup mereka yang jauh dari berkecukupan. Hilya tidak tahan lagi dan mencoba berontak, namun ternyata ia mendapatkan sebuah fakta mengejutkan. Pria yang menikahinya ternyata mengidap sebuah penyakit akibat dari kenangan buruk masa lalu. Dalam kondisi gonjang-ganjing pernikahannya yang di ujung tanduk, Hilya berusaha untuk mengeluarkan suaminya dari trauma masa lalu yang membuatnya sakit seperti sekarang ini. Mampukah Hilya menyembuhkan penyakit suaminya itu, dan mempertahankan pernikahan mereka? Mari baca cerita lengkapnya di cerbung 'Kaya sih, tapi pelit!'
Rumah Tangga
108.1K viewsCompleted
Read
Add to library
Raja Mafia Tertipu Pelakor

Raja Mafia Tertipu Pelakor

Bagi dunia, aku adalah Nyonya Wardana, ratu tak tersentuh di sisi sang raja mafia Newara, Elias Wardana. Namun, aku tahu suamiku tidak pernah mencintaiku. Hatinya selalu menjadi milik Harvana Diansyah. Istri dari keponakannya. Setelah keponakannya itu "kebetulan" meninggal, Elias membawanya masuk ke dalam rumah besar kami. "Aku hanya ingin merawatnya dengan lebih baik," katanya. Versi "merawat" menurutnya adalah mengusir seorang pria dari pesta hanya karena berani menggoda Harvana, lalu membuatnya hamil. Elias senang memujiku di depan umum, seolah aku adalah istri sempurna baginya. Aku memang begitu. Aku membantu membangun kerajaannya. Akulah yang tersenyum dan bersikap ramah. Aku membuat kasino miliknya bersinar, sementara dia menyembunyikan Harvana seakan perempuan itu sesuatu yang suci. Karena semua pujian itu, salah satu musuhnya menjadikanku sasaran. Mereka menculikku. Mengirimkan pesan penuh darah dan ancaman kepada Elias. [ Menjauhlah. Tinggalkan Newara. Atau istrimu yang cantik bakal mati. ] Tentu saja, Elias tak memilih untuk mundur. "Tunggu saja," katanya lewat telepon. "Mereka nggak akan menyakitimu, Noelle. Kamu itu sandera. Bertahanlah sampai Harvana melahirkan. Lalu aku akan datang menjemputmu." Delapan bulan aku ditahan di lubang kotor, kelaparan, dipukuli, dihina. Pemimpin geng itu memperkosaku berulang kali. Namun tetap saja, Elias tak pernah datang. Akhirnya, aku berhasil kabur saat mereka semua mabuk. Pulang, hanya untuk menemukan anak kembarku tidur di kamar pembantu, makan sisa-sisa makanan, sementara Elias terlalu sibuk mengadakan pesta untuk bayi barunya. Aku tidak mencarinya. Aku hanya membawa anak-anakku dan menghilang.
Short Story · Mafia
5.6K viewsCompleted
Read
Add to library
Always Finding Mr Wrong

Always Finding Mr Wrong

My name is Emma. At 31, I am doing well for myself. I’ve got a great job. Or at least a well paid job, my boss loves me, and my girlfriends think I’m great. More important than anyone's opinion is that of my housemate, and best friend in the world, Scott. Scott thinks the world of me and always tells me to be myself. So why do I feel the need to lie outrageously on dates? From rock-climbing to Muay Thai: when it comes to prospective boyfriends, I am compelled to embellish my C.V. with unlikely porkies that alwaysbackfire - with hilarious results. I have Craig to blame for that - he really shattered my sense of self-confidence and self-worth. But then I turn the spotlight on Scott, and he wishes he'd never brought it up. With a penchant for checked shirts and Harry Potter-style specs, I decide he needs a makeover and to experience the abysmal dating world. My friendship with Scott began in the most unconventional way. His past life had made him homeless and isolated, but he saved me. And now we are inseparable. My dating disasters began when my relationship with he-who-must-not-be-named ended. Waking up with a pounding head, a dry mouth, aching limbs and a random arm draped over my waist, I struggle to get up and then stumble to the bathroom. I rubbed my eyes and stare at the hungover, half dead panda eyed loser staring back at me. What started out as a lighthearted challenge with Scott, became something more. We were prepared. But nothing could prepare us for the surprise results! Before long, I realise that our lives will never be the same again.
Romance
2.2K viewsCompleted
Read
Add to library
The Exorcist’s Son

The Exorcist’s Son

Gabriel Thorne was seventeen when he met his fated mate across a burning packhouse during a sanctioned werewolf purge. The moment their eyes locked, the mate bond snapped into place with devastating clarity. Dominic Ashford, the youngest billionaire Alpha in North America, rejected him instantly and publicly, shattering Gabriel's world with five brutal words: "I don't have a mate." Five years later, Gabriel has been cast out from the Holy Order, disowned by his exorcist family, and is barely surviving as a paranormal investigator when catastrophe strikes. His father is dying from a curse that can only be broken by Alpha blood willingly given. Gabriel must return to the pack territory he was exiled from and beg the mate who destroyed him for help. Dominic agrees, but his price is cruel: a thirty-day contract where Gabriel lives in his penthouse, attends pack functions as his companion, and submits to experimental mate bond suppression therapy designed to erase their connection forever. Gabriel accepts because he has no choice. Dominic believes proximity will kill the bond. Instead, it ignites into an inferno neither can control. As they're forced together, dangerous truths emerge. The curse killing Gabriel's father wasn't random, it was orchestrated. Someone inside the Holy Order is funding a conspiracy to restart the werewolf purges, and the scandalous mate bond between an exorcist heir and an Alpha is the spark that could ignite a supernatural war. Now Gabriel and Dominic must choose: break their bond to preserve the fragile peace, or claim each other and risk destroying everything their worlds have built. Their love could save both species, Or it could damn them all.
MM Romance
174 viewsOngoing
Read
Add to library
Let Her Wail

Let Her Wail

Even knowing that wailing at an Eravalen aristocratic funeral was considered disrespectful to the deceased, I let my husband's adopted sister make a scene anyway. In my previous life, my husband, Robert Baker, had a distant relative among the Eravalen aristocracy who passed away. A lawyer informed him that he stood to inherit the estate and invited him to attend the funeral. His adopted sister, Mia Carter, insisted on tagging along to see how the privileged few in another country lived. She wanted to rub shoulders with nobles and make herself look important, even planning to wail dramatically in front of everyone. I rushed to stop her. "Public mourning is taboo among Eravalen nobility. Forget inheriting anything. We'll all be thrown out!" Yet she burst into tears, accusing me of looking down on her and thinking she was not good enough to mingle with aristocrats. She stormed out and was killed by street thugs in a random attack. I thought Robert would fall apart, but he stayed silent through the entire funeral and collected his inheritance without a hitch. Six months later, on our wedding anniversary, he took me to the snowy mountains for a photoshoot. The moment we reached the peak, he shoved me into a sleeping bag and tied it shut. "If you hadn't blown everything out of proportion, Mia never would've run off and gotten herself shot." He buried me alive in the snow. I froze to death, and he used that aristocratic fortune to become the CEO of a publicly traded company. When I opened my eyes again, I was back on the day Mia insisted on wailing at the funeral.
Short Story · Rebirth
2.4K viewsCompleted
Read
Add to library
PREV
1
...
2425262728
...
30
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status