분야별
업데이트 중
모두연재 중참여
정렬 기준
모두인기순추천평점업데이트됨
ARFESO

ARFESO

Aquarius_Girl
(Tersedia di aplikasi Ceriaca) Seorang perempuan yang jauh dari kasih sayang orang tua secara lengkap bertemu dengan lelaki yang awalnya dia kira akan mewarnai lembaran kelabu ternyata semakin memberi warna kelabu. Memiliki paras lugu dan polos dengan mata teduh setiap memandang yang mampu membuat orang terpesona dalam sesaat. Waktu silih berganti tanpa henti. Kejadian demi kejadian baik manis maupun pahit telah biasa hadir dalam hidup. Tak selamanya bisa bebas bagaikan burung yang terbang di angkasa terkadang harus ada batas untuk sisi hitam dan putih. "Selamat nona hamil 3 bulan saya harap anda tidak seperti wanita belia lainnya yang memilih jalur lain tanpa pikir panjang akan segala resiko." ucap Sang dokter seraya menuliskan resep. Satu tamparan dari wanita usia senja melayang mulus di pipi wanita belia yang kini sedang berbadan dua dari , "Dasar wanita murahan jadi karena haus kasih sayang kamu jadi kupu - kupu malam?! " " Saya tidak ingat apapun saya hanya ingat mimpi itu saya mohon percayalah." elak sang wanita belia menutupi kenyataan. "Nona dimana calon ayahnya? Apakah sudah bertunangan atau pacaran?" ucap sang suster seraya membantu wanita berbadan dua turun setelah USG. "Gue hamil darah daging loe Ka." ucap sang gadis memberikan lembar 2d hasil batas yang mereka hancurkan. Sang laki tak percaya bahwa batas itu benar dia hancurkan walaupun berawal dari uji coba, "Nggak mungkin itu bukan anak gue. Loe pasti jebak gue, jijik sama loe parah." Sang wanita menatap bayi mungil seraya mengelus jemari mungil dihadapannya, "Mata kamu selalu mengingatkan sama dia. Saya ragu untuk menutupi dan melindungimu atau mengungkap dengan segala kemungkinan resiko yang lebih parah." Usai sudah 9 bulan dengan penuh irama dalam dada yang tak menentu. Irama yang setiap langkah sebagai temannya. Hal lebih mengejutkan masih menunggu untuk tahap berikutnya.
Romansa
107.9K 조회수참여
보기
보관함에 추가
Bukan Bonekamu Lagi

Bukan Bonekamu Lagi

Malam ketika Adriel diangkat menjadi bos Keluarga Mahendra, aku memberinya keperawananku. Dia adalah pewaris yang sudah dijodohkan denganku bahkan sebelum aku bisa bicara. Kami berciuman di depan jendela besar yang menjulang dari lantai sampai langit-langit, tubuh kami saling terjerat dalam panas lembap senja itu. Sentuhannya yang kasar dan tergesa-gesa membuatku sakit, tapi aku tidak menjauh. Bahkan rasa sakit itu terasa suci, seperti pengorbanan yang rela aku lakukan demi cinta. Tenggelam dalam panasnya momen itu, dia berjanji akan memberiku sepasang sepatu kristal paling indah, supaya aku bisa berdansa waltz pembuka bersamanya di upacara penobatannya keesokan hari. Tarian pertama selalu dipersembahkan untuk bos baru dan calon pengantinnya. Aku menangis bahagia, yakin bahwa tahun-tahun penantian diam-diamku akhirnya akan berakhir seperti dongeng. Tapi aku salah. Teramat salah. Keesokan paginya, aku memaksa tubuhku yang masih nyeri untuk keluar membeli ekspresso kesukaannya. Saat aku kembali, aku mendengar para lelaki bercanda. "Jadi kamu akhirnya tidur dengannya? Bagaimana rasanya bersama Vivian di malam pertamamu sebagai bos?" Suara Adriel terdengar malas penuh ejekan. "Wajahnya seperti malaikat, tubuhnya seperti iblis. Di ranjang, dia benar-benar seperti ular kecil yang menggoda." Ruangan itu langsung riuh oleh siulan-siulan genit. "Jadi, kamu benar-benar akan menikahinya, Bos Muda?" "Serius kamu pikir begitu?" Adriel mencibir. "Vivian cuma pemanasan. Setelah aku cukup berlatih, aku akan menaklukkan si putri es Keluarga Santoso. Kalau nanti aku bosan, aku selalu bisa kembali padanya dan menikahinya." Aku berdiri terpaku di ambang pintu, pandanganku mulai kabur, cangkir kopi di tanganku bergetar. Sebelum dunia gelap di mataku, aku sempat mengirim pesan sandi untuk Bos Indra Wijaya. [Om Indra, untuk promosi yang akan berlangsung tiga hari lagi, tolong pindahkan aku. Sejauh mungkin dari Adriel.]
보기
보관함에 추가
Pesona Istri Yang Disia-siakan

Pesona Istri Yang Disia-siakan

"Mas, lebih baik kita bercerai saja, kita jalani hidup masing-masing. Dengan begitu kita tidak perlu saling menyakiti lagi," ungkap Siti Latifa pada Harsa Ishara, melalui notifikasi pesanya. Harsa yang tadinya memang ingin mengunjungi keluarga kecilnya di rumah mertuanya itupun, mendapati notifikasi pesan dari Latifa seperti itu segera merealisasikan niatnya, tanpa berkabar terlebih dahulu. Harsa tiba di rumah orang tua Latifa. "Astagfirullah!" ucap Siti Latifa. Siti Latifa menyingkirkan dengan cepat tangan kekar yang melingkar di perut yang memeluknya dari arah belakang tubuhnya. Ia sangat terkejut, kesadaran cepat ia kuasai, sehingga tidak sampai membuat kegaduhan di pagi buta seperti ini, di rumah kedua orang tuanya. "Mas Harsa? Mengapa dia bisa ada disini? Kapan dia datang?" guman Siti Latifa sembari berusaha mengumpulkan kesadaran. Ia lekas beranjak dari posisinya yang kini sudah berubah pada posisi duduk. "Sayang, kamu mau ke mana?" tanya Harsa pelan. Tanpa merasa bersalah sedikitpun, dan dalam keadaan mata yang nampak masih terpejam, namun, satu lengan Harsa berhasil menahan laju sang pujaan hati untuk tetap berada di posisinya. Harsa berharap, sang istri, Siti Latifa, yang kerap dipanggil Ifa, itu, urung meninggalkannya. Karena, sejujurnya ia masih sangat merindukannya. Dengan memejamkan mata malas, sesaat Latifa berusaha meredam rasa yang sulit diartikan saat ini, akhirnya ia memilih sambil meredam kekesalannya dan masih tetap pada posisinya, duduk di tepi tempat tidur dan urung  hendak beranjak dari tempat tidur tersebut. Ada rasa bercampur aduk dalam hati Siti Latifa saat ini, antara rindu, kesal juga benci, ketika mengingat perlakuan suaminya terdahulu kepadanya. Namun, saat ini tentu bukan waktu yang tepat untuk mendeskripsikannya. Sungguh rasanya Latifa ingin pergi saja menghindari Harsa lebih dulu pada saat ini, jika tidak ingat akan membuat kegaduhan di rumah orang tuanya.
Rumah Tangga
109.7K 조회수참여
보기
보관함에 추가
Akala ko Construction Worker yun pala Engineer

Akala ko Construction Worker yun pala Engineer

DwataQeenTeenager
Prologue "Ate pabili ng Candy Piso. " Piso lang? Naku Alam mong bata ka kanina kapa e! Oh ayan wag ka nang babalik ha kung piso lng naman pera mo tsk.--Bulyaw ko sa batang yun nakakaloka na kasi, kanina pa pabalik - balik Sarap hambalusin,Naku Sarap patulan. "Hay Naku Jing! L kokonti Customer natin nito e kapag lagi kang ganyan sa mga bata. Always ka yatang dinudugo kasi parati nalang mainit ang ulo mo. - - Bulyaw din sakin ng pinsan Kong si Bea. " Wala akong paki kung kokonti man ang Benta at least ganun parin sahod ko noh!" "Hystt mapapagalitan tayo ni Madam nito sa ginagawa mo e! Oh ayan may paparating na Customer asikasuhin mo. And Speaking of Which, ang isa rin sa nagpapa-init ng ulo ko, ang Kolokoy na Construction Worker na'to. Bakit ko sya iniinisan? Jusko manliligaw daw kasi! Yuk ang mukang to? Papatol sa kagaya nya? Ew Never! Mahirap na nga ako tapos Mahirap pa Magiging Jowa mo? Apaka Malas ko naman kung ganun dzuh kahit gwapo sya hinding hindi ko sya papatulan I SWEAR period. AT AYUN, Halos araw araw nalang dito bumibili ang Lalaking yun, nakakainis kasi halata namang nagpapansin Ew kadiri. LUMIPAS ang ilang araw ganun parin, Walang pinagbago pero parang may kakaiba sa Lalaking to e! Mahirap na nga, gastos pa ng gastos dzu feeling Rich? "Engineer! Pinapatawag kana sa Office ng Lolo mo! E reveal mo na raw ang Designs mo. Engineer? Whahh Asan yung tinutukoy nyang Engineer? Naku for sure Apaka Gwapo ng isang yun, Engineer na Umiigting ang panga Where na You? Pero teka..niloloko lng yata ako ng kumag na yun e, e nag-iisang nakaupo lng naman dito si Construction Worker. "Pakisabi kay Lolo susunod ako!ha?? Engineer sya? Sya yung Tinutukoy ng lalaki kanina? Panu nangyari yun?
Other
1010.9K 조회수참여
보기
보관함에 추가
Dia Tertidur Dalam Malam Abadi

Dia Tertidur Dalam Malam Abadi

Risa Melia dikenal luas di kalangan elite sebagai "peri kecil". Dia punya bibir merah yang melengkung tipis dan sudut mata yang menggoda. Niko Sutomo adalah pewaris paling cemerlang dari keluarga konglomerat. Dia dingin, sulit didekati, laksana bunga di puncak gunung salju, penuh pengendalian diri dan tahan pada hasrat. Tak seorang pun tahu bahwa dua pribadi yang begitu bertolak belakang ini, di antara gelapnya malam, saling menjerat dalam keintiman. Di kursi belakang mobil yang melaju senyap, di toilet jamuan amal yang sunyi, hingga di depan jendela kaca setinggi langit-langit di kebun anggur pribadi, pinggang Risa dicengkeram erat hingga kakinya melemas. Satu malam panas telah usai, suara air mengalir terdengar lirih dari kamar mandi. Risa bersandar di kepala ranjang, menghubungi ayahnya. “Aku bisa menikah dengan Putra Mahkota Kota Selatan yang katanya sekarat itu untuk menolak bala. Tapi aku punya satu syarat .…” Di seberang sana, kegembiraan ayahnya tak bisa disembunyikan. “Katakan syaratnya. Asal kau mau menikah, apa pun syaratmu akan Ayah penuhi.” “Nanti kita bicarakan saat aku pulang.” Suara Risa terdengar lembut, namun sorot matanya dingin tanpa emosi. Risa menutup telepon dan hendak bangkit untuk berpakaian, sekilas pandangannya jatuh pada laptop Niko di samping ranjang. Layar yang menampilkan aplikasi pesan masih menyala di sana. Pesan terbaru datang dari seorang gadis dengan nama kontak "Dinda". [Kak Niko, ada petir, aku takut ….] Ujung jari Risa bergetar. Tiba-tiba pintu kamar mandi terbuka, Niko keluar dari sana. Tetesan air meluncur dari tulang selangkanya, dua kancing kemejanya terbuka sembarang, tampak dingin dan tenang, terselip sedikit kesan santai dan malas yang memikat. “Ada urusan di perusahaan. Aku pergi dulu,” katanya datar sambil meraih jas. Bibir merah Risa terangkat membentuk senyum tipis. “Urusan perusahaan, atau kamu mau menemui belahan jiwamu?”
보기
보관함에 추가
Fui Embora no Dia em que Ela Engravidou

Fui Embora no Dia em que Ela Engravidou

Era o nosso sétimo aniversário de vínculo. No entanto, Xavier Ashton, o Alfa que controlava tudo, trouxe para casa sua amante grávida. Durante os últimos sete anos, ele me venerou. Beijava minha mão na frente de todos e dizia que eu era sua lua, a única Luna de sua vida. E agora, sua mão repousava sobre a barriga de outra loba, como se exibisse um milagre. — Ela está carregando meu primeiro filhote. Você tem o poder da Deusa da Lua. Quero que a abençoe. Além disso, ela tem tido pesadelos durante a gravidez, então ficará com o quarto principal. Fiquei paralisada, quase convencida de que tinha ouvido errado. — Você está brincando? Aquele é o meu quarto! Ele ergueu o olhar, o tom carregado de advertência. — A partir de hoje, é dela. A raiva quase me fez rir. Minha voz tremeu, mas estava clara. — Você engravidou uma loba Ômega insignificante e a trouxe para dentro da nossa casa? Xavier Ashton, você enlouqueceu de vez! — Não vou repetir isso uma terceira vez. Saia agora. Sua aura ficou gélida em um instante. A pressão de Alfa veio direto contra mim, fazendo minha loba interior choramingar. Ele achou que eu me submeteria obedientemente, mas não sabia que eu já havia arrumado minhas malas semanas antes, quando recebi o vídeo do caso dele. Enquanto eu caminhava em direção à porta da frente, ouvi-o zombar atrás de mim: — Deixem ela fazer birra. Em menos de três dias, vai voltar rastejando. Os membros da alcateia riram às minhas costas, já apostando em quantos dias eu aguentaria desta vez. No entanto, o carro particular enviado para me buscar já estava esperando à porta. Desta vez, eu estava cortando relações com ele de vez.
보기
보관함에 추가
TEMAN HIDUP

TEMAN HIDUP

Litani
Adia dan Hanif memutuskan untuk menikah setelah menghabiskan 3 tahun masa pacaran. Satu tahun pertama masih terasa pasangan paling bahagia. Masih romantis. Masih perhatian. Saling mengabari. Masalah-masalah kecil seperti Hanif yang sering kelupaan naruh handuk di atas kasur, atau menarik baju sampai berantakan, bisa teratasi dengan mudah. Masalah kecil. Hingga suatu hari, kedunya dituntut sibuk oleh pekerjaan masing-masing. Yang membuat horor kali ini adalah ... pertanyaan kapan punya anak? Setiap Adia ikut acara keluarga, pertanyaan itu tidak berhenti dari mulut tante dan sepupu-sepupunya. Mereka bahkan menyaranan berbagai ramuan obat kuat. Memberikan wejangan macam-macam dan pertanyaan aneh-aneh seperti, "Adia jangan keseringan di atas, sesekali aja. Kasihan sperma Hanif muntah lagi ke bawah kalau posisinya kayak gitu terus. Emang sih, di atas enak. Tapi itu nantinya Hanif jadi malas gerak. Hanif juga harus aktif, Di." Adia menanggapi dengan memijit pelipis, pusing. Suatu hari kabar baik itu datang. Adia hamil. Hanif hanya tersenyum datar saat Adia menyodorkan tespek bergaris dua. Hanif menjadi lebih pendiam sejak saat itu, padahal semua keluarga begembira menyambut hadirnya si kecil. Pada suatu malam Adia mendengar sebuah tangisan pilu, ia memeriksa ruang demi ruang. Hanif, suaminya, sedang tersedu-sedu di atas sajadah. Bahunya bergetar. Tangisannya terdengar sedih sekali. Entah apa yang lelaki itu ceritakan pada Tuhan. Setelah tangis Hanif reda, Adia berinisiatif membawakan teh, mengelus bahunya dan mempertanyakan kenapa. Kejujuran Hanif membuat tercengang. Ternyata lelaki itu punya trauma mendalam di masa kecil, itu sebabnya ia tidak berkeinginan mempunyai anak. Namun, Tuhan berkehendak lain. Tuhan menitipkan ruh di rahim Adia. Adia shock. Ia menangis sejadi-jadinya. Adia bingung, apa yang harus dilakukan pada bayinya nanti? Adia tidak ingin anak ini lahir seperti tidak diinginkan. Hanif meminta Adia membantunya melupakan trauma itu. Pelan-pelan, perlahan. Hanif tidak merasakan sakit lagi saat mengingat ayah yang menyiksa ibu dan adiknya.
Romansa
103.1K 조회수연재 중
보기
보관함에 추가
Cinta si aldo

Cinta si aldo

Irfan Maulana
Bagaimana perasaannya jika seseorang harus menikah dengan pria yang baru dikenal, sementara Ia harus melepaskan pacar yang telah berhubungan dengan Ia selama tiga tahun. Bagaimana perasaan Ia jika memiliki mertua yang hanya ingin memanfaatkannya karena kedua orang  tuanya berkecukupan. Berawal dari sebuah perjodohan, mengharuskan Ia menikah dengan orang  yang baru dikenalnya. Dipertemukan dengan Pria tampan oleh kerabat dekat, yang menjadi Mak Comblang, hingga Dia seorang Pria tampan tersebut, kini sudah menjadi suaminya Ia harus rela melepaskan seorang pemuda yang lebih tampan darinya, yakni pujaan hati yang selama tiga tahun menjalin hubungan dengannya harus putus karena Ayah tidak merestuinya hanya karena dia seorang santri. Meskipun dengannya Ia merasa bahagia, berkeluh kesah bersama Dia yang selalu ada sisinya, yakni seorang Santri yang kini harus mengakhiri hubungan dengan Ia yang masih sangat dicintainya. Hanya karena Dia seorang santri Ayah tidak menyetujui hubungan Ia dengan alasan, seorang santri biasanya pemalas dalam berusaha. Banyak dari sebagian orang berpendapat bahwa santri terbiasa mengaji, hingga ketika berumah tangga, seorang santri biasanya malas dalam bekerja untuk mencari nafkah. Walaupun santri adalah seorang pejuang yang menomor satukan agamanya, Tetaplah Seorang Ayah yang tegas tidak bisa dibantah jika Dia sudah berkehendak. Ayah lebih memilih Calon menantu yang kurang paham akan agama, dengan nilai juang keras hanya demi mendapatkan sesuap demi sesuap nasi untuk dimakan bersama. Tentu, seorang pria yang kini menjadi suaminya tersebut adalah tulang punggung keluarga yang harus menafkahi adik-adiknya serta kedua orangtuanya, karena mertua laki-laki tidak hanyalah seorang pengangguran yang jarang sekali bekerja, sehingga bertumpu pada anak yang kini sudah menjadi suaminya tersebut dari sejak usia yang masih kecil. Menikah dengan seorang pria sederhana dengan pekerjaannya sebagai  buruh harian lepas, suaminya bekerja mertua sangat bahagia menikahkan putranya dengan Ia karena ada maksud yang ingin ia gapai dengan pemikiran yang buruk menghasilkan perbuatan yang buruk dan mewariskan keburukan
Rumah Tangga
1.2K 조회수보류
보기
보관함에 추가
Rain Sound

Rain Sound

Chaeyoun_byuna
Oza suka mencuri pandang ke arah Bahrain jika mereka disatukan kala bertugas sebagai penegak disiplin. Gadis itu bukan orang yang suka mengumbar rasa suka pada orang lain. Kecuali kalau orang terdekatnya. Cara Oza memandang Bahrain tentu orang lain tak akan tau jika gadis itu menyukai pemuda yang sudah memiliki kekasih tersebut. Sampai suatu saat dihari ulang tahunnya. Pemuda itu mengajak sang kekasih datang ke acara ulang tahunnya. Dan itu membuat hatinya patah, sang kakak yang dengan sengaja memperkenalkan temannya itu membuat gadis itu merasa shock hingga tak bisa berkata-kata. Bahrain yang memiliki masalah dengan sang ayah mau tak mau mengurus anak perusahaan dari milik ayahnya. Karena dipaksa untuk meneruskan usaha orang tuanya, Bahrain merasa malas ketika mengurus hal itu. Namun demikian ia terkejut dengan kedatangan peserta didik pekerja lapangan yang dikirimkan oleh sekolahnya adalah adik kelas yang ia kagumi. Cinta Oza gak sampai di sana. Gadis itu sering sekali ambyar hanya dengan perhatian kecil yang ditujukan untuknya dari Bahrain. Gadis itu suka bercerita tentang kisah asmaranya pada Badra dan membuat pemuda itu merasa tak suka. Badra meninggalkan Oza disaat gadis itu mulai sayang dan melupakan semua kenangan tentang Bahrain. Badra yang terpaksa pindah harus rela menahan rindu selama belasan tahun. Karena sudah lulus sekolah. Bahrain masih tetap mencoba merebut perhatian dari Grilloza walaupun ia tau cinta itu bukan untuknya lagi. Bahkan pemuda yang sering datang kerumahnya itu, suka membawakan hal-hal yang memberikan efek-efek kenangan indah pada Badra. Cidera hati Oza tak mungkin lagi bisa disembuhkan. Gadis itu sering kali melamun sendiri dan memikirkan orang yang sudah tak ia harapkan lagi. Arasya tak menyangka bahwa pertemuan tersebut membuat hati sang adik patah sedemikian rupa. Dampak yang diberikan oleh Badra luar biasa dahsyatnya. Sang adik bahkan rela gap years demi menunggu seseorang yang tak pernah tengok dirinya lagi. Hingga suatu masa, Badra.
Romansa
104.1K 조회수참여
보기
보관함에 추가
My Vengeful Wife

My Vengeful Wife

Nang dahil sa pagkasawi ng mga magulang na parehong miyembro ng isang secret agency ay tumatak sa isip ni Veron Stacey Santibañez ang isang lihim na paghihiganti sa mga taong pumaslang sa mga mahal niya sa buhay. Upang magawa ang nais na paghihiganti ay pumasok rin siya bilang isang secret agent sa organisasyong pinagsisilbihan ng mga magulang noon. Kailangan niya ang organisasyon at ang mga nalalaman nito para maisagawa ang paghihiganti. Sa mga misyong kinakaharap ni Veron ay makikilala niya si Ynzo Abraham Tolledo. Ang makisig, guwapo, ngunit pinakamalaking malas na nakilala niya sa buong buhay niya. Ito ang lalaki na ubod ng yabang at saksakan ng glue na dikit nang dikit sa kaniya sa lahat ng oras. Hindi niya alam kung trip lang ba siya nitong paglaruan o talagang malakas lang ang sapak nito. Isa lang itong lalaking walang ibang kailangan kundi ang makahanap ng babaeng mapapangasawa dahil kung hindi ay wala raw itong mamanahin mula sa mga magulang ‘pag tuntong nito sa edad na tatlumpu. At sa lahat ng babaeng minamalas ay siya pa ang nakita nitong alukin ng kasal-kasalan para lamang makuha ang ninanais nitong mana. Akala ni Veron ay simpleng bagay lang ang inaalok ni Ynzo. Napag-alaman niyang malaki ang maitutulong ng lalaki upang makuha niya ang hustisyang inaasam-asam niya. Kaya kahit may mahal nang iba ay napilitan pa rin siyang kumapit sa patalim. Pareho naman silang makikinabang ni Ynzo sa kasalang iyon. Ngunit may isa sa mga kondisyon na kanilang napagkasunduan. No feelings attached. Ang lahat ng magaganap mula sa araw ng kasal hanggang sa matapos ang misyon ay walang halong damdamin o pag-ibig. Mapanindigan kaya nila ang pinasok na laro? O pareho silang mapapahamak sa mabilis na bala ng pag-ibig na tatama sa kanila?
Romance
9.911.1K 조회수참여
보기
보관함에 추가
이전
1
...
91011121314
앱에서 읽으려면 QR 코드를 스캔하세요.
DMCA.com Protection Status