Mag-log inBagaimana perasaannya jika seseorang harus menikah dengan pria yang baru dikenal, sementara Ia harus melepaskan pacar yang telah berhubungan dengan Ia selama tiga tahun. Bagaimana perasaan Ia jika memiliki mertua yang hanya ingin memanfaatkannya karena kedua orang tuanya berkecukupan. Berawal dari sebuah perjodohan, mengharuskan Ia menikah dengan orang yang baru dikenalnya. Dipertemukan dengan Pria tampan oleh kerabat dekat, yang menjadi Mak Comblang, hingga Dia seorang Pria tampan tersebut, kini sudah menjadi suaminya Ia harus rela melepaskan seorang pemuda yang lebih tampan darinya, yakni pujaan hati yang selama tiga tahun menjalin hubungan dengannya harus putus karena Ayah tidak merestuinya hanya karena dia seorang santri. Meskipun dengannya Ia merasa bahagia, berkeluh kesah bersama Dia yang selalu ada sisinya, yakni seorang Santri yang kini harus mengakhiri hubungan dengan Ia yang masih sangat dicintainya. Hanya karena Dia seorang santri Ayah tidak menyetujui hubungan Ia dengan alasan, seorang santri biasanya pemalas dalam berusaha. Banyak dari sebagian orang berpendapat bahwa santri terbiasa mengaji, hingga ketika berumah tangga, seorang santri biasanya malas dalam bekerja untuk mencari nafkah. Walaupun santri adalah seorang pejuang yang menomor satukan agamanya, Tetaplah Seorang Ayah yang tegas tidak bisa dibantah jika Dia sudah berkehendak. Ayah lebih memilih Calon menantu yang kurang paham akan agama, dengan nilai juang keras hanya demi mendapatkan sesuap demi sesuap nasi untuk dimakan bersama. Tentu, seorang pria yang kini menjadi suaminya tersebut adalah tulang punggung keluarga yang harus menafkahi adik-adiknya serta kedua orangtuanya, karena mertua laki-laki tidak hanyalah seorang pengangguran yang jarang sekali bekerja, sehingga bertumpu pada anak yang kini sudah menjadi suaminya tersebut dari sejak usia yang masih kecil. Menikah dengan seorang pria sederhana dengan pekerjaannya sebagai buruh harian lepas, suaminya bekerja mertua sangat bahagia menikahkan putranya dengan Ia karena ada maksud yang ingin ia gapai dengan pemikiran yang buruk menghasilkan perbuatan yang buruk dan mewariskan keburukan
view moreseorang diri. Aku yakin, kejadian ini begitu membuatnya terpukul.Apalagi, ia sudah hidup puluhan tahun dengan sang Istri yang kini harus pergi meninggalkannya, dengan tidak wajar. Entahlah, jika aku berada di posisinya bisa jadi akan melakukan hal yang sama..Tahlilan pun selesai.Satu persatu warga kembali pulang ke rumah masing-masing. Sedangkan aku, memilih kembali dengan pria yang tadi duduk di sebelah. Ya, aku ingin mengetahui apa yang tadi belum sempat ia ceritakan."Jadi ... bagaimana kejadian Bapak dengan wanita misterius itu?" tanyaku kembali, sembari berjalan menuju ke rumah."Saat itu, sekitar pukul 02.00 malam. Entah kenapa, saya begitu gelisah dan sulit tidur. Rasanya, hati ini tidak tenang tapi entah kenapa.""Lalu, Pak?""Akhirnya, saya memilih untuk menonton televisi sendirian. Karena Istri dan Anak-anak sudah terlelap. Anehnya, mereka begitu nyenyak. Berbeda dengan saya. Baru beberapa saat menonton, terdengar teriakan seorang wanita minta tolong. Tapi entah dari man
Suaminya.""Iya, Yah. Sementara, selama ini Suaminya yang sudah menjadi tulang punggung dalam keluarga. Sementara Bu Lastri, hanya membantu dengan berjualan di rumah.""Iya, Bu. Ayah tidak pernah bayangkan kalau itu seandainya terjadi dengan kita.""Tidak, Yah. Itu tidak mungkin terjadi pada keluarga kita. Tidak ada yang bisa mengganggu keluarga kita. Siapapun itu," tegas Istriku."Tetapi, Bu. Namanya ajal kita tidak pernah tahu. Apalagi, keadaan di kampung ini sudah semakin tidak aman. Begitu mudahnya orang-orang di bunuh tanpa sebab yang jelas. Ayah masih berpikir, pasti wanita itu bukan lagi manusia. Tapi iblis. Jika dia manusia, pasti manusia yang berhati iblis."Diam.Istriku hanya diam tanpa menjawab. Ia hanya mendengarkan sambil mengelap rambutnya dengan handuk. Belakangan ini, Istriku sering sekali membasahi rambutnya saat tengah malam.Aku sempat menanyakan hal itu, tapi ia menjelaskan itu adalah caranya mengurangi sakit di kepala yang sering datang secara tiba-tiba. Padahal,
Masih.Sampai saat ini Istriku belum mengetahui, bahwa ada suara-suara aneh yang pernah kudengar saat malam tiba. Karena memang, aku tidak pernah menceritakannya.Hanya karena menginginkan agar ia tidak merasakan ketakutan.***********Makan malam selesai.Istriku segera membereskan sisa makan malam, sedangkan aku memilih duduk ke teras untuk santai sejenak setelah makan malam.Sunyi.Kampung ini terasa semakin sunyi. Beberapa orang hanya keluar saat ada keperluan mendesak. Jika tidak, mereka lebih memilih mengunci diri di dalam rumah.Beberapa saat kemudian, Istriku keluar dan duduk bersama di teras. Terlihat wajahnya seperti memendam sesuatu. Seperti raut kesal atau kemarahan.Aneh, tidak seperti biasanya ia seperti ini. Beberapa tahun hidup dengannya, aku sudah paham bagaimana wataknya."Ibu ada masalah?" tanyaku."Sedikit, Yah. Ibu cuma sedikit merasa kesal saja.""Kesal? Kepada siapa, Bu?""Ahh ... sudahlah, Yah. Tidak penting membicarakannya sekarang.""Bagaimana tidak penting?
Part03"Biasanya, Yah. Jika ada seseorang yang pernah melihat dan membicarakannya secara detail. Pasti ia dan keluarganya akan jadi korban selanjutnya."Benar.Benar sekali apa yang dikatakan Istriku. Itu juga yang dikatakan Bapak tersebut. Tetapi, dari mana ia tahu?"Mengapa Ibu bisa tahu akan hal itu?" tanyaku penasaran."Ya, pasti tahu lah. Itu sudah jadi rahasia umum warga sekitar sini."Benar juga, siapa yang tidak tahu jika sudah memakan korban sebanyak itu. Tetapi, aku masih tetap penasaran akan siapa sosok wanita itu dan apa tujuannya.Karena beberapa warga juga sempat mengatakan kalau sosok tersebut bukanlah hantu, karena mereka sempat melihat jejak kaki di depan rumahnya.."Kenapa melamun, Yah? Ada masalah, 'kah?""Ahh ... tidak, Bu. Ayah hanya sedang berpikir, bagaimana bisa wanita jadi-jadian tersebut melakukan itu. Apa tujuannya? Sampai tega membunuh orang yang tidak bersalah.""Sudahlah, Yah. Tidak usah terlalu dipikirkan. Yang penting, keluarga kita selamat dan tidak p












Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.