ISTRI MUDA
“Alhamdulillah pak, Mela setuju —“
Aku yang mendengarnya langsung berlari mendekat untuk melayangkan sendal swallow kebanggan ku pada om sompret satu ini. Ibu yang jago menangkis, dengan cepat merebut sendalku dan jadilah aku yang tersakiti.
“Jangan sembarang ya om, saya belum ngasih jawaban!”
Aiman malah tertawa disusul bapak yang ada di belakangnya.
“Ya mungkin Mela butuh waktu untuk memikirkannya.”
“Iya pak. Tapi kalau bisa secepatnya kasih saya jawaban karena rencana upacara sumpah jabatan dan pindaha... kurang lebih dua minggu lagi.”
Tuhkan seenaknya! Dia kayaknya yang kebelet nikah! Main sat set sat set gitu, omelku.