Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Alkisah Bunga Teratai

Alkisah Bunga Teratai

ujarnya dengan manja. “Tinggal dikit lagi tuh, Ga. Biar ibu aja.” “Gak apa-apa. Ibu kan capek dari tadi ngegantiin tugas aku.” * Masih membekas di ingatan pada tahun 1995, bertempat di SMA Nusantara―SMA swasta di Jakarta yang menjadi SMA kenamaan kala itu. Di dalam kelas yang disusun empat banjar dan lima barisan, seorang siswi yang duduk di sudut ruang kelas sedang mencoreti buku tulis. Padahal di depan kelas, ada seorang guru pria yang mengenakan seragam dinas sedang menjelaskan materi pembelajaran. Hanya saja, gadis berkepang dua itu tidak menyimak penyampaian materi tersebut.
4.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 154 kali sebagai materi cerpen kelas 9
Baca
+Pustaka
Algoritma Bonanza

Algoritma Bonanza

Jika lulus hingga tahap terakhir, pendaftar tersebut resmi menyandang status sebagai siswa SMP Kalpasastra. Penulis blog tersebut menceritakan bahwa dirinya memasuki SMP Kalpasastra melalui jalur prestasi. Saat ini, penulis blog duduk di bangku kelas 9. Sangat detail cerita yang ditulisnya, mulai dari pengalamannya menemukan kakak kelas tambatan hati yang kini telah lulus, sewaktu teman-temannya yang menjahilinya di hari ulang tahunnya, bahkan ketika ia bercerita sempat menangis tersedu-sedu karena tidak ingin berpisah dari teman-teman dan wali kelasnya.
101.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 48 kali sebagai materi cerpen kelas 9
Baca
+Pustaka
Ternoda sebelum Malam Pertama

Ternoda sebelum Malam Pertama

Bersambung Oke, Kakka yang tidak sabar mengikuti alurnya. Boleh cukup sampai di sini ya, saya sedang menulis novel bukan cerpen, silakan nikmati saja alurnya, insyaaAllah banyak ibrah yang bisa diambil, jangan lupa tinggalkan jejaknya. ? Sudah baca cerita author yang lain : 1. Dilamar Anak Kiai (End) 2. Marry Me Gus!
1023.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 490 kali sebagai materi cerpen kelas 9
Baca
+Pustaka
Suamiku Jadul

Suamiku Jadul

desakku kemudian. "Aku malu cerita, Mak," mata Butet mulai basah. "Jangan takut, jangan malu, kami ada di sini," kata Ucok. Lalu Butet melanjutkan ceritanya. "Kelas sembilan A, Pak," jawabku, apa kesalahannmu sampai dihukum? tanya Bapak itu lagi, terlambat, Pak, jawabku. terus dia raba dadaku, aku malu cerita, Yah, tapi bapak itu raba dadaku, aku marah, aku tendang tepat pula ke itunya," kata Butet.
9.8582.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 13.4K kali sebagai materi cerpen kelas 9
Tampilkan Ulasan (66)
Baca
+Pustaka
Kiki Sulandari
Bang Parlin & Nia,,,.becandanya bikin ngakak......... Jadi disangka ada affair antara istri majikan & supirnya......... 2 orang saudara laki laki Nia aji mumpung,...bukannya kerja,malah mau porotin uang Parlin... Nia mau melahirkan ,Parlin panik...ada mobil pribadi,malah naik becak ke rumah sakit.........
Larose
suka sama ceritanya,ttg kehidupan sehari² yg bisa diambil pelajarannya dgn segala kelebihan dan kekurangan mereka,walaupun g yakin jg didunia nyata akan ada orang sepositif keluarga ParliNia,komennya jg bikin ngakak krn terbagi menjadi 2 kubu hahaha,good job Thor buat ceritanya ......🫰🏻
Baca Semua Ulasan
Mati Untuk Hidup

Mati Untuk Hidup

Jalan batu di kota tua itu lebih terdengar renyah dibandingkan jalan beton di kota tempat aku tinggal. Aku pergi ke kota tempat aku kuliah. Kebetulan sedang ada acara reuni. Banyak orang makan malam lalu pergi ke karaoke, bernyanyi dari malam sampai pagi. Selama kita tenggelam dalam kegilaan sendiri, waktu seakan berhenti. Aku mencoba bungee jumping dari tebing, mencoba duduk di bianglala pada malam hari menikmati pemandangan kota.
7.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 243 kali sebagai materi cerpen kelas 9
Baca
+Pustaka
Jangan Pukul Lagi!

Jangan Pukul Lagi!

Bersambung . hay gaes, terima kasih yang sudah setia membaca. Untuk Extra part bab 9 maaf ya, dengan ini author masih mengumumkan belum ada peninjauan. enaknya kira-kira gimana ya, gaes? ternyata nggak bisa di edit kembali. kalau kalian gimana? kasih masukan dong 🙈
101.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 31 kali sebagai materi cerpen kelas 9
Baca
+Pustaka
Ada cinta di dalam kelas

Ada cinta di dalam kelas

Ia tahu, meskipun kelas mereka kecil, kualitas pendidikan yang mereka terima tetap yang terbaik. Saat sesi diskusi dimulai, Syifa mengangkat tangannya. "Pak, saya ingin tahu, bagaimana cara kita bisa menjaga integritas saat menjadi wartawan? Karena saya sering dengar kalau jurnalis sekarang sering ditekan untuk menulis berita yang tidak sesuai fakta."
944 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 25 kali sebagai materi cerpen kelas 9
Baca
+Pustaka
Ketika Luka Lama Kembali Menyapa

Ketika Luka Lama Kembali Menyapa

“Aku percaya... sebuah cerita bukan sekadar kumpulan kata. Cerita adalah jembatan. Ia bisa menyatukan orang asing, menghubungkan hati yang berbeda, bahkan menghidupkan kembali sesuatu yang pernah hilang.” Kalimat pertama meluncur dengan lambat, tapi setelah itu kata-katanya mulai mengalir. Ia tak lagi terpaku pada teks. Ia berbicara dengan apa adanya, seperti menulis di jurnal pribadinya. Tentang luka yang berubah jadi pelajaran, tentang ketakutan yang bisa dijadikan kekuatan. Kilasan Masa Lalu
101.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 60 kali sebagai materi cerpen kelas 9
Baca
+Pustaka
Antara Peran dan Perasaan

Antara Peran dan Perasaan

“Supaya kamu tahu, kamu lahir dari kisah yang tidak selalu rapi, tapi selalu jujur.” --- Nara mendaftar kelas penulisan daring atas saran salah satu rekan editor. Kelasnya berlangsung seminggu sekali, via Zoom, dengan anggota dari berbagai kota—penulis pemula, ibu rumah tangga, mahasiswa, hingga pensiunan guru. Di minggu ketiga, instruktur kelas mengundang seorang mentor tamu. Namanya langsung membuat hati Nara terhenti sejenak:
101.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 70 kali sebagai materi cerpen kelas 9
Baca
+Pustaka
KUNTILANAK MERAH

KUNTILANAK MERAH

Ia live streaming. “Guys, kita lagi di SD Kalibungkus jam tujuh malam. Ini katanya angker. Kita liat bener nggak, nih.” Miko masuk ke kelas 4B. Kamera menunjukkan papan tulis kosong. Tapi lalu, cahaya putih muncul dan tulisan kapur muncul dengan sendirinya: “Miko… kamu belum setor PR bab 6.”
916 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 26 kali sebagai materi cerpen kelas 9
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
8
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status