DIPTA
Meskipun sekolah ini besar dan baru, ada sisi hangat yang membuatnya merasa diterima.
Guru memasuki kelas dengan senyum hangat. Ia memperkenalkan diri, kemudian menanyakan beberapa hal sederhana, nama, hobi, dan alasan pindahnya Aira.
“Saya Humaira… eh, Aira,” kata Aira malu-malu. “Saya suka menulis cerita dan ikut lomba sains.”
Beberapa teman tertawa ringan, kagum.
Seorang gadis bernama Lestari berkata, “Wah, keren! Aku suka bikin cerpen juga. Mungkin kita bisa saling tukar cerita!”
ตอนยอดนิยม