Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Luka Yang Kutinggalkan

Luka Yang Kutinggalkan

Dengan kursi roda, aku memasuki aula pesta ulang tahunku yang diadakan oleh Willy. Aula yang tadinya ramai itu langsung hening seketika saat melihatku. Orang-orang yang datang ke sini masing-masing punya tujuan sendiri dan jelas bukan untuk merayakan ulang tahunku. “Itu si Joice, tunangan cacatnya Pak Willy?” “Iya, tapi sebenarnya Pak Willy itu cintanya sama Nona Anna. Barusan aku lihat mereka ciuman di pojokan.” Mereka menutupi mulut dengan gelas anggur sambil membicarakanku dengan seenaknya, mengira aku masih sama seperti dulu, cacat dan tuli. Namun, yang mereka tidak tahu, pendengaranku sudah pulih minggu lalu. Jadi, semua hinaan mereka sudah bisa kudengar jelas sekarang. Dan tunanganku, Willy hanya berdiri di samping tanpa menghentikan omongan mereka. Sepertinya dia lupa, aku jadi seperti ini karena menyelamatkannya. Saat kecelakaan itu, akulah yang mendorongnya menjauh dan aku sendiri tertabrak mobil. Saat aku berhasil diselamatkan, Willy pun bersumpah akan menjagaku seumur hidup. Tapi, hanya waktu tiga tahun saja, dia sudah berubah. Ponselku berdering. “Nona Joice, replika jenazahmu sudah selesai. Mohon balas pesan ini untuk konfirmasi, maka layanan kematian palsu akan langsung aktif. Kami akan mengirimkan jenazah itu ke pernikahanmu dengan Pak Willy dalam lima hari.” Tanpa ragu, aku menekan tombol konfirmasi. Willy, selamat atas pernikahanmu.
Short Story · Romansa
35.1K viewsCompleted
Read
Add to library
Ketika Kebohongan Menjadi Takdir

Ketika Kebohongan Menjadi Takdir

Istriku dinyatakan hilang akibat kecelakaan saat bermain ski. Tiga bulan kemudian, aku malah melihatnya di sebuah bar. Dia sedang bersandar di bahu sahabat laki-lakinya sejak kecil dan tertawa lepas, “Untung kamu kasih ide ini. Kalau nggak, aku hampir lupa rasanya bebas itu seperti apa.” Teman-teman dan sahabat perempuan di sampingnya terus mengangkat gelas, bersulang dengannya sambil bertanya kapan dia akan muncul kembali. Dia menunduk dan berpikir sejenak, “Mungkin seminggu lagi. Tunggu saja sampai dia benar-benar hampir gila mencariku, baru aku muncul lagi.” Aku berdiri di tempat yang gelap, memperhatikan bagaimana dia menikmati kebebasannya. Lalu aku mengeluarkan ponsel dan menelepon seorang temanku yang bekerja di bagian administrasi dukcapil.
Short Story · Romansa
671 viewsCompleted
Read
Add to library
Iris Hitam Yang Terbakar

Iris Hitam Yang Terbakar

"Lepaskan pakaianmu. Buka lebar kakimu." "... Apa? Kenapa?" Suara itu memecah keheningan, dan jantungku berdebar kencang. Aku langsung refleks menutupi perutku. Itu adalah ulang tahun pertama pernikahanku dengan Alex, Sang Ketua Mafia Keluarga Riswaga. Aku sedang hamil dan ingin memberinya kejutan. Tetapi sekretarisnya yang bernama Lila, malah menutup mataku dan membawaku ke tempat yang asing ini. "Nyonya, berhentilah bersikap seperti korban. Merayu pria itu memang keahlianmu, bukan?" "Malam ini, di rumah lelang ilegal ini, kau akan menjadi barang terakhir yang dilelang." Rasa dingin menjalar di punggungku, dan suaraku pun bergetar. "Apa kau gila? Aku Nyonya Keluarga Riswaga dan aku sedang mengandung pewaris keluarga ini! Alex akan membunuhmu ...." Lila mencibir dan melepas penutup mataku. Cahaya yang menyilaukan menyinari diriku. Aku menyipitkan mata, dan perlahan, seorang pria yang duduk di bagian VIP mulai terlihat .... Itu Alex! Aku menatapnya tak percaya saat dia perlahan mematikan cerutu di tangannya. "Hamil? Anak haram siapa yang kau kandung itu?" "Ini anakmu!" teriakku. "Pembohong!" Dia mengangkat tangan, dan sebuah laporan dilemparkan ke arah kakiku. Huruf tebal bertuliskan: Kemungkinan hubungan darah: 0%, seakan membakar perih mataku. Dia lalu mendekat dan mencengkeram daguku. "Lila benar. Wanita sepertimu itu busuk sampai ke akar-akarnya." "Cintaku tak pernah cukup untuk memuaskan keserakahanmu." "Dan aku, Alex, tak akan pernah sudi membesarkan anak haram pria lain!" Kemudian hari, dia akhirnya mengetahui anak itu adalah darah dagingnya sendiri. Untuk pertama kalinya, pria yang selalu begitu tenang, angkuh, dan terkendali itu berlutut di hadapanku dengan suara bergetar. "Celia, aku mohon padamu ... meskipun kau tak bisa memaafkanku, kumohon, izinkan aku menebus kesalahanku." Namun ... hatiku sudah tak merasakan apa pun lagi untuknya.
Short Story · Mafia
1.6K viewsCompleted
Read
Add to library
Drama Ahli Waris Keluarga Mafia

Drama Ahli Waris Keluarga Mafia

Kontraksi itu seakan merobekku menjadi dua. Penglihatanku pun mulai kabur. Suamiku, Rendi, adalah Sang Ketua, seorang pemimpin keluarga mafia yang menguasai Kota Celion, menggenggam tanganku. Mata gelapnya menyala dengan penuh cinta. "Sebentar lagi, Sayangku. Kau akan segera bertemu bayi kita." Keringat mengalir deras di wajahku. Aku masih ada kekuatan untuk tersenyum padanya. Lalu, seorang perawat masuk. Dia memegang sebuah jarum suntik. Kupikir itu untuk menghentikan rasa sakit. Namun, tangan Rendi terlepas. Dia mundur selangkah. Jarum itu menancap di lenganku. Aku mendengar suara Rendi yang dingin seperti baja. "Berikan dia suntikan dengan hati-hati. Dia harus bertahan sampai tengah malam. Tidak boleh semenit pun lebih cepat. Tunggu sampai Karin melahirkan terlebih dahulu." Saat itulah, aku baru tahu kalau dia berpikir aku menikahinya karena uang. Dia menunda persalinanku. Semua demi aturan Keluarga Ferano yang gila, bahwa putra pertama yang lahir adalah pewaris berikutnya. Rasa sakit menyiksaku. Aku mencoba meraihnya. Air mata mengalir di wajahku. Aku memohon padanya untuk berhenti. Dia hanya menggigit bibir dan suaranya sedingin es. "Kakakku sudah mati. Karin mengandung satu-satunya ahli waris. Kau harus melakukan apa yang diperintahkan. Kau dan anakmu tidak boleh mencuri hak warisnya." Obat itu masuk ke pembuluh darahku. Remasan hebat di perutku terasa seperti tangan tak terlihat, dan tiba-tiba saja … berhenti.
Short Story · Mafia
2.1K viewsCompleted
Read
Add to library
Romantisme yang Menikam dari Belakang

Romantisme yang Menikam dari Belakang

“Bu Fiona… usia kehamilan Ibu sudah enam bulan. Bayi sudah terbentuk sempurna… Ibu yakin ingin menggugurkannya? Kami sangat menyarankan agar prosedur aborsi tidak dilakukan,” kata dokter, raut wajahnya penuh keraguan. Fiona Darmawan secara refleks memegang perutnya yang kini mulai membesar. Enam bulan… bayinya kini sudah menjadi satu dengan dirinya. Dari sebesar biji beras, kini tumbuh menjadi sosok kecil yang nyata di dalam rahimnya… Jika bukan karena putus asa yang begitu besar, ibu mana yang tega mengakhiri nyawa anak yang hampir lahir ke dunia? Keheningan menyelimuti ruangan, begitu pekat hingga terasa sesak. Fiona menarik napas panjang, menenangkan hatinya yang bergejolak, kemudian menjawab dengan suara tegas dan penuh kepastian, “Aku yakin.”
Short Story · Romansa
19.9K viewsCompleted
Read
Add to library
Suamiku Menjadi Tua dalam Semalaman

Suamiku Menjadi Tua dalam Semalaman

Setelah aku menyatakan cinta kepada teman masa kecilku sebanyak 101 kali, dia malah menikahi cinta pertamanya. Dengan hati yang sudah mati rasa, aku berbalik menikahi adiknya yang selama ini selalu mengejarku. Setelah menikah, adiknya memanjakanku sampai sedalam-dalamnya, cintanya berani dan penuh gairah. Semua orang merasa aku benar-benar sangat beruntung, bisa menikah dengan pria baik yang begitu mencintaiku. Namun ketika aku dan cinta pertamanya sama-sama terjatuh ke dalam air, aku dengan mata kepala sendiri melihat suamiku yang tidak bisa berenang ini, tiba-tiba melompat turun, berenang sekuat tenaga menuju sang cinta pertama, bahkan memberinya napas dari mulut ke mulut di dalam air. Aku berjuang dengan putus asa, memohon agar dia mau menatapku sekali saja, tetapi dia hanya sibuk membawa si cinta pertama ke tepi, membiarkan aku ditelan oleh air laut. Saat tak sadarkan diri, di ruang rawat aku mendengar dia dan teman masa kecilku saling baku hantam demi memperebutkan giliran merawat cinta pertama mereka. Dia meraung kesakitan dan berkata, "Aku mengorbankan diri sendiri dengan menikahi Ariana, bukankah itu semua agar dia nggak menghalangi kebahagiaanmu dengan Selene? Jadi biarkan aku pergi melihat Selene sekali saja, boleh?" Ternyata ... sejak awal memang tidak pernah ada seorang pun yang benar-benar mencintaiku. Aku segera membuat janji untuk layanan pemalsuan kematian, bersiap menggunakan kematian palsu untuk melarikan diri. Namun setelah mendengar "kabar kematianku", dia yang biasanya selalu tenang justru menepis cinta pertamanya yang mencoba menghiburnya, membungkuk lalu memuntahkan seteguk darah, rambutnya memutih dalam semalam ....
Short Story · Romansa
2.9K viewsCompleted
Read
Add to library
Kenyataan Tak Seindah Bayangan

Kenyataan Tak Seindah Bayangan

"Bu Yvonne, ini adalah layanan kematian palsu yang Anda pesan di tempat kami. Waktu kematian yang dijadwalkan adalah pada hari pernikahan, setengah bulan dari sekarang. Metode kematian adalah bunuh diri dengan melompat ke laut. Orang yang akan melakukan kematian palsu adalah Anda sendiri. Silakan konfirmasi dan tanda tangan di sini." Yvonne mengangguk dan langsung menandatangani di bagian akhir dokumen tersebut. Di jalanan yang ramai, Yvonne berjalan sendirian menuju rumah. Ketika mendongak, dia melihat layar iklan di gedung yang berada tidak jauh dari sana sedang memutar ulang video lamaran Cedric kepadanya.
Short Story · Romansa
6.0K viewsCompleted
Read
Add to library
Pernikahan yang Ketiga Puluh Tiga

Pernikahan yang Ketiga Puluh Tiga

Pernikahanku dengan ketua mafia, Lorenzo Corsica, selalu terhenti tepat sebelum langkah terakhir. Kami telah bertunangan selama lima tahun dan mengadakan upacara pernikahan sebanyak 32 kali, tetapi setiap kali selalu berakhir dengan kecelakaan di tengah jalan. Hingga upacara yang ke-33, saat prosesi baru berjalan setengah, dinding luar gereja tiba-tiba runtuh dan aku tertimpa hingga masuk ruang perawatan intensif. Tulang tengkorakku retak, aku mengalami gegar otak parah, dan telah menerima lebih dari sepuluh surat pemberitahuan kondisi kritis... Aku berjuang di ambang kematian selama dua bulan sebelum akhirnya berhasil bertahan hidup. Namun, pada hari aku keluar dari rumah sakit, tanpa sengaja aku mendengar percakapan antara Lorenzo dan orang kepercayaannya. "Tuan Muda, jika Anda benar-benar jatuh cinta pada gadis miskin itu, Anda bisa langsung membatalkan pertunangan dengan Nona Chiara. Kekuatan Keluarga Corsica cukup besar untuk membungkam segala gosip. Mengapa Anda harus berulang kali menciptakan kecelakaan seperti ini?" "Dia hampir saja mati." Suara orang kepercayaannya penuh ketidaksetujuan. Lorenzo terdiam lama sebelum akhirnya berkata, "Aku juga nggak punya pilihan... Sepuluh tahun lalu, Tuan dan Nyonya Moreto menyelamatkanku dengan nyawa mereka. Aku hanya bisa membalas budi melalui pertunangan." "Tapi aku mencintai Sophia. Selain dia, aku nggak ingin menikahi siapa pun." Aku menatap bekas luka yang memenuhi tubuhku dan menangis tanpa suara. Ternyata semua penderitaan yang kualami bukan karena nasib yang kejam, melainkan hasil perhitungan matang dari pria yang kucintai. Jika dia tidak sanggup membuat pilihan, aku yang akan mengakhiri semua ini untuknya.
Short Story · Mafia
20.1K viewsCompleted
Read
Add to library
Kehilangan Batu, Mendapat Permata

Kehilangan Batu, Mendapat Permata

Suamiku yang sudah meninggal selama tujuh tahun tiba-tiba muncul kembali. Dia bukan hanya membawa seorang wanita pulang, tetapi juga ingin aku dengan sukarela menyerahkan posisiku sebagai istri. "Jennie hampir kehilangan kedua matanya untuk menyelamatkanku. Aku sudah berjanji akan menikahinya. Kalau kamu mau menandatangani surat cerai dengan patuh, aku bisa membiarkanmu tetap tinggal di rumah ini." Aku terdiam sejenak, lalu menyahut dengan dingin, "Sebenarnya aku sudah menikah dengan orang lain." Suamiku memutar matanya dengan sinis. "Keras kepala sekali, siapa yang nggak tahu kalau kamu ini mencintaiku sepenuh hati."
Short Story · Romansa
3.7K viewsCompleted
Read
Add to library
Cinta Menjadi Dendam

Cinta Menjadi Dendam

Pacarku, Bima Arya, divonis menderita kanker dan membutuhkan transplantasi hati. Begitu tahu aku cocok jadi donor, tanpa ragu aku langsung memutuskan untuk menjalani operasi. Dua per tiga hatiku diangkat, rasa sakitnya luar biasa. Namun, saat sadar, hal pertama yang kulakukan adalah memeriksa keadaannya. Di depan kamarnya, aku mendengar dia berbicara dengan temannya. "Kak Bima, kamu benar-benar genius. Bisa-bisanya kepikiran cara balas dendam sehebat ini." Bima tertawa kecil. "Kalau saja aku nggak mau buat masalah besar, sebenarnya aku ingin ambil ginjalnya buat main-main." "Semua ini gara-gara Nimas, Vivi jadi gagal ujian masuk universitas dan harus kuliah di luar negeri. Sebulan lagi Vivi akan pulang ke dalam negeri dan saat itulah aku akan sepenuhnya putus dari Nimas."
Short Story · Romansa
8.1K viewsCompleted
Read
Add to library
PREV
1
...
1314151617
...
50
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status