Petaka Dua Garis
Atau terbukakah mata batinmu sekarang?
“Iya, Mi.” Aku menjawab sembari menggerak-gerakkan kaki, bermaksud agar air yang bercampur dengan darah tersebut segera menyingkir dari kakiku. Ternyata, luka robek yang dihasilkan dari pecahan kaca itu lumayan juga. Mungkin panjangnya sekitar satu sentimeter dengan kedalaman yang lumayan. Kurang ajar, Dinda. Semoga setelah minum setengah gelas jus itu, perutnya melilit tak keruan.