Pemuas Nafsu Kakak Tiri
Revan terkekeh rendah, suaranya serak di sela permainan lidahnya.
“Tahan sedikit lagi, Alya…” bisiknya pelan, sebelum kembali menghisap klitorisnya dengan kuat.
Tubuh Alya menegang, pinggulnya terangkat tinggi, lalu berguncang hebat ketika puncak itu menghantam dirinya.
“Ahhhhhh… Revaaaannnnn!!” jeritnya pecah panjang, tubuhnya bergetar hebat, matanya terpejam rapat sementara desahan panjang terus lolos tanpa bisa dicegah.
Hot Chapters