Mantanku Kembali
Rasa sakit itu semakin dalam ketika dia membandingkan aku dengan orang lain yang dianggapnya lebih baik, lebih cocok untuk menjadi istri Adrian dan calon ibu.
Setiap kali ibu mertuaku membandingkan aku dengan wanita lain, hatiku terasa seperti diremas.
“Kamu tahu, Livia, teman-teman Adrian di kantor semua memiliki istri yang lebih menarik. Mereka selalu tampil sempurna,” katanya dengan nada sinis, seolah-olah ingin menekankan semua kekurangan yang aku miliki.
Bab Populer