KARMA MERTUA
Baru mulai kupakai celemek ketika tiba-tiba kudengar suara cempreng Budhe Endar, tetangga kontrakanku, dari luar meneriakkan namaku.
"Mbak Riris, Mbak!" teriaknya. Terdengar ketukan di pintu depan. Aku tergopoh membukanya.
"Ada apa, Budhe?" tanyaku saat melihat wajahnya di balik pintu.
"Itu ... ada yang nyari, Mbak," tunjuknya pada seseorang yang nangkring di atas motornya. Kulongokkan kepalaku keluar dan kulihat seorang wanita sedang duduk dengan santainya di atas motor keluaran terbarunya.
Bab Populer