Wagiman
ucap Kina dengan serius.
“Sepertinya brownisnya minder deh,” jawabku.
“Hahh.. minder?” tanya Kina bingung.
“Iya, minder kalah manis sama kamu,” jawabku dengan tersenyum.
“Jangan gitu mas nanti aku baper lho, hehehe,” ucap Kina sembari tersenyum malu.
“Iya bagus dong,” jawabku singkat.
“Hehehehe..,” kami tertawa bersama.
Hot Chapters