Mantanku Kembali
Saat menunggu kopi siap, aku melihat rekan-rekanku yang tampak sibuk, tak ada yang menyadari betapa beratnya beban yang aku rasakan.
Ketika aku kembali ke mejaku, dengan kopi di tangan, aku mencoba mengumpulkan pikiran. Laporan itu harus selesai, dan aku harus menghadapi Adrian dengan baik.
Namun, rasa pusing ini masih menyelimuti, membuatku merasa tidak mungkin untuk berkonsentrasi sepenuhnya.
Aku membuka kembali dokumen dan mulai mengetik, berusaha menyingkirkan semua gangguan. Tetapi saat aku menatap layar, bayangan rencana yang mengganggu pikiranku muncul kembali.
الفصول الرائجة