Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Cassy

Cassy

"Jangan! Kita ketemu di salah satu food court di Mall X aja gimana? Besok jam 10 pagi! Kebetulan Aku ada keperluan di sana!" "Oh iya ... Boleh deh, Aku juga ada meeting jam 8. Aku usahain biar cepat selesai meeting nya ...." "Mona juga diajak, Aku mau ngomong sama sahabatku itu!" "Kenapa bukan kita berdua saja?" tanya Raka dengan suara yang sedikit melemah. "Kalo Kamu gak mau ya udah .... nggak ..." "Mau ... Aku mau ...." Potong Raka dengan cepat
103.9K viewsOngoingAdded to Library 82 Times as kau ajak bicara seketika
Read
+Library
Me and Seniors

Me and Seniors

"Gak pengen apa-apa" "Kalo gitu gue aja deh yang minta sesuatu sama lo, boleh?" Ucap Bara tanpa rasa malu. Qiya mendengus. "Emang gak ada akhlaknya lo kak," "Heheh.. buruan siap-siap, gue mau ajak lo pergi, maksa ini mah. Kangen banget soalnya," "Najiiss" "Gue sampe 10 menit lagi!"
9.712.8K viewsCompletedAdded to Library 383 Times as kau ajak bicara seketika
Show Reviews (6)
Read
+Library
malapalas
BACA novel berjudul :FREL. Banyak kejutan di dalamnya. Selain tentang cinta segitiga yang bikin baper, gemes dibumbui humor dan mengharubirukan, kalian akan disuguhi dg persahabatan, keluarga, luka dan rahasia di masa lalu orangtua yang akan membuat cerita lebih seru dan menjungkirbalikkan perasaan.
Nisa Nurpasa
Mampir juga yuk ke novel 'Menikahi Gadis Desa' ... Sarah Larasati, terpaksa menerima perjodohan dengan seorang pria kota bernama Fabian Aditama. Bukan tanpa alasan ia menerima perjodohan ini, hutang sang ayah lah yang menjadi alasannya. Akankah Sarah bahagia bersama pasangannya kelak?
Read All Reviews
Nafkah Istri Pertama

Nafkah Istri Pertama

Ujar Arsyad pelan dan lembut. "Tidak usah bicara panjang lebar, bertele-tele, atau memintaku untuk begini begitu. Ingat! Kita bukan siapa-siapa lagi, jadi tidak usah bertindak seperti anak kecil. bicaralah dengan jelas dan berterus terang. Aku hanya punya sedikit waktu. Setelah ini kami harus pergi kembali sekalian butik ditutup." Imbuh Ika. "Baiklah kalau begitu. Aku datang untuk meminta maaf padamu, Ika"
10225.9K viewsCompletedAdded to Library 7.7K Times as kau ajak bicara seketika
Read
+Library
DENDAM SANG PEWARIS

DENDAM SANG PEWARIS

) Ia mencatatkan beberapa hal yang menjadi catatan poin penting yang harus disiapkan untuk pertemuan mereka esok hari. Setelah beberapa saat, pembicaraan itu pun selesai. “Bien. Merci. A demain pour en parler plus.” (Baik. Terima kasih. Sampai ketemu besok untuk kita bicarakan selengkapnya). Su Li kemudian meletakkan gagang teleponnya. “Xiao Lu bisa kau membantuku menyiapkan ini?”
2.5K viewsOngoingAdded to Library 69 Times as kau ajak bicara seketika
Read
+Library
SEJAK KAKAK PEREMPUANKU MENGINAP

SEJAK KAKAK PEREMPUANKU MENGINAP

Entah. “Sil! Aku mau bicara!” Apa pun yang dia tunjukkan tak akan mengubah tekadku untuk meminta kepastian. Jiwa dan raga seakan tak sanggup bertahan dalam peliknya masalah ini. “Iya, Mas! Kita bicara di dalam. Sekalian aku buatkan teh ya,” “Enggak usah. Aku mau bicara sekarang,” “Enggak! Pokoknya aku mau bikinkan teh dulu, baru kita bicara.”
2.6K viewsOngoingAdded to Library 75 Times as kau ajak bicara seketika
Read
+Library
AKU YANG KAYA DIA YANG SOMBONG

AKU YANG KAYA DIA YANG SOMBONG

coba ku hubungi Bim bim aja kalau dia gak sibuk. Tuut tuut tuut Klek "Assalamu'alaikum" "Wa'alaikumsalam Bim aku mau jalan jalan nih ke puri maerokaca, kamu mau ikut gak ? Tapi kalau sibuk jangan di paksain." "Hmmm sebenarnya aku masih sibuk nih.." "Oohh ya udah deh aku jalan jalan sendiri aja, ya udah ya bye..assalamu'alaikum."
1038.7K viewsCompletedAdded to Library 813 Times as kau ajak bicara seketika
Read
+Library
Istri yang Tak Sempurna

Istri yang Tak Sempurna

Aku baru sampai dan tadi aku maunya menanyakan padamu kapan kamu tiba ke sini. Reiko : Semoga secepatnya aku bisa ke sana. Ada banyak hal yang ingin kubicarakan juga denganmu. Brigita : Tak bisakah bicara sambil telepon saja? Pria itu menggelengkan kepalanya sepertinya memang sesuatu yang ingin dibicarakan langsung. Brigita : Baiklah kalau begitu. Aku menunggumu secepatnya saja kalau bisa kita bertemu.
967.3K viewsCompletedAdded to Library 2.2K Times as kau ajak bicara seketika
Show Reviews (9)
Read
+Library
Ri Chi Rich
hai akak semua. terima kasih sudah baca ceritaku. kisah ini adalah kelanjutan dari novelku sebelumnya: Cinta Untuk Nada - Pelakor - Wanita Kedua - Matre - Gimmick -2nd chance in lyon - Dimulai dengan ikatan perjanjian. Dan Istri yang tak sempurna adalah penyempurna novel sebelumnya.
Rika
ceritanya seru dan penasaran..nice.... kadang agak bosen jika alur pikiran tokoh panjang kali dijabarkan. tapi, penulisnya keren dan banyak ilmu interior dll yg dikembangkan.. pasti pintar dan cerdas ni kyk aida si penulis ya... loveee
Read All Reviews
Tingkat Dua

Tingkat Dua

Better an oops than a what if **** Jangan pernah menunggu karena tidak akan pernah ada waktu yang tepat adalah salah satu quotes yang selalu aku gunakan ketika sedang merasa ragu untuk melakukan sesuatu. Seperti saat ini contohnya. Apakah aku yang harusnya memulai percakapan? Atau membiarkan kecanggungan karena diantara kami tidak ada yang mengawali pembicaraan? "Sori ya, Bang. Jadi ngerepotin." Tiba-tiba gadis kecil yang berdiri di depanku ini memulai pembicaraan tanpa menatap ke arahku.
1.5K viewsOngoingAdded to Library 58 Times as kau ajak bicara seketika
Read
+Library
Pesona Istri yang Dikhianati

Pesona Istri yang Dikhianati

"Kau sibuk?" Aluna menarik napas dalam sebelum menjawab, "Aku selalu punya waktu untukmu." Ada jeda beberapa detik sebelum Kaisar akhirnya berbicara lagi. "Bisakah kita bertemu?" Aluna menutup matanya sejenak, mencoba menenangkan emosinya yang mendadak meluap. "Kau yakin ingin bertemu denganku?" "Aku butuh bicara denganmu," jawab Kaisar mantap.
4.9K viewsOngoingAdded to Library 108 Times as kau ajak bicara seketika
Read
+Library
Hidup Bersama Yang Tak Terduga!

Hidup Bersama Yang Tak Terduga!

Aku akhirnya berhenti dan berbalik untuk menghadapinya. “Kalau ada yang ingin Anda bicarakan sebaiknya cepat saja,” pintaku sambil menatap tajam kedua matanya. “Key, ayo kita bicara dulu.” “Tentu. Saya baru saja mengatakannya, bukan? Saya beri Anda waktu 5 menit.” “Waktu 5 menit tidak cukup Key, dan lagi tidak baik membicarakannya di sini. Kau tidak melihat ada berapa banyak pasang mata yang sedang memerhatikan kita?”
1033.1K viewsCompletedAdded to Library 695 Times as kau ajak bicara seketika
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status