KETIKA SI BUNGA DESA JADI PEMBANTU DI KOTA
Sekar benar-benar merasa terharu, dengan perlakuan mertuanya yang begitu perhatian.
"Mama dulu juga di perlakukan seperti ini oleh Oma, Oma begitu menyayangi Mama, melebihi ke anaknya sendiri."
Sekar mengangguk-angguk kan kepalanya. Pantas saja Mama mertuanya itu, begitu menyayangi Oma, meskipun suaminya telah tiada, dan tidak pernah berniat untuk menikah lagi.
"Terimakasih banyak Ma.." Sekar memeluk ibu mertuanya itu, dengan perasaan yang haru.