Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
MR. D

MR. D

tanya Gus Sasmito sambil mengernyitkan dahi tanda kekhawatiran. “Oh tidak Kakangmu Gus Johan dan anggota kita yang lain sedang menuju kemari,” ujar Abah Madun. Benar juga tidak lama berselang ada suara seseorang mengucapkan salam dari arah depan Musala, “Assalamualaikum Abah Dek Sasmito,” ujar Gus Johan bersama adiknya Yuda Tuek dan beberapa anggota yang lain termasuk Mbah Rojo dan Sumarlan dari Madiun dengan beberapa santrinya.
105.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 212 kali sebagai musa menk
Baca
+Pustaka
Luka Mila

Luka Mila

pinta Rven sambil menyerahkan ponselnya ke Mila. Mila menerima ponsel pria itu lalu menekan menu. Perangkat audio di dashboard menyala. Mila menyibukkan diri menelusuri playlist pria itu. “Selera musik lo unik juga ya,” komentar Mila, “Oldies, Ballad, tapi ada Rave, Disco..” Riven tertawa. Mila hampir mengucap syukur akhirnya ada tawa keluar dari pria itu setelah sedari tadi sedikit tegang.
10771 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 30 kali sebagai musa menk
Baca
+Pustaka
MAAF

MAAF

Selembut JENANG Semanis GULA I love you, Pembacaku sayang .... ***
103.4K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 115 kali sebagai musa menk
Baca
+Pustaka
MENIKAHI CEO KUTUB

MENIKAHI CEO KUTUB

Ia tidak ingin diperlakukan berbeda. "Ini meja kerja Anda," kata Rina, menunjuk ke sebuah meja yang cukup luas di sudut ruangan. "Kalau butuh sesuatu, jangan ragu bertanya kepada saya." "Terima kasih, Mbak Rina," jawab Alya sopan. Baru saja ia ingin mulai bekerja, pintu ruang CEO terbuka, dan sosok yang sangat familiar muncul. Reyhan. Pria itu mengenakan setelan hitam yang rapi, langkahnya tegap, ekspresinya tetap dingin seperti biasa. Seisi kantor seketika menjadi lebih hening, seolah semua orang menahan napas saat sang CEO lewat.
567 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 15 kali sebagai musa menk
Baca
+Pustaka
Suamiku Brondong

Suamiku Brondong

Kakek Wilson meyakinkan Nek Anum kala itu. Kala itu tugas Kakek Wilson adalah menangkap sindikat penjualan manusia dan organ tubuh yang bersarang di dalam sebuah kapal tua yang berada di tepi laut. Kapal itu sudah lama rusak dan dijadikan tempat transaksi para penjahat organ itu. Kakek Wilson hampir berhasil menangkap ketua penjahat, akan tetapi naas dia terkena tembakan saat baku tembak dan ketua penjahat itu mati seketika. Namun Kakek Wilson terjatuh ke laut. Di mana saat itu air laut sedang pasang dan arus sangat besar.
109.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 195 kali sebagai musa menk
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status