Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Seamin Tak Seiman

Seamin Tak Seiman

ucap Ahmed sebelum tubuhnya masuk sepenuhnya di dalam mobil. Setelah memastikan Ahmed dan Isabel telah masuk, Syam pun ikut masuk pada jok kemudi. "Kita mau ke mana selanjutnya?" "Blue Mosque, Syam. Kau tahu kan?" Suara lembut Isabel kini menjawab pertanyaan pria Turki itu. Syam menganggukkan kepalanya sebagai jawaban, ia pun mulai menyalakan mesim mobil itu dan menginjak pedal gas. "Bagaimana liburan kalian di sana? Apakah menyenangkan?"
104.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 112 kali sebagai musa samiri
Baca
+Pustaka
Suamiku Bos Galak

Suamiku Bos Galak

Salsa berjalan cepat menghampiri mereka. "Siapa yang mau melamar? Melamar siapa?" tanya Salsa penasaran, menoleh pada Sadam dan Damian bergantian. Dua lelaki itu langsung salah tingkah lalu tanpa banyak berpikir lagi, Sadam menjawab pertanyaan ibu negara, "Papa mau melamar wanita lain, Ma." Damian dan Salsa terkejut. Kedua mata Salsa seperti melompat. Sedangkan Sadam berlari meninggalkan mama dan papanya.
105.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 160 kali sebagai musa samiri
Baca
+Pustaka
Memar Termanis

Memar Termanis

katanya, suaranya terdengar lembut namun tegas. “Brown sugar macchiato,” jawab seorang pria di depannya tanpa menoleh, pandangannya terpaku pada menu di papan. “Lalu?” tanya Serena, jemarinya bersiap mengetik pesanan berikutnya. Namun sebelum pria itu bisa menjawab, suara lain terdengar, memanggilnya dengan nada akrab. “Serena.” Refleks, Serena mengangkat kepalanya. Matanya langsung bertemu dengan dua sosok yang tak asing.
101.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 41 kali sebagai musa samiri
Baca
+Pustaka
Sama-sama Egois

Sama-sama Egois

Apa sih maunya, kak Bima? Coba aku keluar sebentar apa sebenarnya yang mau ia katakan. Gegas kulangkahkan kaki menuju kak Bima, ia tersenyum lebar menyambutku tanpa basa-basi langsung kutanya apa yang mau ia katakan. “Ada apa, kak Bima, menyuruhku kesini?”
102.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 72 kali sebagai musa samiri
Baca
+Pustaka
Wiwik Setyo Wiyati
Kisahnya itu menginspirasi dan mengandung nasehat terutama dalam berumah tangga.. Dan ads lucu2nya.. Jadi Semangat bacanya.. Apa lagi mengandung aturan dalam beragama bagaimana seorang Muslim bersikap dg lawan jenis... Semoga berkah kk author..
Endang Sagita
alurnya gk bosenin dan selalu penasaran dg kelanjutannya, ya kalo bisa di oerpanjang bab nya seru bacanya dan aku terhibur sekalibanyak jg pelajaran yg bisa di ambil dr kisahnya ...... semangat terus buat lanjutin kisahnya ......
Baca Semua Ulasan
SUAMIKU SEDINGIN GUNUNG ES

SUAMIKU SEDINGIN GUNUNG ES

"Maaf." TTT Pukul 14.00 mereka telah tiba di pelabuhan Vlychada menunggu jemputan kapal katamaran yang akan membawa mereka berkeliling Santorini. Setidaknya ada beberapa spot yang akan mereka kunjungi. Jihye menjelaskan secara singkat pada Yunki yang kini memandanginya tak jemu. "Kita akan ke Red Beach dan berhenti untuk berenang, selanjutnya ke White Beach untuk barbeque, lalu ke Indian Rock dan Venetian Light House--"
107.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 150 kali sebagai musa samiri
Baca
+Pustaka
TUAN MUDA YANG MENYAMAR

TUAN MUDA YANG MENYAMAR

Menanyakan barang kali Salsa ikut kegiatan kecil ini dan masih ke luar untuk makan atau ke toilet. “Mbak, permisi,” ucapku sopan karena tidak ingin menakuti ukhty –ukhty itu. Mereka memakai pakaian syar’i seperti Salsa. “Ya?” Salah satu dari mereka menjawab. Namun, belum sempat kuutarakan niat, ponsel mahal yang tadi dibelikan Paman dalam saku bergetar. Aku pun mengurungkan niat bicara dan permisi menjauh. Karena kupikir yang menghubungi sekarang pasti adalah Paman Hamzah. Memangnya siapa lagi yang menyimpan nomor baruku selain dia?
107.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 248 kali sebagai musa samiri
Baca
+Pustaka
ARI SIHOMBING

ARI SIHOMBING

Ucap Abang yang membangunkan Ari yang masih terbating di kasur sedangkan Abangnya sudah mandi dan rapih memakai kemeja serta jaketnya. "Hmmm.. iya Ari ikut, sebentar ya Bang Ari mau mandi dulu, tungguin." Ucap Ari sambil mengeliat dan membuka matanya lalu dia bergegas langsung ke kamar mandi. Setelah mandi dan rapih semua nya lalu Abangnya mengajak dia terlebih dahulu untuk sarapan di warung uduk Ibu Sami tempat langganan dirinya kalau beli uduk di pagi hari ini dan jam menunjukkan pukul 05:20 menit.
104.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 160 kali sebagai musa samiri
Baca
+Pustaka
SARGIO

SARGIO

Revan memberikan gitarnya pada Salsa, setelah itu Revan pun pergi dari tempat tersebut bersama Galih sedangkan Salsa memasuki ruang musik. Suara petikan senar gitar terdengar sebagai intro, alunan lagu perlahan Salsa lantunkan. Suara itu tidak cukup buruk untuk didengar, suara Salsa sangat lembut dan mampu membisukan siapa saja, sama halnya seperti seseorang yang kini tengah berdiri di luar sana, menatap Salsa melalui kaca jendela dengan hordeng yang sedikit terbuka.
1019.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 457 kali sebagai musa samiri
Tampilkan Ulasan (14)
Baca
+Pustaka
malapalas
BACA novel berjudul :FREL. Banyak kejutan di dalamnya. Selain tentang cinta segitiga yang bikin baper, gemes dibumbui humor dan mengharubirukan, kalian akan disuguhi dg persahabatan, keluarga, luka dan rahasia di masa lalu orangtua yang akan membuat cerita lebih seru dan menjungkirbalikkan perasaan.
Nisa Nurpasa
Mampir juga yuk ke novel 'Menikahi Gadis Desa' ... Sarah Larasati, terpaksa menerima perjodohan dengan seorang pria kota bernama Fabian Aditama. Bukan tanpa alasan ia menerima perjodohan ini, hutang sang ayah lah yang menjadi alasannya. Akankah Sarah bahagia bersama pasangannya kelak? Atau hanya p
Baca Semua Ulasan
Pengantin Samudera

Pengantin Samudera

Hanya Sekar yang segera keluar kamar sambil menggendong Baby Moana ketika mendengar suara Tuan Wira. “Cantiknya anak Ayah, sudah satu bulan lebih Ayah terus teringat wajahmu yang tembem ini di tengah Samudera.” Ekawira meraih Moana dari gendongan Sekar, ia segera memainkan tubuh Moana naik turun dalam rengkuhan kedua tangannya, bayi kecil itu tertawa begitu nyaring bermain dengan Ayahnya. “Ibu mana Sekar?”
109.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 331 kali sebagai musa samiri
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
345678
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status