Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Lentera Terakhir

Lentera Terakhir

“Keegoisan? Bukannya kalian yang meninggalkan kami—“ “Itu bukan egois, tapi kami ingin hidup.” Kepala mereka berhenti berusaha memecahkan kaca yang tebal tersebut, tak ada satu goresan pun yang membuat cela untuk serangga masuk. Delia melirik suaminya yang memang cerdas. Namun tetap saja, alasan ingin hidup pun adalah egois. Deryn memberi isyarat untuk tetap diam, ketika mereka semua menghela napas dengan ucap syukur. Usaha suaminya berhasil.
102.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 114 kali sebagai terakhir tapi bukan akhir
Baca
+Pustaka
DI PEMBERHENTIAN TERAKHIR

DI PEMBERHENTIAN TERAKHIR

Aku bahagia Bagiku, ini adalah pemberhentian terakhir Tempatku berhenti untuk berlari Tempatku berhenti untuk mengingat segala hal yang menyakitkan Tempatku berhenti untuk mencemaskan masa depan Tempatku berhenti untuk berjuang seorang diri Tempatku berhenti untuk merasa kesepian Tempatku berhenti untuk mencari kebahagiaan Tempatku berhenti untuk menunggu seseorang yang bisa membuatku merasakan cinta Karena di pemberhentian terakhir ini, Aku telah menemukannya Seseorang yang akan melangkah bersamaku Seseorang yang membuatku melupakan rasa sakit itu Seseorang yang menjadikan masa depanku akan lebih indah
8.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 291 kali sebagai terakhir tapi bukan akhir
Baca
+Pustaka
Bahagia Tanpamu, Mas!

Bahagia Tanpamu, Mas!

keterlaluan. Detik-detik ending ya kak.
1032.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.3K kali sebagai terakhir tapi bukan akhir
Baca
+Pustaka
Akhir Yang Bahagia

Akhir Yang Bahagia

jelas Rara. “Oh ternyata perintahnya beda ya sama gue,” ucap Leo tenang. Rara mengangkat alisnya mendengar ucapan Leo. Ia mencegah Leo yang hendak pergi. “Perintah? Maksud lo apa?” tanya Rara ingin tahu. “Nanti setelah pensi berakhir,” timpal Leo seraya menurunkan tangan Rara yang mencekal tangannya. Rara menghela napas melihat punggung Leo yang menjauh. Gadis itu mengacak rambutnya asal, sedikit kesal karena rasa penasarannya lagi – lagi naik.
105.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 116 kali sebagai terakhir tapi bukan akhir
Baca
+Pustaka
Penyesalan tanpa Akhir

Penyesalan tanpa Akhir

#CIPIKA-CIPIKI PENGARANG HAIIII GAESS GIMANA KABAR KLEAN SEMUA ? GWENCANHA KAN?! SORRY NIH KALO EXTRA CHAPTERNYA LAMA SOALNYA LGI BANYAK URUSAN DI DUNIA LAEN ;( SIAPA YANG MASIH BERHARAP AGAM BANGKIT DARI KEMATIAN? SIAPA YG MAU GAMLI BERAKHIR BAHAGIAAA? cunggg!!!
106.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 241 kali sebagai terakhir tapi bukan akhir
Baca
+Pustaka
ARABELLA

ARABELLA

'Tetap terus kayak gini ya, Yan. THE END..... *****************************
104.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 132 kali sebagai terakhir tapi bukan akhir
Baca
+Pustaka
Kesempatan Kedua, Luka Terakhir

Kesempatan Kedua, Luka Terakhir

Ruslan menatapku dan berkata, "Dewita, yang namanya manusia harus bisa kerja sama yang lainnya. Kamu sudah keterlaluan hari ini!" "Keterlaluan? Pak Ruslan, saya nggak paham apa yang Bapak maksud. Tolong ajari saya!" "Saya bisa memperbaiki diri!" Wajah Ruslan berubah suram. "Dewita!" "Iya, saya di sini, Pak. Saya beneran nggak paham, apanya yang keterlaluan? Apa salah saya?" "Tolong jelaskan, pasti saya perbaiki!"
10.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 389 kali sebagai terakhir tapi bukan akhir
Baca
+Pustaka
Cintya Persusuan  Di Balik Tahta
Baca
+Pustaka
Cinta di Balik Palu Hukum

Cinta di Balik Palu Hukum

“Dulu aku pikir kita nggak akan punya akhir bahagia.” Revan tersenyum, mengecup pelipisnya. “Mungkin karena kita dulu belum mengerti apa itu ‘akhir bahagia’.” “Dan sekarang?” “Sekarang aku tahu,” jawabnya lembut, “akhir bahagia bukan berarti semuanya sempurna… tapi kita memilih untuk tetap bersama meski tahu hidup nggak akan selalu mudah.” Raisa menatapnya, lalu tersenyum kecil. “Aku suka definisi itu.”
101.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 43 kali sebagai terakhir tapi bukan akhir
Baca
+Pustaka
Penolakan Ke-99 Kali yang Membekas

Penolakan Ke-99 Kali yang Membekas

Dia tidak akan pernah kembali lagi selamanya. = TAMAT =
8.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 202 kali sebagai terakhir tapi bukan akhir
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Ada sesuatu yang sangat puitis tentang judul 'terakhir tapi bukan akhir'. Dalam konteks novel yang dimaksud, ini sepertinya menggambarkan perjalanan karakter utama yang mencapai titik klimaks, tapi sekaligus membuka babak baru. Misalnya, tokohnya mungkin menyelesaikan konflik besar, namun masih menyisakan pertanyaan tentang masa depannya.

Dari pengalaman membaca banyak karya sastra, judul seperti ini sering menjadi metafora untuk siklus kehidupan. Setiap 'akhir' selalu membawa benih 'awal' yang baru. Aku ingat bagaimana 'The Lord of the Rings' juga punya tema serupa - Frodo menyelesaikan quest, tapi Middle-earth terus berubah. Judul ini sepertinya ingin menyampaikan bahwa closure bukan berarti berhenti total.

Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status