Di Ujung Senja
Jangan sampai aku suruh orang jemput kamu!
Nada bicaranya tidak menerima bantahan, seolah dia sudah yakin kalau akulah pihak yang bersalah.
Dia bahkan berpesan agar aku membelikan hadiah untuk kakakku sebagai tanda permintaan maaf.
Namun, dia tidak tahu kalau aku sudah selesai membereskan koperku.
Aku naik taksi, langsung menuju bandara.
Di dalam mobil, aku mengirimkan pesan terakhir untuknya, [Oke, aku bakal kasih hadiah yang sangat besar.]
Hot Chapters