Psikopat itu Adik Pacarku
Sewaktu dikejar oleh pembunuh, telepon terakhir demi bertahan hidup, kutujukan kepada pacarku.
Pacarku mengira aku bercanda dan menutup teleponnya.
Hal itu memutus kesempatan terakhirku untuk bertahan hidup.
Saat aku dibunuh dengan kejam, pacarku tengah merayakan ulang tahun kekasih masa kecilnya.
Kemudian, sebagai ahli perbaikan mayat, pacarku mengambil alih sebuah mayat.
Kepala yang hancur itu perlahan-lahan menampakkan wajahku. Pacarku pun langsung menjadi gila.