Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Saat Kau Pergi Tanpa Mengucap Kata Perpisahan

Saat Kau Pergi Tanpa Mengucap Kata Perpisahan

Suamiku, seorang komandan resimen, akhirnya setuju aku ikut ke kesatuan, dengan satu syarat… Anak kami tak boleh memanggilnya ayah. Delapan tahun kami menjalani pernikahan rahasia. Delapan tahun pula aku tinggal di desa, merawat kedua orang tuanya. Setelah kedua mertuaku meninggal dunia, aku dan anakku memohon padanya agar kami bisa ikut bersamanya ke kesatuan. Dia setuju… Tapi dengan satu syarat! “Setibanya di kesatuan nanti, status kalian hanyalah kerabatku dari kampung,” ucapnya dingin. Saat itulah aku mengerti… Ternyata, di kesatuan sana, dia sudah memiliki keluarga lain. Akhirnya, aku membawa anakku pergi tanpa menoleh sedikit pun. Dan pria yang dikenal dingin itu… Justru tampak panik.
Short Story · Romansa
7.4K viewsCompleted
Read
Add to library
Suamiku Membunuh Empat Anakku demi Wanita Dambaannya

Suamiku Membunuh Empat Anakku demi Wanita Dambaannya

Aku melahirkan lima anak untuk Cedric Clark, tetapi empat di antaranya meninggal dini. Awalnya, aku mengira bahwa itu hanya kecelakaan. Sampai saat aku membawakan makanan untuk Cedric, aku mendengar percakapannya dengan asistennya. "Untung saja sumsum tulang anak ini akhirnya cocok dengan Cindy," kata Cedric. "Kalau nggak, dia juga akan kubunuh!" Aku baru menyadari semuanya. Namun, aku tetap tenang, seperti biasanya. Hanya saja, pada hari perusahaannya Cedric diumumkan, aku mengungkapkan kenyataan bahwa Cedric membunuh empat anakku di hadapan semua orang. Pada hari itu, Cedric Clark yang sombong berlutut di lantai sambil menangis dan meminta maaf padaku.
Short Story · Romansa
7.4K viewsCompleted
Read
Add to library
Pedang Ikatan Darah

Pedang Ikatan Darah

Demi mendapatkan jantungku untuk mengobati penyakit adik angkatku, orang kandungku membawaku ke pengadilan. Hakim menggunakan teknologi komputer terbaru untuk mengekstrak ingatan kami. Persidangan dilakukan oleh panel yang terdiri dari 100 orang. Jika persidangan berhasil, organ tubuhku akan menjadi milik orang tuaku. Orang tuaku mengira aku tidak berani hadir. Karena dalam pikiran mereka, aku adalah orang yang berhati keji. Tapi ketika tayangan ingatanku diputar di persidangan, semua orang menangis.
Short Story · Realistis
5.6K viewsCompleted
Read
Add to library
Demi Selingkuhan, Kakak Rela Mengorbankan Kami

Demi Selingkuhan, Kakak Rela Mengorbankan Kami

Di kehidupan sebelumnya, kakakku rela mengantar wanita simpanannya keluar kota hanya karena wanita itu bilang ingin melihat hujan meteor. Dia pun membawa seluruh pengawal di rumah dan mengemudi keluar kota demi menciptakan malam hujan meteor untuk wanita itu. Tak disangka, musuh lama yang pernah dihancurkan oleh kakakku malah memanfaatkan kesempatan itu untuk menyelinap ke rumah. Dia berusaha membantai seluruh keluarga sebagai pembalasan dendamnya. Ibu berjuang mati-matian untuk melindungiku. Dia terluka parah dan nyaris kehilangan nyawa. Aku terus-menerus menelepon kakakku, memohon agar dia segera pulang membawa bantuan. Akhirnya, dia pun terpaksa pulang bersama pengawal. Musuhnya berhasil ditangkap, tapi malah datang kabar buruk dari luar kota. Wanita simpanan itu meninggalkan sepucuk surat dan menghilang. Entah hidup atau mati, tak ada yang tahu. Dalam suratnya, dia menuduhku dengan kejam. Katanya aku sengaja memancing kakakku menjauh darinya, hingga dia disiksa oleh musuh dan memilih mengakhiri hidup. Kakakku hanya membakar surat itu tanpa ekspresi dan menyuruhku jangan memikirkannya. Setelah kejadian itu, kakak pun disalahkan. Ayah memutuskan menyerahkan kendali perusahaan padaku. Namun, di malam perayaan syukuran itu, aku dibunuh oleh kakakku di kamar tidurku sendiri. Wajahnya tanpa emosi dan berkata, “Orang sekejam kamu memang pantas mati.” “Yang seharusnya mati itu kamu! Aku yang seharusnya menjadi pewaris keluarga ini!” Aku mati tak tenang, tapi saat membuka mata kembali, suara pintu vila didobrak oleh para musuh pun terdengar dari luar.
Short Story · Realistis
8.4K viewsCompleted
Read
Add to library
Bencana Termanis

Bencana Termanis

Miss Sena
Ivana Adhitama terpaksa menggantikan kakaknya—Renata Adhitama—di altar. Semua ia lakukan demi menjaga nama baik keluarga. Bahkan ia hanya tahu sebatas nama calon suaminya—Levin Narendra—CEO JN Corp. Levin sendiri mempunyai seseorang yang dicintai, Sonia. Namun, ia memilih menikah dengan Ivana demi mendapatkan harta keluarga Adhitama. Lantas apakah nanti Levin akan jatuh cinta pada Ivana dan menyerah pada tujuan awalnya? atau justru Ivana yang memilih pergi setelah tahu rahasia keluarga Narendra?
Romansa
101.8K viewsOngoing
Read
Add to library
Suami dan Anakku Menyesal Setelah Kepergianku

Suami dan Anakku Menyesal Setelah Kepergianku

Pada hari ulang tahun putraku, suamiku menyuruh kekasih masa lalunya untuk datang ke rumah menjemput anakku. Aku bersikeras melarang dia pergi. Saat kami bersitegang, tiba-tiba muncul kobaran api besar di lorong. Aku tertimpa puing-puing yang jatuh, kepalaku terluka parah, darah mengalir, tetapi anak yang kulindungi di bawah tubuh, tidak terluka sedikit pun. Namun, ketika suamiku yang seorang pemadam kebakaran datang untuk menyelamatkan kami, dia malah menyerahkan satu-satunya masker gas kepada wanita itu. “Ayah, cepat selamatkan Tante Lisa dulu, tubuhnya lemah. Ibu, kamu tunggu paman lain saja yang datang menyelamatkanmu!” Aku menatap mereka pergi, bibirku menyunggingkan senyuman pahit. Sepertinya mereka lupa bahwa aku punya asma parah. Tanpa masker gas, aku bisa mati.
Short Story · Romansa
39.3K viewsCompleted
Read
Add to library
Istri Pengganti Tuan Muda

Istri Pengganti Tuan Muda

"Nak, tolong Papa, hanya kamu yang bisa menolong kehormatan keluarga Wijaya dan Maduswara. Kalau pernikan ini dibatalkan, nama baik keluarga Maduswara pasti hancur, begitu juga dengan perusahaan Papa yang sudah Papa kelola selama ini."
Romansa
994.2K viewsCompleted
Read
Add to library
Anakku Mau Selingkuhan Jadi Ibunya

Anakku Mau Selingkuhan Jadi Ibunya

Sebelum acara pernikahan, aku sudah hamil lebih dari dua bulan. Hendra yang saat itu sedang setengah mabuk, mengelus perutku sambil bercanda, “Ria, aku…aku belum siap jadi ayah. Gimana kalau… kita tidak usah punya anak dulu?” Hatiku yang sudah mati menjawab dengan tenang, “Boleh.” Di kehidupan lampau, aku bersikeras ingin melahirkan anak ini, sedangkan Klara Sartika justru mengalami keguguran yang membuatnya sulit hamil. Karena hal ini, Hendra mulai membenciku. Bersikap dingin terus setelah menikah denganku. Bahkan, putra yang susah payah kulahirkan itu pun merengek ingin menjadikan Klara sebagai ibunya. Setelah itu, aku mengalami kecelakaan mobil dan pendarahan parah. Tapi sepasang ayah dan anak itu pun hanya melewatiku dengan tatapan dingin. Hanya demi bergegas menemani Klara melahirkan. Di lantai atas, aku mati kehabisan darah. Di lantai bawah, mereka sedang bersenang-senang menyambut kedatangan anggota keluarga baru. Jadi di kehidupan baru ini, aku akan mementingkan diriku sendiri. Aku menelepon direktur dan berkata, “Aku bersedia ikut serta dalam penelitian ke daerah kutub.”
Short Story · Romansa
5.6K viewsCompleted
Read
Add to library
Pembalasan Seorang Ibu

Pembalasan Seorang Ibu

Terjadi kebakaran di TK dan putriku yang berusia empat tahun berada di dalamnya. Aku berulang kali memberi tahu suamiku yang merupakan seorang pemadam kebakaran, "Nea ada di kelas tengah di lantai dua!" Namun, dia dengan kesal berkata, "Aku tahu kamu hanya ingin menghentikanku menyelamatkan putri Stella, bisakah kamu nggak begitu jahat?" "Stella sangat rapuh, aku nggak bisa melihatnya kehilangan putrinya." "Kalau dia kehilangan putrinya, dia pasti nggak ingin hidup lagi!" Malam itu, dia keluar dari gedung yang terbakar sambil memeluk putri wanita pujaan hatinya, Stella Prisa, dan menjadi seorang pahlawan. Saat tengah malam, aku masih memeluk kotak abu putri kami dan menangis sampai pingsan, sedangkan dia tetap menemani Stella. "Haris, aku akan membuatmu menyesal seumur hidup!"
Short Story · Romansa
6.6K viewsCompleted
Read
Add to library
Tiga Hari Terakhirku sebagai Wanita Sempurna

Tiga Hari Terakhirku sebagai Wanita Sempurna

Dokter mengatakan, tanpa terapi sel terbaru, aku hanya bisa hidup selama 72 jam. Namun, Tommy Harper memberikan satu-satunya kuota pengobatan itu kepada Anna Wilson. "Gagal ginjalnya lebih parah," ujar Tommy. Aku mengangguk, lalu menelan pil putih yang akan mempercepat kematianku. Dalam sisa waktu itu, aku melakukan banyak hal. Saat penandatanganan, tangan pengacara gemetar. "Saham senilai empat triliun ini, Anda benar-benar akan mengalihkan semuanya?" Aku menjawab, "Ya, berikan pada Anna." Putriku, Clarisa, tertawa bahagia dalam pelukan Anna. "Ibu Anna membelikanku gaun baru!" "Bagus sekali, nanti dengarkan perkataan Ibu Anna, ya," ujarku. Galeri seni yang kudirikan dengan tanganku sendiri, berganti nama menjadi milik Anna. "Kakak, kamu terlalu baik," ujarnya sambil menangis. Aku menjawab, "Kamu akan mengelolanya lebih baik dariku." Bahkan aku telah menyerahkan hak atas dana perwalian orang tuaku. Tommy akhirnya menampilkan senyuman tulus pertamanya selama bertahun-tahun. "Sofie, kamu sudah berubah. Kamu nggak lagi galak. Kamu yang seperti ini, sungguh cantik." Benar, aku yang sekarat ini akhirnya menjadi Sofie Barnes yang sempurna di mata mereka. Sofie yang patuh, dermawan, dan tidak pernah membantah. Hitungan mundur 72 jam telah dimulai. Aku sangat penasaran, ketika detak jantungku berhenti, apa yang akan mereka ingat tentangku? Apakah aku akan diingat sebagai istri baik yang akhirnya belajar melepaskan, atau sebagai seorang wanita yang menyelesaikan balas dendamnya dengan kematian?
Short Story · Realistis
21.7K viewsCompleted
Read
Add to library
PREV
1
...
1617181920
...
50
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status