Satu Milyar Untuk Semalam
Tidak vulgar, tidak melanggar apa pun, tapi cukup untuk menunjukkan satu hal: kecantikannya nyata, memikat, dan terlalu mudah menarik perhatian.
“Ini diambil semalam,” ujar tangan kanan Arcel pelan. “Dari gedung seberang. Lensa profesional.”
Rahang Arcel mengeras. “Siapa?”
“Belum pasti. Tapi ada satu nama yang mulai muncul di lingkaran bawah tanah. Dia dikenal mengoleksi hal-hal indah.”
Arcel tersenyum dingin. “Ara bukan koleksi.”
“Justru itu masalahnya,” jawab anak buahnya. “Dia menginginkan sesuatu yang tidak bisa dibeli.”
Bab Populer