Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Complicated

Complicated

katanya, dan hanya disambut tawa oleh temannya yang agak bungkuk itu. Semua hal yang ada di dalam pikiran Tara lenyap, bahkan hanya untuk melontarkan sepatah kata pun rasanya Tara tak sanggup. Tangan dan kakinya gemetar hebat, fikiran negatif telah sukses meracuni otak. Tara tidak bisa membayangkan kemungkinan-kemungkinan yang akan menimpanya nanti sampai, "Jangan kasar sama cewek bang."
2.4K viewsOngoingAdded to Library 65 Times as narrow minded
Read
+Library
Complicated

Complicated

Kata orang, tidak ada kata terlambat Namun pada faktanya penyesalan selalu datang terlambat. Tapi, lebih baik terlambat daripada tidak sama sekali. Jantung yang memompa darah Yoga tak hentinya berdetak dengan cepat seolah-olah baru saja berhenti lomba lari maraton. Kecepatan detak jantung Yoga meningkat sejak kakinya menginjak kota Nukata District, Prefektur Aich, Jepang.
2.5K viewsCompletedAdded to Library 62 Times as narrow minded
Read
+Library
Misunderstanding

Misunderstanding

Dia khawatir Naura akan mengenalinya meski dia tampil dengan style yang berbeda jauh dari style-nya saat di sekolah. Ketika bekerja, Ara tampil tanpa kacamata minusnya, karena dia tidak ingin terganggu dengan kacamata kebesaran yang sering kali disebut ‘kacamata kuda’ oleh teman-temannya. Gadis itu sengaja memakai kontak lens sebagai ganti, juga dengan tatanan rambut yang diikat rapi seperti ekor kuda, menyisakan sedikit poni miring ala gadis Korea.
103.1K viewsCompletedAdded to Library 73 Times as narrow minded
Read
+Library
Complicated

Complicated

"Setara, ehm kasta kah? Sayangnya, aku tidak mempedulikan hal itu. Meski keluarga terus mengingatkan agar dekat dengan yang setara statusnya." Setelah berkata begitu, Avina meninggalkan Arka dengan raut wajah emosi. Menurutnya, orang-orang yang terlalu mengagungkan kesempurnaan hingga status keluarga—egois. Menggunakan semua kekuasaan yang dimilikinya untuk mewujudkan keinginan, itu licik dengan merebut milik orang lain. Avina berdecak kesal, bila tanpa sadar mengingat hal memuakkan—begitu egois. Ya, dirinya mengalami. Hingga sekarang, terus terjerat oleh keegoisannya.
106.6K viewsCompletedAdded to Library 237 Times as narrow minded
Read
+Library
Mistake

Mistake

"lo kayaknya beneran kebanyakan nonton film deh the otak lo minum bener sumpah" "apaan sih lo yang minus . otak lo kan mesum". "lah wajar dong gue mesum gue laki , lo mau punya laki gak normal gak bisa. merawanin lo". "adeiell duh ucapan lo apaan sih ngeri tau gak di telinga gue". dengua thea . "salah lo sendiri ngapain lo ngatain gue minus ". "lo juga ngatain gue ".
8.712.0K viewsCompletedAdded to Library 406 Times as narrow minded
Read
+Library
Cliche

Cliche

Goo Ha-Neul melenggang ke luar, meninggalkanku berdiri mematung. Goo Ha-Neul. Dia perempuan yang keras kepala. Itu baru saja dia tunjukan. Semua orang menginginkan jabatan, tetapi kalau melihat Goo Ha-Neul sepertinya usianya masih sangat muda untuk menjadi Manajer. Seharusnya bisa lebih sabar lagi. Atau ..., apakah ada alasan lain? Pikiranku kacau gara-gara Goo Ha-Neul. Bahkan sejak tadi aku tidak bisa konsentrasi bekerja.
102.6K viewsOngoingAdded to Library 55 Times as narrow minded
Read
+Library
Difficult

Difficult

Endi menatap penuh selidik. “Kita hanya pergi berdua yang berarti kencan, bukan berarti memiliki hubungan.” Leo menjelaskan pada Endi. Endi menggelengkan kepalanya “Bagi kita para pria memang begitu konsepnya, tapi mereka.....” Endi mengangkat telunjuknya menunjuk kearah dinding “Mereka para wanita akan menganggap berbeda.” Leo menatap datar kearah Endi yang tampak emosi “Kamu itu marah kenapa?”
6.5K viewsCompletedAdded to Library 254 Times as narrow minded
Read
+Library
Greedy

Greedy

Tapi, Naina menahan rasa sakit itu dan menatap tajam Bara. "Nggak usah sok pintar. Kamu mau hal buruk terjadi kepada Rey? Nggak, 'kan?" Bara melepaskan cengkraman tangannya. "Sekarang aku tahu ada tiga jenis manusia di dunia ini. Dulu aku hanya mengenal dua jenis. Yaitu, baik dan jagat. Tapi sekarang, aku mengenal tiga jenis berkat dirimu. Yaitu, baik, jahat, dan menyedihkan," ucap Naina. Ia menunjuk Bara. "Dan kamu, kamu adalah tergolong orang yang menyedihkan. Kenapa? Dibilang baik kamu jauh dari kata itu, dibilang jahat juga kamu lebih kejam dari kata jahat. Kata yang tepat adalah menyedihkan. Kenapa? Karena kamu tidak mempunyai satu titik pun kebaikan di dalam hatimu. Jika orang jahat, a
105.2K viewsCompletedAdded to Library 209 Times as narrow minded
Read
+Library
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status