Menantu Bintang Lima
"Hemh, bilang saja kamu keberatan kan, aku ikut? Ck, padahal aku cuma mau ikut jemput Bella lho, Mir. Aku kan, nggak mau kehilangan Bella juga. Sedih juga, Bella sampai jam segini belum pu---"
.
"Kamu beneran mau ikut?"
Anyelir mengangguk serius tanpa kerlingan usil, nakal dan sejenisnya seperti biasa. "Mau banget malah, Mir. Please …!"
***
Perlahan-lahan namun pasti aku menjalankan mobil menuju Titik 0 yang dimaksud oleh si Pengirim chat tadi pagi. Tik 0 itu adalah rumah mewah, megah namun terlihat usang. Tanpa tanaman hias ataupun pohon pelindung, ia juga terlihat sangat gersang. Bukan hanya itu, di halaman rumah, bertumbuh rumput liar dan semak belukar. Cukup menakutkan. Mungkin karena su
Bab Populer