Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Hilang Selamanya Dari Hatiku

Hilang Selamanya Dari Hatiku

Aku sudah menikah dengan Dennis selama sepuluh tahun. Aku bahkan pernah bertemu dengan mantan pacarnya setelah kami menikah. Setiap kali dia bosan dan ingin ganti pasangan, aku selalu jadi alasan terbaik untuk putus dengan setiap pacarnya. “Kamu akan jadi seperti dia kalau menikah denganku. Pada akhirnya, akan bosan karena terlalu akrab dan terbiasa, jadi nggak ada perasaan baru lagi.” Di hari peringatan pernikahan kami, aku malah sibuk menghibur mahasiswi yang baru saja dia putuskan, sementara dia asik menonton bioskop bersama pacar barunya. Saat tisu di tanganku habis, aku seakan melihat bayangan diriku di masa lalu. Jadi, aku pun mengajukan cerai pada Dennis. Dia jarang sekali tampak bingung begitu dan berkata, “Nggak mau tunggu sebentar lagi? Siapa tahu aku bakal sadar dan berubah. Aku hanya tersenyum tipis tanpa menjawab, lalu memesan tiket menuju negeri seberang. Jika aku tak bisa menunggu kepulanganmu, biarlah aku yang melangkah pergi lebih dulu.
5.9K viewsCompletedAdded to Library 148 Times as nggak expect
Read
+Library
NONA JANDA TERJERAT BERONDONG

NONA JANDA TERJERAT BERONDONG

"Mbak, mau ditolong nggak?" "Kalau ditolong mau, tapi kalau diculik saya nggak mau." "Kalau saya halalin?" "Saya janda loh." Bagi Boram yang menyandang status janda muda, omongan melantur cowok SMA yang sedang membantunya menghindar dari area tawuran itu membuatnya geli. Meski dia tidak membantah jika sosok Samudra Arkana, si tukang tawuran itu memanglah lebih dari sekedar good looking.Meskipun cowok itu terang-terangan ngegombal pada gurunya sendiri, memiliki hubungan dengan siswa didiknya yang berondong tidak pernah terbayangkan dalam pikirannya. Karena sebagai janda, memiliki hubungan dengan sosok Arbian Rasyid, duda mapan yang sedang berusaha keras menarik perhatiannya itu jauh lebih masuk akal.Tapi tingkah menggelikan dan gombalan Samudra Arkana lebih membuatnya bisa tersenyum lebar. Padahal, sudah ada seseorang yang menggandeng tangan cowok berondong itu lebih dulu, yang tentu saja seumuran dengannya. Entahlah, Boram bingung. Dua-duanya bikin pusing. Di samping gunjingan dan cemohan banyak pihak terkait status jandanya, ada dua lelaki beda generasi yang sedang mengejarnya.
9.87.6K viewsCompletedAdded to Library 160 Times as nggak expect
Read
+Library
Aku yang Tuli Dikhianati Suami dan Putri

Aku yang Tuli Dikhianati Suami dan Putri

Di pesta, putriku sengaja berkata dengan lantang kepada suamiku, "Papa, Bibi Davina lagi hamil anakmu. Apa itu berarti kita akan tinggal bersamanya mulai sekarang?" Suamiku meletakkan seporsi steik di depanku sambil menjawab pelan, "Aku dan mamamu pernah buat perjanjian, siapa pun yang berkhianat duluan harus lenyap dari dunia orang yang satunya lagi untuk selamanya." "Aku nggak sanggup tanggung konsekuensi itu, makanya aku merahasiakannya dengan baik. Setelah bayi itu lahir, aku juga nggak akan biarkan mereka muncul di depan mamamu." Seusai berbicara, suamiku menggunakan isyarat tangan untuk memberitahuku bahwa dia akan selalu mencintaiku. Namun, dia tidak memperhatikan mataku yang memerah. Suamiku tidak tahu bahwa telingaku telah sembuh dari seminggu yang lalu. Dia juga tidak tahu aku sudah menemukan perselingkuhan mereka. Dia lebih tidak tahu lagi bahwa aku telah diam-diam membeli tiket pesawat untuk mengajar di Thaken. Setelah semua dokumennya selesai diurus dalam tujuh hari, aku akan menghilang sepenuhnya.
4.3K viewsCompletedAdded to Library 128 Times as nggak expect
Read
+Library
Hubungan Gelap Sekretaris dan Suami Pembawa Petaka

Hubungan Gelap Sekretaris dan Suami Pembawa Petaka

Setelah menjemput anak, suamiku pergi ke hotel bersama sekretarisnya untuk membahas bisnis. Kebetulan, ada yang memotretnya dan mengunggahnya ke internet hingga menjadi trending topic. Aku buru-buru menelepon, tetapi suamiku malah mengakhiri panggilan dengan tidak sabar, "Kalau bukan ketemu klien di hotel, mau ketemu di mana? Di rumah? Jangan bersikap nggak masuk akal!" Aku segera mengeluarkan uang untuk menekan berita itu. Dua jam kemudian, aku malah mendapat panggilan darurat. Ketika tiba, jasad putraku sudah dingin. Tangannya memegang kartu karyawan sekretaris suamiku. Aku menangis hingga sekujur tubuhku bergetar. Nomorku diblokir Charlie, jadi tidak bisa dihubungi. Setelah mengurus prosedur di rumah sakit, Charlie akhirnya meneleponku. Suaranya dipenuhi amarah. "Kamu bawa anak kita pergi? Kenapa nggak mengabariku? Kami semua menunggunya mengambil kontrak! Cepat bawa dia kemari!" Selesai mengatakan itu, Charlie mengakhiri panggilan dan memblokirku lagi. Aku terkekeh-kekeh melihat pesan yang kukirim tidak bisa masuk. Aku bisa memberimu klien, juga bisa menghancurkan masa depanmu!
9.0K viewsOngoingAdded to Library 232 Times as nggak expect
Read
+Library
Seratus Kali Janji Palsu

Seratus Kali Janji Palsu

Hari pendaftaran pernikahan, aku menunggu di Kantor Catatan Sipil sejak pagi hingga langit gelap. Sementara itu, pacarku Soni malah menemani cinta pertamanya naik gunung. Aku meneleponnya belasan kali, tapi semuanya ditolak. Sampai telepon ke-20 baru dia mengangkat. "Sehari nggak ketemu aku saja kamu harus menelepon puluhan kali, mau nyawa aku diambil, ya? Kamu sebenarnya segitu kekurangan lelaki, ya?" "Yeni lagi nggak enak badan, jantungnya kambuh. Aku harus jagain dia di rumah sakit. Urusan nikah, lain kali saja." Sepuluh tahun bersama, ini sudah ke-100 kalinya Soni meninggalkanku sendirian di depan Kantor Catatan Sipil demi perempuan itu. Untuk ke-101 kalinya, dia hanya meninggalkan pesan. [Sayang, jam sepuluh ketemu di Kantor Catatan Sipil.] Aku menahan tawa dingin, mengabaikan pesannya, lalu melangkah naik ke pesawat menuju luar negeri. Soni, kali ini aku tidak akan memilihmu lagi. Pria yang biasanya selalu terlihat tenang itu, begitu tahu aku pergi, benar-benar kehilangan kendali menggila.
5.1K viewsCompletedAdded to Library 187 Times as nggak expect
Read
+Library
Suami yang Tak Diinginkan

Suami yang Tak Diinginkan

Lilis disilaukan oleh kemewahan, semantara Hendra hanya seorang buruh pabrik yang tidak mampu memenuhi semua keinginan istrinya. "Aku gila karena hidup miskin, maka itu... kamu harus nikah dengan Juwita!" "Nggak, aku nggak bisa." Hendra menolak keras, hidupnya bukan seperti barang yang rela ditukar dengan harta. Meski selamanya hidup pas-pasan, Hendra tidak akan pernah mau menikah dengan wanita kaya yang menawarkan setengah dari hartanya. "Kalau gitu ceraikan aku sekarang juga, dan Alan ikut denganku!" ancam Lilis tak main-main. Alan adalah putra mereka satu-satunya. Alan lah alasan Hendra selalu bersemangat meski harus membanting tulang setiap hari. Dengan desakan seperti ini, apakah Hendra harus menerima tawaran wanita kaya itu, dan menggadaikan harga dirinya demi keinginan sang istri? ** Selamat datang di novel ke 4 aku, dan semoga kakak semua menyukainya. Jangan lupa masukkan ke rak dan tinggalkan komentar ya, kak. Ikuti juga media sosial author di F*B Butiran Debu, dan I*G @butiran_debugn
1090.3K viewsCompletedAdded to Library 2.8K Times as nggak expect
Read
+Library
Waktu Adalah Obat Terbaik

Waktu Adalah Obat Terbaik

"Bu Stacey, Anda telah berhasil membeli pulau tak berpenghuni ini. Tempat ini benar-benar terisolasi dari dunia luar. Begitu Anda masuk, nggak akan ada seorang pun yang bisa menemukan Anda. Selain itu, layanan keluarga khusus yang Anda inginkan juga sudah kami siapkan. Mereka semua telah menjalani pelatihan profesional dan akan memberikan Anda 100% kasih sayang."
8.2K viewsCompletedAdded to Library 245 Times as nggak expect
Read
+Library
Aduh, Sayang Jangan Goda Aku Terus

Aduh, Sayang Jangan Goda Aku Terus

“Rasanya enak?” ​“E–enak, Mas. Ta–pi … aku capek sendirian terus. Aku juga pengen hamil.” ​“Aku punya cara supaya kamu nggak sendirian lagi. Kita praktek, sekarang!” Diana datang ke klinik untuk memperbaiki hubungan ranjang dengan suaminya, tapi siapa sangka, terapis yang menanganinya adalah Madhava—sepupunya sendiri. Pertemuan mereka berubah jadi permainan berbahaya penuh hasrat.
9.953.2K viewsCompletedAdded to Library 1.3K Times as nggak expect
Read
+Library
Di Balik Latihan Tari Malam itu

Di Balik Latihan Tari Malam itu

"Ugh .... Pak Calvin, aku nggak tahan lagi ditekan begitu kuat." Di ruang latihan menari, dosen tariku yang bernama Calvin sedang mengoreksi posturku. Tangannya mencengkeram bagian dalam kakiku dan menekannya dengan kuat. Setelah itu, sensasi menggelitik di tubuhku pun mencapai puncaknya. Pada saat yang sama, gangguan adiksiku membuat area di antara kakiku basah, hingga membasahi tangannya.
26.7K viewsCompletedAdded to Library 935 Times as nggak expect
Read
+Library
Ditandai Sebagai Tumbal Saat Pulang Kampung

Ditandai Sebagai Tumbal Saat Pulang Kampung

Suci masih menatap Nilam lurus. “Semua gadis yang diinginkannya akan sulit lepas. Mereka pasti menghilang. Kamu bisa jadi korban selanjutnya,” ceracau gadis itu dengan bibir bergetar. “Aku? Korban siapa? Apa maksudmu, Ci? Aku nggak paham.” Nilam terus bertanya bersamaan dengan jantungnya mulai berdebar. “Ki Arya ....” Suci bergumam, setengah berbisik. Sorot matanya berkilat aneh.
1027.2K viewsCompletedAdded to Library 1.0K Times as nggak expect
Read
+Library
PREV
1
...
2627282930
...
50
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status