Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Pertemuan Pertama Membuat Presdir Terobsesi

Pertemuan Pertama Membuat Presdir Terobsesi

Terpaksa Meiva harus meninggalkan dunia entertainment. Setelah mendapat hujatan yang tak henti-hentinya dari netizen, karena menyebarnya artikel bohong yang memberitakan tentang scandal dengan seorang pejabat beristri. Meiva datang meminta bantuan pada kekasihnya, Alden Gunidya. Untuk melakukan konferensi pers bahwa semua berita itu bohong. Tapi, secara bersamaan di malam penghargaan itu, Meiva mengetahui fakta kalau justru Alden dan Ellen--teman baiknya menusuknya dari belakang, setelah semua effort yang Meiva lakukan untuk membantu mereka selama ini secara cuma-cuma, tapi mereka justru hanya memanfaatkannya saja. Meiva pikir hidupnya akan hancur kehilangan karier, kekasih dan teman baiknya, tapi, segalanya berubah ketika dia bertemu dengan Presdir tampan yang telah mengidolakannya sejak lama, Clovis Mallory. Setelah insiden tabrak lari, Clovis terus saja mengejarnya, lalu memberi tawaran untuk memainkan peran, tapi kali ini bukan untuk tayang di layar televisi, melainkan berperan untuk memainkan peran, yang tak pernah Meiva duga sebelumnya.
Romansa
101.9K DibacaOngoing
Baca
Tambahkan
Obsesión transnacional: eres mía ahora

Obsesión transnacional: eres mía ahora

Luciano Sforza manda en la mafia italiana con mano de hierro. Se ve como todo un caballero, pero por dentro no tiene alma. No conoce de leyes ni de moral... en su mundo, se hace lo que él diga y punto. Pero... todo cambió el día que se topó con Carla Díaz. La primera vez que la vio, ella era solo una jovencita indefensa, traicionada por su propia gente y vendida a los rincones más oscuros de la zona roja. Al verla así, tan frágil y vulnerable, a Luciano se le metió una idea retorcida en la cabeza: quería tenerla solo para él, como quien se encapricha con una mascota de lujo. Pero ella resultó ser mucho más que una cara bonita. Escondida tras una máscara de niña buena, Carla lo engañó con promesas de obediencia mientras planeaba su escape paso a paso. Luciano la llenó de lujos, pero la mantuvo encerrada, robándole la libertad y haciendo todo lo posible por doblarle el orgullo. Él disfrutaba el juego, convencido de que tenía el control de todo. *** Sin embargo, el día que ella por fin logró escapar de su jaula de oro, Luciano perdió el juicio. Movió cielo y tierra, revolviendo cada rincón de la ciudad sin encontrar ni una sola huella de ella. Fue entonces, en medio de la desesperación, cuando la verdad le cayó encima como un balde de agua fría: en este maldito juego de poder... ¿quién había terminado siendo el juguete de quién? *** Al principio, él se lo soltó así, con un descaro que le puso la cara roja de pura vergüenza: —Todavía no he probado a una belleza como tú. Pasa la noche conmigo y yo te saco de este basurero. Al final de la partida: Luciano está frente a ella, como si estuviera rezándole a una virgen. Le toma la mano con miedo de romperla, se hinca de rodillas y le suplica con la voz rota: —Mi vida, te lo ruego... dime que todavía me quieres. Por favor, ámame.
Romance
16 DibacaOngoing
Baca
Tambahkan
Después de renacer, dejé de obsesionarme con mi esposo.

Después de renacer, dejé de obsesionarme con mi esposo.

Al renacer, decidí escribir el nombre de mi hermana en la solicitud de matrimonio. Esta vez, le concedí a Lucas Delgado su deseo. En esta vida, me adelanté: vestí a mi hermana con el traje de novia y le coloqué el anillo de compromiso. Yo misma orquesté cada encuentro entre ellos. Cuando él la llevó a Ciudad Esmeralda, sin dudarlo partí al sur para estudiar. Porque en mi vida pasada, incluso a los cincuenta años, Lucas y nuestro hijo seguían rogándome que me divorciara. Así que cumplí su último deseo: que estuviera con ella. Al volver a vivir, solo anhelé desplegar mis alas... libre de amor.
Cerita Pendek · Romance
30.3K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
Takdir dalam Kendaliku, Tiga Tokoh Utama Terobsesi Padaku

Takdir dalam Kendaliku, Tiga Tokoh Utama Terobsesi Padaku

Chyara terbangun di dalam sebuah novel sebagai antagonis yang ditakdirkan mati. Mengetahui seluruh alur cerita, ia memilih memanfaatkan takdir demi bertahan hidup dan merebut masa depannya sendiri. Namun, perubahan itu justru menarik tiga tokoh utama ke arahnya. Darian, tunangannya yang dingin dan berbahaya, mengalihkan obsesinya padanya. Arthur, sosok hangat yang seharusnya mencintai pemeran utama wanita, tak mampu melepaskan Chyara. Reynard, siluman rubah merah yang licik dan menggoda, pun terikat padanya. Ketika takdir yang ia kendalikan berbalik mengikat mereka di sisinya, Chyara menyadari, di dunia yang seharusnya membunuhnya, tiga tokoh utama justru bertekuk lutut padanya.
Fantasi
102.8K DibacaOngoing
Baca
Tambahkan
Organ Putriku Untuk Putra Pelakor

Organ Putriku Untuk Putra Pelakor

Suamiku adalah dokter yang baik di mata semua orang. Namun, demi menemani anak dari cinta pertamanya bermain di taman dan mencoba meraih hadiah, dia malah menunda penanganan pasien kritis yang menjadi korban kecelakaan. Kemudian, dia bahkan diam-diam menukar obat pasien dan membiarkan pasien itu mati perlahan-lahan agar bisa mendapatkan donor jantung untuk putra cinta pertamanya. Namun, yang tak dia sadari adalah, gadis kecil yang wajahnya tak lagi bisa dikenali akibat kecelakaan itu ternyata adalah putrinya sendiri. Kemudian, dia mencoba menghubungi keluarga pasien dan berharap bisa mendapatkan izin untuk mendonorkan organ. Namun saat panggilan tersambung, suara dering ponselku memenuhi ruangan.
Baca
Tambahkan
Misteri Ular Xaver

Misteri Ular Xaver

Ibuku pergi berwisata ke Kota Xaver dan pulang membawa patung dewa ular. Katanya, patung itu harus disembah dengan darah menstruasi gadis perawan agar bisa membuat awet muda. Dia memaksaku memberikan darahku untuk patung itu, bahkan memotong rambutku dan melilitkannya di kepala ular. Aku tak berani memberitahu ibuku kalau aku diam-diam pernah menginap di hotel bersama pacarku waktu kuliah. Dua bulan kemudian, kulitnya mulai muncul bercak biru seperti sisik, bahkan dia mulai mengalami proses pergantian kulit seperti ular.
Baca
Tambahkan
Mati Untuk Hidup

Mati Untuk Hidup

Pada hari anakku selesai ujian masuk universitas, aku meninggal di rumah sakit karena kanker stadium akhir. Sementara itu, suamiku sedang memeluk mantan kekasihnya di hotel dan berkata, "Cepat atau lambat, wanita tua itu akan kasih tempat buat kamu." Anakku berpesta semalaman di bar, mabuk-mabukan sambil mengeluh kepada temannya, "Ibuku itu maunya mengatur seluruh hidupku. Aku malah pengen jauh-jauh darinya." Mertuaku mengobrol dengan tetangga, "Seharian dia nggak melakukan apa-apa, cuma tahu makan saja. Aku menyesal punya menantu kayak dia!" Aku sudah tidak bisa membantah mereka lagi. Kali ini, akhirnya mereka mendapatkan apa yang mereka inginkan.
Baca
Tambahkan
Rencana Licik Kakak Ipar

Rencana Licik Kakak Ipar

Saat aku berbelanja ke supermarket, ada seorang wanita tua tiba-tiba menarik tanganku dengan erat. Tanpa sadar, aku langsung menyentuh perutku yang sudah membesar, sementara dia berkata, "Janin di perutmu ini sudah dikasih parasit pengubah janin. Janin itu akan jadi parasit di tubuhmu." Aku hanya berpikir dia berbohong, tetapi detik berikutnya dia berkata, "Pergi dan muntahkan sekarang juga. Muntahkan sebanyak mungkin ikan yang baru kamu makan."
Baca
Tambahkan
Jeritan yang Tak Terdengar

Jeritan yang Tak Terdengar

Tepat pada hari ulang tahunku, seorang sepupu yang sedang belajar balet terjatuh dan kakinya cedera. Ayah begitu marah dan langsung memukul kakiku dengan tongkat. Aku menjerit kesakitan, tetapi dia malah menyindir dengan nada kesal. "Sekarang kamu tahu bagaimana rasanya kesakitan? Waktu kamu dorong sepupumu sampai terjatuh dari tangga, kenapa kamu nggak mikir kalau dia juga akan kesakitan?" Dia memukulku lebih keras lagi, sampai aku tidak sanggup berteriak lagi. Untuk membuatku jera, dia melemparku yang sudah sekarat ini ke dalam ruang bawah tanah. "Yolanda, kalau kamu sudah bisa membuang pikiran jahatmu itu, baru aku akan mengeluarkanmu!" Namun, saat dia membuka ruang bawah tanah itu lagi, dia hanya menemukan tubuhku yang sudah hancur dan membusuk.
Baca
Tambahkan
Kuharap Kamu Tak Selamat Hari Itu

Kuharap Kamu Tak Selamat Hari Itu

Saat berusia sembilan tahun, aku terkena gelombang kejut dari ledakan saat menyelamatkan Andre Yunandi, dan sejak itu aku memakai alat bantu dengar. Dia merasa sangat bersalah. Dia berinisiatif melamarku, bersumpah dengan mata merah, “Dik Tasya, aku akan melindungimu seumur hidupku.” Tetapi di tahun saat kami berusia delapan belas tahun. Demi lulus tes di depan gadis idaman sekolah, Andre sendiri melepas alat bantu dengarku. Di depan gadis idaman sekolah itu dan teman-teman sekelasku, dia berkata dengan nada jijik, “Si Beban, aku sudah muak denganmu sejak lama.” “Tahun itu, saat kamu berusia sembilan tahun, aku benar-benar berharap kamu tidak diselamatkan dan justru meninggal.” Aku menggenggam laporan pemulihan telingaku, tak mengucapkan sepatah kata pun. Sesampainya di rumah, aku diam-diam mengubah pilihan seleksi nasional berdasarkan tes-ku. Setelah itu, aku pergi bersama orang tuaku ke rumah Andre untuk membatalkan pertunangan. Andre, mulai sekarang, pertemuan kita berakhir di sini. Aku dan kamu, tak perlu lagi bertemu.
Baca
Tambahkan
Sebelumnya
1
...
910111213
...
25
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status