Chemistry Chapter
Selama dua jam berikutnya, jemari Dewa menari di atas tombol keyboard dengan kecepatan luar biasa, mengkoreksi tata bahasa, merapikan footnoting, menyusun kerangka teori, hingga mengubah format Comic Sans merah muda menjadi Times New Roman ukuran 12 yang rapi sempurna.
Pukul 02.00 pagi.
Dewa menekan tombol Print. Suara mesin pencetak kertas di meja kerja terdengar seperti alunan musik surga bagi mereka berdua.
Dua puluh halaman draf Bab 1 tercetak rapi. Dewa mengambil bundelan kertas yang masih hangat itu, memasukkannya ke dalam map warna merah tua, lalu menjatuhkan kepalanya di atas bantal.