Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Setelah Segalanya Hancur

Setelah Segalanya Hancur

"Aku butuh bantuanmu untuk memalsukan kecelakaan pesawat pribadi," kataku pelan. "Itu satu-satunya cara agar aku bisa meninggalkan Dirga Valendra." Orang-orang mengatakan dia meninggalkan takhta Mafia demi aku. Mereka menyebutnya pria yang memilih cinta daripada kekuasaan dan pewaris yang meninggalkan dunia penuh darah dan kemewahan demi menikahi seorang pelayan dari daerah kumuh. Selama bertahun-tahun, dia membuat dunia percaya pada hubungan kami. Dia membangun kerajaan atas namaku. Setiap Senin, dia mengirimiku mawar. Dan pada media, dia selalu bilang bahwa akulah yang menyelamatkannya. Namun cinta tidak selalu berarti setia. Saat aku sibuk percaya bahwa kami akan bersama selamanya, dia justru membangun keluarga kedua tanpa sepengetahuanku. Sebuah keluarga yang dipenuhi tawa, mainan, dan sepasang putra kembar yang punya mata seperti dirinya... ... Malam ketika aku menghilang, kerajaannya runtuh dalam api. Dia mengobrak-abrik kota, menyuap pemerintah, dan mengubur orang hidup-hidup hanya demi menemukan aku. Namun saat dia berhasil, aku sudah pergi jauh. Dan wanita yang dulu pernah rela mati untuknya, kini kehilangan cintanya dan tak lagi punya alasan untuk bertahan hidup.
Short Story · Mafia
9146.5K viewsCompleted
Read
Add to library
Dia, Yang Mudah Dihibur

Dia, Yang Mudah Dihibur

Pada hari Idul Adha, aku menyiapkan satu meja penuh hidangan kesukaan Brian. Namun lagi-lagi, dia tidak datang. Aku terdiam sejenak, lalu dengan cekatan membuka postingan instagram, orang yang cinta sejati Brian. [Harus diberi pujian! Aku baru bilang lampu rusak, dia langsung meninggalkan pacarnya demi datang ke sini.] [Tolong pertahankan sifat yang lebih mementingkan teman daripada pacar.] Fotonya memperlihatkan Brian yang sedang berdiri di atas bangku, mendongak untuk mengganti lampu. Dia menopang kaki Brian dengan kedua tangan, wajahnya tanpa sengaja menyapu bagian paling sensitifnya. Brian tidak menghindar, malah menyunggingkan senyuman samar. Pemandangan itu begitu menusuk mata, tapi aku tidak lagi menangis ataupun marah. Aku hanya dengan tenang memberi tanda suka, lalu mengajukan putus dengannya. Brian tidak percaya sama sekali. “Paling hanya mengambek saja, cuekin saja beberapa hari. Nanti aku hanya perlu ulurin tangan saja, dia pasti bakal luluh lagi.” Namun, Brian tidak tahu, aku bisa begitu mudah luluh dulunya, karena aku mencintainya. Mulai sekarang, dia tidak akan pernah bisa membujukku lagi.
Short Story · Romansa
7.7K viewsCompleted
Read
Add to library
Sarung Tangan, Permata, dan Penyesalan

Sarung Tangan, Permata, dan Penyesalan

Di hari ulang tahunku, tunanganku menukarkan poin supermarket untuk membelikanku sepasang sarung tangan cuci piring. Namun, di lelang, dia menawar paling tinggi demi membelikan permata seharga 10 miliar untuk cinta pertamanya. Aku marah, tetapi dia justru menuduhku sebagai perempuan materialistis. "Aku kasih kamu uang buat dipakai, bukannya sudah sewajarnya kamu melayaniku? Ini sebenarnya ujian terakhir yang mau aku kasih sebelum nikah. Kalau kamu lulus, kita nikah. Tapi kamu benaran bikin aku kecewa." Aku mengajukan putus, dan dia langsung berbalik melamar cinta pertamanya. Lima tahun kemudian, kami bertemu kembali di sebuah pulau liburan pribadi. Kevin melihatku mengenakan pakaian kerja sambil memungut sampah di pantai, lalu langsung melontarkan ejekan. "Celine, dulu kamu remehin sarung tangan yang kubelikan, sekarang malah mungut sampah di sini." "Sekarang, sekalipun kamu mohon agar aku nikahi kamu, aku nggak akan melirikmu lagi." Aku tidak menanggapinya. Pelajaran praktik sosial putraku berjudul membersihkan halaman belakang rumah bersama orang tua. Ayahnya memperluas halaman sampai ke tepi pantai, membersihkannya sungguh melelahkan.
Short Story · Romansa
2.1K viewsCompleted
Read
Add to library
His Beautiful Luna

His Beautiful Luna

Isabelle is a shy girl, who's opinionated and strong headed. As she struggles to grasp what adult life may hold for her the week of her 18th birthday. Does she have what it takes to take control of her own life, let alone help lead a packs?
Werewolf
103.7K viewsOngoing
Read
Add to library
Alpha VS Alpha

Alpha VS Alpha

Sophia and Rider are set to take over the alpha title of their respective packs when they turn nineteen. Although their families are close, the two have clashed since they were kids because of their strong personalities.  Where Sophia is impulsive and outspoken, Rider is a planner and domineering.  Sophia doesn’t believe in fate; she prefers to carve her own path when it comes to life and love. In contrast, Rider believes in fate but expects the Moon Goddess to pair him with a sweet, innocent, submissive mate who will obey and depend on him for protection.  When rogues start attacking packs at random, Rider and Sophia are forced to work together to deal with the rising threat.  The chemistry between the two burns hot, but their strong personalities make working together difficult. Will they be able to find a middle ground? Or will they kill each other before the rogues get a chance to?  Will Rider be able to tame the little spitfire named Sophia, or will she stand her ground and resist him?  What happens when vampires and witches take notice of the looming war and team up with the rogues? Will Sophia and Rider have what it takes to save their people?  Secrets regarding Sophia’s royal bloodline will be discovered, which draw unwanted attention in her direction. Will Rider be able to protect her from new threats? Does Sophia even need protection? 
Werewolf
1026.4K viewsCompleted
Read
Add to library
The Assassin and The Alpha

The Assassin and The Alpha

To kill is to live. Elena has been living by that principle since she was fifteen, when she was disowned by her parents for the sole reason that she was not a son who could continue their family's legacy. The night she was thrown out, she was chased by a pack of wild hybrid dogs down the woods, and almost died if not for the help of Henry. He brought her to the House of Spades, an infamous guild of the most priced assassins. Even after knowing what place she was into, Elena accepted the offer to be an assassin. She wants to prove to everyone, especially to her parents that as a female, she can be a strong and skilled fighter that could equal a man. Blood flowed from her hands the moment she learned how to use sword. Now that she's nineteen, she's ought to do the biggest mission she ever had: To kill the Raven Pack's Alpha. She had everything planned for the big night. She will kill the Alpha at night of the pack's celebration when everyone is most likely distracted. However, when she went to the Alpha's chamber that night to slaughter him, she was surprised when the Alpha was anticipating her arrival, calmly sitting on the bed, eyes gold and blazing. Elena didn't want love in her life, let alone love. That's why when she wasn't able to resist him on that one night, she's willing to move mountains just to avoid him. They met in the city again, but this time she was filled when regrets when Rage died in front of her. A hundred years later, they were reincarnated as normal people in human world and had completely forgotten about their past life. Will they have their happy ending this time?
Werewolf
518.3K viewsCompleted
Read
Add to library
Gapai Mimpi di Usia Senja

Gapai Mimpi di Usia Senja

Hari itu adalah perayaan ulang tahun Ryan ke-70 tahun. Aku baru pulang dari stasiun kereta api di tengah hujan lebat. Sesampainya di depan pintu rumah, aku menemukan pintu rumah terkunci. Ketika mendengar suaraku, tetangga seberang rumah berkata dengan ekspresi bingung, "Tante Elita, kenapa Tante pulang? Om Ryan hari ini menikah, dia dan istrinya sekarang masih menginap di hotel!" Aku tertegun. 'Menikah?' Aku cerai dengan Ryan sebulan lalu. Namun, Ryan memberitahuku bahwa sahamnya rugi banyak dan memiliki utang. Agar tidak memengaruhiku, dia menceraikanku tanpa pisah rumah. Dengan dalih menghindari penagih utang, putraku mengantarku ke rumah lama dan memintaku tinggal di sana selama satu bulan. Ternyata sekarang Ryan sudah menikah lagi?
Short Story · Realistis
7.4K viewsCompleted
Read
Add to library
Waktu Adalah Obat Terbaik

Waktu Adalah Obat Terbaik

"Bu Stacey, Anda telah berhasil membeli pulau tak berpenghuni ini. Tempat ini benar-benar terisolasi dari dunia luar. Begitu Anda masuk, nggak akan ada seorang pun yang bisa menemukan Anda. Selain itu, layanan keluarga khusus yang Anda inginkan juga sudah kami siapkan. Mereka semua telah menjalani pelatihan profesional dan akan memberikan Anda 100% kasih sayang."
Short Story · Romansa
8.0K viewsCompleted
Read
Add to library
Takdir Memisahkan Kita

Takdir Memisahkan Kita

Laila Permata memiliki sebuah buku catatan yang dia beri nama [Memaafkan]. Enam bulan lalu, tepat di hari ulang tahun Laila, Bima Brahmana meninggalkannya demi pergi menemui Aya Safira, tanpa peduli sedikit pun terhadap perasaan Laila. Kemudian di satu halaman buku itu, Laila menulis [Memaafkan ke-93]. Tiga bulan lalu, hanya karena satu kalimat ringan dari Aya, yang katanya ia alergi bulu kucing, Bima langsung memberikan kucing yang telah menemani Laila selama bertahun-tahun kepada orang lain. Laila hanya bisa menulis lagi di salah satu halaman buku itu, [Memaafkan ke-94]. Sebulan lalu, Bima mabuk dan bangun di ranjang yang sama dengan Aya. Ia bersikeras mengatakan tak terjadi apa-apa. Alih-alih menunjukkan rasa bersalah, ia malah menuding Laila, menyebut Laila berpikiran kotor. Malam itu, Laila menulis dengan tangan gemetar, [Memaafkan ke-95].
Short Story · Romansa
7.1K viewsCompleted
Read
Add to library
Seratus Pengampunan

Seratus Pengampunan

Seseorang bisa sekaya apa? Suamiku sangat kaya, orang-orang menjulukinya Bayang Kota, karena hampir separuh properti di Kota Bara adalah miliknya. Selama lima tahun menikah, setiap dia pergi menemani cinta pertamanya, dia akan memberikan sebuah rumah padaku. Setelah aku memiliki 99 rumah, suamiku menyadari bahwa aku berubah. Aku tidak menangis dan mengeluh, bahkan tidak memohon padanya untuk menemaniku. Aku memilih sebuah vila terbaik di Kota Bara, lalu menyiapkan surat pengalihan properti dan memintanya untuk menandatangani surat itu. Setelah menandatangani surat pengalihan properti, suamiku mencoba untuk menghiburku. "Tunggu aku pulang, aku akan membawamu pergi melihat kembang api." Aku menyimpan surat itu dengan tenang sambil mengiakan. Namun, aku tidak memberitahunya bahwa surat yang ditandatangani kali ini adalah surat perceraian kami.
Short Story · Romansa
16.2K viewsCompleted
Read
Add to library
PREV
1
...
454647484950
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status