TUAN MUDA YANG MENYAMAR
“Untung kamu menolak Hasna. Dengan begitu punya kesempatan menunggu takdir mempertemukan kamu dengan Salsa. Hem, romantis sekali kisah cintamu, Jun.”
“Ish Paman.” Aku jadi malu –malu. Namun, hanya sebentar. Karena terasa ada yang mengganjal. “Tapi, apa Gus Hanan langsung setuju?”
“Ya, tentu saja tidak. Dia menunggu, melihat bagaimana keseharian kamu. Dan Arjuna adalah pemuda luar biasa yang gigih belajar dan mengambil berkah dari gurunya dengan cara berkhidmat. Ah, Paman bangga padamu Jun.”