Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Pembohong yang Sempurna

Pembohong yang Sempurna

“Bahagia? Tadi saja kamu seperti macan kelaparan dan siap menerkam. Sekarang cengar-cengir tidak jelas.” “Terima kasih, ya, Vik!” kata Parta yang tidak mampu dimengerti oleh Vika maupun Yoga. Sore itu mereka pergi ke pusat perbelanjaan. Tidak hanya di satu tempat, Parta meminta Vika dan Yoga untuk menemaninya membeli hadiah buat kelulusan Nyla hingga ke beberapa tempat perbelanjaan. Dia tidak punya rencana apa pun, namun saran yang diberikan Vika dan Yoga selalu ditolaknya. ‘Nyla tidak akan suka. Nyla tidak akan memakainya. Itu tidak cocok untuk Nyla. Terlalu biasa. Cari yang lebih mahal. Aku mau yang unik.’ Dan berbagai alasan lain seperti tidak ada habisnya terlontar sebagai jawaban. Vika
1010.3K viewsCompletedAdded to Library 277 Times as parting gift
Read
+Library
Partner Life

Partner Life

tambah Gilly semakin kesal. "Diam kau," bentak Marsha sambil menunjuk Gilly. "Kau tidak perlu banyak komentar tentang kucing ini. Asal kau tahu kucing ini adalah kucing hadiah dari mendiang ibuku, jadi lebih baik kau tutup mulut."
9.88.3K viewsCompletedAdded to Library 314 Times as parting gift
Read
+Library
Empat Hadiah Perpisahan, Merayakan Kehancuran

Empat Hadiah Perpisahan, Merayakan Kehancuran

Itu jelas batas terakhirnya. Rinto menoleh padaku, seolah-olah menanyakan keputusanku. Aku menggeleng pelan. "Biarkan dia yang ambil," kataku lembut. "Anggap saja hadiah perpisahan." Namun, Rinto justru tersenyum tipis, penuh arti. "Nggak." Dia kembali melangkah ke balkon. "Aku ingin dia tahu seberapa besar jarak di antara aku dan dia."
6.0K viewsCompletedAdded to Library 234 Times as parting gift
Read
+Library
My Part-Time Girlfriend

My Part-Time Girlfriend

“Sepertinya itu sebuah hadiah.” “Hadiah ?” “Siapa pengirimnya?” Tanya bianca lagi. “Ini. Ada suratnya juga.” Bianca menerima sebuah surat dari tangan resepsionis. Kemudian membukanya. *Hai, bi. Aku harap kau sudah menerima hadiah dariku. Jika kau sudah menerimanya itu berarti aku sudah pergi. Aku memutuskan untuk pergi ke Paris hari ini. Tadinya aku ingin mengantarkan sendiri hadiahnya, tapi aku belum bisa menemuimu secara langsung. Maaf. Semoga kau menyukai sepedanya, karena kemarin aku melihat kau sangat tertarik saat melihat orang - orang yang mengendarai sepeda. Jadi aku sengaja membelinya untukmu. Tenang sana aku tidak bermaksud apa - apa. Hatiku pun masih sama. Tapi aku hanya berharap
1011.0K viewsOngoingAdded to Library 317 Times as parting gift
Read
+Library
PART-TIME

PART-TIME

Jo membalas senyuman palsu Al, “Apakah para material yang kau miliki menyukaimu dengan sepenuh hati? Berdasarkan ilmu matematika dan geometri papan catur, buah catur tertentu selalu lebih berharga daripada buah catur yang lain.” Mr. Jo mengeluarkan ponselnya dan menampilkan video Al yang tengah memalak juniornya. “Siapa? Siapa yang bisa merekamku sedekat itu?!” kesal Al melepas topengnya, “Jangan mngorbankan benteng bernilai tinggi hanya untuk mendapatkan kuda lawan,” celetuk Mr. Jo.
102.5K viewsOngoingAdded to Library 81 Times as parting gift
Read
+Library
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status