Suami Perkasa
tanyanya, nada suaranya datar tapi sarat makna.
Marni, yang sedang menata cangkir teh, hanya tersenyum lebar. “Iya, Bu. Pembantu… spiritual, emosional, dan domestik.”
Pak Gunawan yang duduk di sebelahnya terkekeh. “Wah, definisinya keren. Pembantu zaman modern ya, Rat.”
Bu Ratna melirik tajam suaminya. “Kamu diam dulu, Pak. Saya lagi nanya serius.”