Sang Penggoda
Tangan Prasetyo mulai mengelus wajah wanita itu dengan lembut, lalu turun tepatnya pada punggung Linda dan melepaskan kait kecamata yang membungkus gunung kembar milik Linda.
Perlahan tangan Prasetyo masuk ke dalam handuk dan bermain dengan gunung kembar yang penuh dalam genggamannya. Linda merasakan ada sesuatu yang berbeda, sesekali ia mendesah nikmat dan melepaskan pagutan bibir mereka.
“Ah, kenapa begitu nikmat sekali? Kapan kita akan bekerja?” desah Linda pada Prasetyo.
“Kita sedang bekerja, Sayang. Aku akan memulainya,” ucap Prasetyo lembut.