Terjebak Cinta Kakak Tiri
Ia membuka laptop, menyalakan layar kosong, dan mulai mengetik.
“Mungkin kisah ini tidak akan pernah bisa diterbitkan.
Mungkin orang-orang akan menyebutnya gila, menyimpang, atau dosa.
Tapi jika mencintai dengan tulus adalah sebuah kesalahan,
Maka biarkan aku salah untuk kali ini.
Karena jika hidup adalah tentang menjadi benar di mata orang lain,
Maka aku lebih memilih salah, asalkan aku bisa hidup… di matamu.”
Ia menutup laptopnya. Lalu menoleh ke arah Reyan yang duduk di lantai, bersandar ke dinding sambil membaca buku.