Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Romantisme yang Menikam dari Belakang

Romantisme yang Menikam dari Belakang

“Bu Fiona… usia kehamilan Ibu sudah enam bulan. Bayi sudah terbentuk sempurna… Ibu yakin ingin menggugurkannya? Kami sangat menyarankan agar prosedur aborsi tidak dilakukan,” kata dokter, raut wajahnya penuh keraguan. Fiona Darmawan secara refleks memegang perutnya yang kini mulai membesar. Enam bulan… bayinya kini sudah menjadi satu dengan dirinya. Dari sebesar biji beras, kini tumbuh menjadi sosok kecil yang nyata di dalam rahimnya… Jika bukan karena putus asa yang begitu besar, ibu mana yang tega mengakhiri nyawa anak yang hampir lahir ke dunia? Keheningan menyelimuti ruangan, begitu pekat hingga terasa sesak. Fiona menarik napas panjang, menenangkan hatinya yang bergejolak, kemudian menjawab dengan suara tegas dan penuh kepastian, “Aku yakin.”
21.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 828 kali sebagai peredam suara atap spandek
Baca
+Pustaka
Antara Benci dan Cinta

Antara Benci dan Cinta

Pada hari kematianku, pacarku memelukku. Dulu pacarku adalah pria yang kubantu keluar dari incaran para wanita kaya dengan satu syarat, yaitu dia harus berpacaran denganku selama tiga tahun, dia pun setuju. Selama itu, aku menghabiskan banyak uang dan tenaga untuk membantunya menjadi terkenal. Namun, dia menyatakan bahwa dia tidak mau menjalin hubungan denganku lagi. Sementara itu, dia justru berpacaran dengan wanita lain. Wanita itu datang menemuiku dan memperdengarkan pesan suara dari pacarku yang mengatakan, "Dia hanyalah batu loncatanku. Kalau tidak, aku tidak akan peduli padanya, dia tidak menarik." Anehnya, setelah aku meninggal, mengapa dia tiba-tiba berubah menjadi gila?
6.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 198 kali sebagai peredam suara atap spandek
Baca
+Pustaka
Ketika Kabut Tersingkap, Hatinya Mengabur

Ketika Kabut Tersingkap, Hatinya Mengabur

Ivana tidak menyangka, di hari ulang tahunnya, putranya akan memberinya kue kastanye yang membuatnya mengalami reaksi alergi yang fatal. Dalam keadaan linglung, dia mendengar teguran keras Jordi. "Marco, apa kamu nggak tahu ibumu alergi kastanye?" Suara Marco terdengar begitu jelas. "Aku tahu, tapi aku ingin Tante Greta jadi ibuku." "Ayah jelas-jelas juga berpikir seperti itu, 'kan?" "Meski aku…" Rasa sesak seketika menyergap dada Ivana. Dia sudah tidak mendengar jelas jawaban Jordi lagi. Satu detik sebelum dia kehilangan kesadaran sepenuhnya... Ivana hanya punya satu pemikiran. Jika dia masih bisa bangun, dia tidak ingin menjadi istri Jordi atau ibunya Marco lagi.
15.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 584 kali sebagai peredam suara atap spandek
Baca
+Pustaka
Guru Cantik dan Tetangganya Murid Macho

Guru Cantik dan Tetangganya Murid Macho

Sejak kecil aku menjadi kontroversi karena aku terlalu montok. Setelah menjadi dosen di sebuah kampus, para murid laki-laki yang muda dan energik di kelas selalu menatapku di setiap kelas. Gairah di mata mereka tampak jelas. Ketika pulang ke rumah, aku menyadari bahwa tetangga di seberang jalan ternyata adalah salah satu murid laki-lakiku. Suatu hari pipa air di rumah tiba-tiba pecah dan suamiku tidak ada di rumah. Murid laki-laki itu bergegas masuk setelah mendengar suara keributan itu dan terkejut ketika melihat aku yang basah kuyup dan tampak berantakan. Detik berikutnya, dia berkata dengan penuh semangat, “Bu Guru, izinkan aku membantumu mengatasinya...”
7.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 203 kali sebagai peredam suara atap spandek
Baca
+Pustaka
Penyesalan Mertua Jahat

Penyesalan Mertua Jahat

Tinggal satu atap dengan mertua bukanlah hal yang mudah, terlebih jika mertua tersebut tidak menyukai kehadiran Naya sebagai menantu. "Kamu bersenang-senang seharian di kamar dan membiarkan Ibu dan adik aku kerja, maksud kamu apa?" tegas Reza membuat Naya kembali kaget. Pasalnya dirinyalah yang mengejarkan semua pekerjaan rumah seharian ini. Tiba-tiba saja air matanya menetes tanpa di minta, pasalnya sejak awal pernikahan masalah mereka setiap hari selalu seperti ini. Naya tahu jika mertua dan adik iparnya sangat tidak menyukai dirinya, hanya Ayah mertuanya lah yang selalu mendukungnya dan sekarang beliau sudah tidak ada. Alhasil setiap hari dirinya diperlakukan seperti babu. "Kakak percaya?" tanya Naya lirih, sebenarnya ia sudah capek dengan drama ini setiap hari. Reza yang melihat Naya menangis langsung mengalihkan pandangannya, ia tidak kuat melihat setiap kali Naya menangis. "Jangan selalu bersembunyi di balik air matamu Naya, asal kamu tahu aku masih selalu berusaha membela dan mempertahankan kamu, tapi jika suatu saat aku khilaf dan kelepasan bisa saja kita akan pisah," tegas Reza membuat ulu hati Naya benar-benar terasa nyeri. Ini adalah ucapan yang kerap ia terima setiap harinya dari suaminya sendiri. Akankah Naya bertahan dengan rumah tangga yang selalu di adu domba oleh mertuanya tersebut?
104.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 116 kali sebagai peredam suara atap spandek
Baca
+Pustaka
Mengikat Hati Sang Dosen

Mengikat Hati Sang Dosen

Adinda Rahayu, seorang mahasiswa baru jurusan hukum yang ceria dan penuh ambisi, melangkah mantap di hari pertamanya di kampus. Ia siap menyerap ilmu dan pengalaman baru, membayangkan masa depan cerah sebagai praktisi hukum. Namun, takdir punya kejutan yang disimpannya di ruang kelas. Saat dosen mata kuliah pengantar hukum masuk dan memperkenalkan diri, dunia Adinda seolah berhenti berputar. "Selamat pagi semua, saya Bagas Pratama," ucap sang dosen dengan suara bariton yang menusuk relung hati Adinda. Mata Adinda membelalak. Itu Bagas. Mantan pacarnya. Mantan yang meninggalkannya empat tahun lalu karena alasan klise "fokus studi". Kakinya langsung lemas. "Dosennya... dia?" gumam Adinda pada teman sebangkunya, Maya, yang hanya menatapnya bingung. Sepanjang perkuliahan, Adinda berusaha keras menghindari kontak mata. Ia menunduk, mencatat tanpa fokus, dan berharap bisa menghilang dari muka bumi. Namun, Bagas sesekali melirik ke arahnya, senyum tipis terukir di bibirnya yang dulu sering mengecup kening Adinda. Setelah kelas usai, Adinda buru-buru membereskan tasnya, ingin segera kabur. Namun, suara Bagas menghentikannya. "Adinda Rahayu, bisa kita bicara sebentar?" Langkah Adinda terhenti. Jantungnya berdebar kencang. Ia membalikkan badan perlahan, menemukan Bagas berdiri di depannya, menatapnya dengan pandangan yang sulit diartikan. "I-iya, Pak?" Adinda tergagap. Bagas tersenyum, kali ini lebih jelas. "Sudah lama ya, kita tidak bertemu." Adinda hanya bisa mengangguk kaku, pikiran kalut membanjiri benaknya. Dosennya adalah mantan pacarnya. Bagaimana ini bisa terjadi? Dan yang lebih penting, bagaimana ia akan menjalani satu semester ke depan dengan situasi sekacau ini?
248 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 5 kali sebagai peredam suara atap spandek
Baca
+Pustaka
Aturanmu, Bukan Aturanku!

Aturanmu, Bukan Aturanku!

Aku adalah Isha, putri dari bos mafia nomor satu di Sisilia. Sejak kecil aku selalu memberontak. Ayah takut aku suatu hari bertindak gegabah dan menikah dengan orang yang tidak pantas, jadi dia langsung memberi perintah bahwa aku harus bertunangan dengan Luca, pewaris Keluarga Marino yang sedang naik daun. Meskipun ini pernikahan politik, setidaknya aku ingin memilih cincin yang kusukai. Oleh karena itu, aku menghadiri lelang keluarga mafia. Saat cincin permata penutup acara ditampilkan, aku mengangkat papan penawaran. Palu lelang bahkan belum jatuh ketika suara wanita yang arogan terdengar dari samping belakangku. "Gadis kampungan sepertimu berani ini menyaingiku? Empat miliar! Kalau tahu diri, cepat keluar sendiri." Tempat itu langsung hening selama beberapa detik, hanya terdengar suara rana kamera yang pelan. Aku menoleh dan melihat seorang wanita mengenakan gaun haute couture berwarna emas. Senyum santai menggantung di sudut bibirnya, seolah seluruh ruang lelang adalah panggung pribadinya. Belum sempat aku bicara, juru lelang sudah tergesa-gesa mengetukkan palu. "Terjual! Selamat kepada Nona Sophie yang berhasil mendapatkan cincin utama 'Bintang Abadi'!" Alisku mengerut dan amarahku membuncah. "Belum selesai dilelang sudah bisa diketuk? Tempat ini aturannya buruk sekali." Sophie berbalik dengan tatapan tajam, menilikku dari ujung sepatu hingga puncak kepala. "Aturan?" Dia mengejek, "Sayang, aku ini Sophie, adik angkat Luca, pewaris Keluarga Marino. Di sini, akulah aturan!" Aku tak bisa menahan tawa. Kebetulan sekali, Luca adalah nama tunanganku. Aku segera mengambil ponsel dan menekan nomor yang sudah kuhafal. "Luca,'adik angkatmu’ baru saja merebut cincin pertunanganku. Kamu mau gimana?"
29.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 965 kali sebagai peredam suara atap spandek
Baca
+Pustaka
Aku Mengganti Pasangan, Dia Menyesal Setengah Mati

Aku Mengganti Pasangan, Dia Menyesal Setengah Mati

Ketika ayahku menyuruhku untuk memilih calon suami dari kakak beradik Keluarga Lukarta, yang juga merupakan teman masa kecilku, aku memilih Levi Lukarta. Alasannya hanya karena dia adalah pria yang diam-diam kucintai selama 13 tahun. Namun, pada hari pernikahan kami, adik tiri Levi melompat dari atap hotel. Dia meninggalkan surat yang ditulis dengan darah. Isinya adalah mendoakan aku dan Levi memiliki pernikahan yang penuh cinta dan kebahagiaan. Pada saat ini, aku baru tahu bahwa mereka telah saling mencintai secara diam-diam selama bertahun-tahun. Di resepsi pernikahan, Levi langsung kehilangan kendali diri. Dia mengumumkan bahwa dirinya akan memutuskan hubungan dengan dunia luar, lalu meninggalkanku berdiri di sana tanpa daya. Sejak saat itu, dia menghabiskan hidupnya menemani pelita abadi adik tirinya untuk menebus dosanya. Aku membencinya karena telah menipuku, tetapi masih berpegang teguh pada pernikahan ini sehingga kami saling menyiksa. Sampai kami diculik, demi menyelamatkanku, dia mati bersama penculik. Sebelum meninggal, dia menatapku dan berkata, "Shannon, aku yang salah karena sudah sembunyikan hal itu darimu. Tapi, nyawaku dan nyawa adikku sudah cukup untuk menebusnya, 'kan? Di kehidupan selanjutnya, ingatlah untuk jangan memilihku." Ketika membuka mata lagi, aku kembali ke hari ketika ayahku menyuruhku memilih tunangan. Kali ini, aku dengan tegas memilih kakak laki-lakinya, Liam Lukarta.
1.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 50 kali sebagai peredam suara atap spandek
Baca
+Pustaka
Perselingkuhan di Siang Hari

Perselingkuhan di Siang Hari

Lima tahun pernikahan bukanlah waktu yang singkat bagi Kiara menunggu sebuah keajaiban yang tak kunjung datang. Seorang anak. Aris, suaminya yang seorang dokter, hanya berkata singkat, "sabar, Ra. Mungkin belum waktunya." Namun kata itu tak lagi menenangkan. Yang lebih menyesakkan, Aris bukanlah Pria tanpa anak. Dari pernikahan pertamanya dengan Lestari, ia memiliki Putri berusia sepuluh tahun, Dinda. Sementara di rumah lain, Arhan dan Dewi tampak pasangan yang sempurna. Tapi di baliknya, hanya ada kehampaan. suara yang paling sering terdengar di rumah mereka hanyalah notifikasi ponsel, bukan percakapan ataupun tawa. Akankah dua pasangan ini menemukan jalannya menuju bahagia? Atau tenggelam dalam kekosongan yang mereka coba sembunyikan?
102.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 70 kali sebagai peredam suara atap spandek
Baca
+Pustaka
Jerat Ambisi Penguasa Kejam

Jerat Ambisi Penguasa Kejam

"Kau pilih sekarang! Mau kedua anak buah saya melakukannya juga denganmu? Atau saya akan menjebloskanmu ke dalam penjara?" Suara Edzhar sama dinginnya dengan raut wajah pria yang sangat berkuasa itu. "Aku lebih baik membusuk di penjara, daripada harus menyerahkan tubuhku!"  Tidak cukup merenggut paksa kehormatan Halwa, Edzhar juga akan menjebloskan Halwa ke dalam penjara. Hanya karena selama ini Halwa mencintai Edzhar dalam diam, pria itu mengira Halwa yang menjadi dalang pembunuhan Tita, kekasihnya. Banyaknya kesalahpahaman di antara mereka, bisakah cinta Halwa meruntuhkan ambisi Edzhar untuk menghancurkannya? Atau justru disaat Edzhar mulai menyadari perasaan dan kesalahannya, ambisi Edzhar telah lebih dulu memusnahkan cinta Halwa padanya, dan beralih pada pria lain?
1011.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 378 kali sebagai peredam suara atap spandek
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
2930313233
...
50
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status