Kebangkitan Pejuang Api
Segera keuikat dengan kencang tali yang menghubungkan tubuhku dengan lonceng, hidupku bergantung pada benda ini.
“Roh Api melindungiku, Roh Api melindungku, Roh Api melindungiku,” kurapalkan kalimat itu seperti sebuah mantra penyelamat. Kakiku dengan enggan melangkah ke bibir danau. Tenangkan pikiranmu Gio, kau bisa melakukannya. Kutolehkan pandanganku sebelum benar-benar masuk ke dalam air. Sialan, Willow, Evan, dan Kiyo menatapku dengan iba, apa-apaan lambaian tangan itu. Ini bukan salam perpisahankan? Sudahlah menatap mereka tidak membuat diriku merasa lebih baik.
Hot Chapters