Menjadi Istri Kesayangan Presdir Tampan
Mendengar apa yang Zahra katakan, Ayudhia langsung menoleh ke arah Andreas, sang papa memberi isyarat agar Ayudhia mencoba mengorek ingatan Zahra.
“Tentu, para penjahat itu tidak akan lolos begitu saja,” ucap Ayudhia, “terutama dia,” pancing Ayudhia agar Zahra melanjutkan ucapannya.
Tiba-tiba tubuh Zahra menegang mendengar kalimat terakhir Ayudhia, tatapannya berubah penuh dengan amarah saat dia berucap, “Ya, benar. Wanita itu, wanita jahat dengan tawa mengerikan itu!”
Hot Chapters