Setelah Perselingkuhan Suamiku Terbongkar
"Kalau kita temenan aja gimana? Mau ya, balas chat saya? Saya nungguin sampai garing, tapi ngga juga dibalas chatnya."
"Teman?" tanyaku tak yakin.
"Iya, teman. Teman baik, gimana?" tanyanya sambil mengulurkan tangannya di depanku.
"Teman?" ucapnya lagi bernada memohon.
Okelah, kalau hanya sebatas teman aku tidak masalah. Bukankah kita bisa berteman dengan siapapun? Termasuk dengan laki-laki?
"Baik." Aku menyambut uluran tangannya.