Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Setelah Kau Mendua

Setelah Kau Mendua

Tak lupa ia sudah merekam pembicaraan ini, siapa tahu nanti bisa berguna. "Apakah salah kalau aku mencintai suami orang?" Firda berkata dengan nada suara yang terdengar sedih. "Kalau menurut saya, tetap salah mencintai suami orang. Itu pendapat saya lho, Bu." Aira menjawab dengan hati yang tidak karuan lagi rasanya. "Iya, aku tahu. Tapi perasaan cinta kami begitu kuat." "Maaf, Bu. Apa ada keinginan Ibu untuk bersatu dengan Pak Alan?" selidik Aira.
1075.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.6K kali sebagai salahkah aku mencintai suami orang
Baca
+Pustaka
My Daughter's Teacher

My Daughter's Teacher

“Kamu itu juga cinta sama aku dan aku tahu itu dengan pasti. Tapi aku juga tahu kalau kamu selalu mencoba mengingkari perasaan kamu itu. Nggak seharusnya kamu kayak gitu, Sayang. Biarpun aku duda dan udah punya satu anak tapi aku bisa buat kamu bahagia bahkan aku juga bisa buat kamu bangga karena kamu punya pendamping seperti aku gini.” “Masalahnya nggak semudah itu. Dari dulu aku udah koar-koar kalau aku nggak akan mau berhubungan sama pria yang berstatus suami orang ataupun pria berstatus duda. Jadi kalau aku ngumumin hubungan kita, terus gimana reaksi orang-orang?! Mau ditaruh ke mana muka aku?”
1023.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 667 kali sebagai salahkah aku mencintai suami orang
Baca
+Pustaka
DINIKAHI CALON KAKAK IPARKU

DINIKAHI CALON KAKAK IPARKU

Dasar sinting! "Aku gak suka sama Abang! Aku akan memberikan ciuman pertamaku pada suami yang aku sukai dan aku cintai, dan orang itu tentu saja bukan Abang!" ujarku tegas sebelum kemudian memaksakan diri untuk bangkit.
9.997.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.2K kali sebagai salahkah aku mencintai suami orang
Baca
+Pustaka
Dendam Seorang Janda

Dendam Seorang Janda

Meskipun Sahara tidak tahu apa Frans masih mencintai dia atau malah melupakannya. Suami Sahara tetap bersabar walaupun dia tidak dicintai. Bagi dia yang penting Ibu dia sembuh. Meskipun dia harus mengorbankan perasaanmu sendiri. Menikahi wanita yang sudah hamil dan tidak mencintai dia. "Sahara, aku terima jika kamu tidak mencintai ku. Aku sadar kehadiran hanya sebagai penutup aib keluargamu. Tapi tolong hargai aku sebagai suami kamu." kata suami Sahara.
1010.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 224 kali sebagai salahkah aku mencintai suami orang
Baca
+Pustaka
METAMORFOSA

METAMORFOSA

“No, Ta. Lo nggak jahat. Bahkan orang yang sudah bersuami—istri saja masih ada yang menyukai pasangan kita. Itu hal wajar, dan itu hak orang yang menyukai kita. Tinggal kita mau membalas atau tidak. Tinggal kita memiliki perasaan yang sama atau tidak. Tinggal kita yakinkan hati kita ini sebenarnya untuk siapa. Kalau emang si suami istri itu saling mencintai satu sama lain pasti tidak akan tergoda dengan cinta baru yang diberikan oleh orang lain.” “Kok lo bahasnya suami istri sih, jauh banget anjir.” Jelita mendengkus kesal. Ia langsung melepaskan pelukannya dari Prita. Tangannya mengusap pipinya yang basah dengan buliran air mata. “Itu hanya ibaratnya, Ta. Ah, lo mah ngerusak mood serius gue
1018.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 556 kali sebagai salahkah aku mencintai suami orang
Baca
+Pustaka
RINDU SUAMI ORANG

RINDU SUAMI ORANG

pesanku padanya dengan sedikit menekan. Mas Taka itu suamiku, ia sukses juga setelah menikah denganku. Tabungan yang ia miliki cukup banyak malah diberikan untuk istri orang. Aku sangat menyayangkan dengan keputusan Mas Taka yang sembrono itu.
1017.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 495 kali sebagai salahkah aku mencintai suami orang
Baca
+Pustaka
Mencintai Suami Kakakku

Mencintai Suami Kakakku

Dulu dia juga yang paling bersedih saat tahu aku sakit. Kalian tau betapa aku sangat menyayangi Kak Rania? Bagiku dia adalah matahariku. Dia yang selalu memberi kehangatan yang jarang kudapat dari ayah. Karena memang aku tidak terlalu dekat dengan ayah. "Dek. Kamu kok akhir-akhir ini hobi melamun. Ada masalah?" Teguran dari Kak Rania membuatku menoleh. "Nggak, kok, Kak. Cuma lagi jenuh aja," jawabku asal.
9.74.5K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 108 kali sebagai salahkah aku mencintai suami orang
Baca
+Pustaka
Salahkah Aku Mencintaimu

Salahkah Aku Mencintaimu

ujarnya pelan. "Dia sudah menyakitiku, untuk apa dia masih peduli kepadaku? Kamu jangan salah paham?" ujarku ketus. "Nggak, aku nggak salah paham, setidaknya kamu sudah menghargai perasaan suamimu," sahut Arjun di telingaku. Suami? Dia menyebut kalau dia suamiku, kenapa aku merasa bahagia mendengarnya? Apakah aku telah jatuh cinta padanya? Secepat itu? Apakah salah bila aku mencintainya?
1012.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 375 kali sebagai salahkah aku mencintai suami orang
Baca
+Pustaka
Suami Pilihan Kakek

Suami Pilihan Kakek

“I love you. My wife,” “I love you to. Suami wasiatku.” T A M A T ***
9.870.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.3K kali sebagai salahkah aku mencintai suami orang
Baca
+Pustaka
STATUS WA SUAMIKU

STATUS WA SUAMIKU

Apakah mencintai suami orang suatu hal yang salah. Tidak, kan. Aku mencintainya dia juga mencintaiku. Ya, walaupun aku memang sering bermain dengan banyak lelaki. Tapi tidak sepenuhnya jiwa dan ragaku kuberikan. Ah, tapi sejujurnya aku memang tidak benar-benar mencintai Jaka, lelaki yang sebentar lagi akan berstatus menjadi mantan suami Ara. Apa sih yang membuat Ara begitu disayang orang banyak! Pikirku. Mengapa kebahagiaan selalu berpihak padanya.
1055.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.7K kali sebagai salahkah aku mencintai suami orang
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Perasaan seperti ini memang berat, dan aku pernah mengalami sesuatu yang mirip dulu. Aku mencoba memahami bahwa cuma karena kita merasa 'tertarik' atau 'nyaman' dengan seseorang, belum tentu itu berarti kita harus menuruti perasaan itu. Pertama, aku mulai dengan membatasi interaksi—kalau bisa menghindari situasi yang memicu perasaan itu, kenapa tidak? Kedua, aku coba alihkan energi emosional itu ke hal lain: hobi, olahraga, atau bahkan menulis jurnal. Terakhir, aku ingatkan diri sendiri bahwa perasaan itu bisa datang dan pergi, tapi konsekuensi dari tindakan yang gegabah bisa permanen. Aku juga bicara dengan teman dekat yang netral, bukan untuk mencari pembenaran, tapi untuk mendengar sudut pandang lain.

Yang paling penting, aku belajar bahwa cinta bukan cuma soal perasaan, tapi juga komitmen dan tanggung jawab. Kalau kita benar-benar peduli pada orang itu, kita harus bisa menghargai kehidupan dan hubungannya—meskipun itu berarti kita harus mundur. Awalnya sakit, tapi lama-lama lega rasanya tahu kita tidak merusak sesuatu yang bukan milik kita.

Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status