Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Festival Kembang Api

Festival Kembang Api

Meraki Senandika
Benda. Apa yang terbesit pertama kali di kepala kita saat mendengar kata benda? Bukankah benda hanya benda. Tetapi katanya benda mampu menyimpan kenangan. Katanya benda juga mampu merasakan dan mentransfer energi akan ingatan kepada orang lain. Pernahkah kalian merasakan kekosongan aneh saat berada di dekat suatu benda? Atau pernahkah kalian secara tidak sadar mendengar benda berbisik di telinga? Jika tidak kalian beruntung. Sebab aku terlahir bersahabat dengan benda. "Ia sering terpuruk sendirian. Tak ada yang peduli. Tak ada yang sadar. Kami menjadi saksi bisu rasa sakitnya." Lemari itu membisikkan kalimat penuh penderitaan padaku. Seolah-olah ia merasakan apa yang dirasakan pemilik kamar ini. "Ia tidak pernah bahagia sekalipun hidup di rumah ini. Kebahagiaannya hanya satu. Saat kamu datang dan merangkulnya pagi itu." Gagang pintu yang kusentuh tanpa diminta bercerita. Aku hanya laki-laki bisa. "Rio, jangan menyalahkan diri sendiri." Begitu ucap mereka. Hingga suatu harii aku terjebak di jalan berkelok yang seharusnya tak pernah ku lalui. Hari itu sabtu malam yang kelam dan aku berhasil menemukan jalan masuk. Festival yang tak pernah kulihat dimanapun. Pesta kembang api pertama dalam hidupku. Lalu kejanggalan apa ini? Tidak ada habis-habisnya. Hari terus berganti. Namun mereka tak pernah berhenti. Dalam hati aku bertekad aku harus keluar dari tempat ini. Akankah benda-benda ini mampu membantuku keluar dari kurungan tak berujung ini? Atau aku malah akan terus terperangkap? Sial. Kembang api pertama dalam hidupku malah mengakhiri segalanya. Hidup, keluarga bahkan cinta pertamaku.
102.6K viewsOngoingAdded to Library 93 Times as pintu terbuka
Read
+Library
Terpaksa Menikah dengan Atasanku

Terpaksa Menikah dengan Atasanku

Setelah menerima pekerjaan barunya sebagai asisten Presiden Grup Jing Sheng, ia pun bersiap melapor untuk pertama kalinya kepada sang atasan yang, sama seperti dirinya, juga baru saja menjabat. Ia belum sepenuhnya paham medan yang akan dihadapinya, namun tak disangka, tugas pertamanya justru datang dengan kejutan besar. "Pagi besok, batalkan semua jadwal rapat," ujar pria itu dengan nada tenang namun tak terbantahkan. "Jam sembilan, ikut aku ke kantor catatan sipil. Kita akan mengambil surat nikah." Hari pertamanya bekerja dan ia sudah harus menghadapi kenyataan bahwa sang presiden yang baru itu, dengan seenaknya, memaksanya untuk menikah. Tanpa perkenalan, tanpa proses pendekatan, hanya satu perintah yang tak memberikan ruang untuk pembangkangan. Haruskah ia melawan? Atau menuruti saja perintah pria yang bahkan belum sempat benar-benar ia kenal? Malam harinya, ketika rumah sudah senyap dan waktu tidur tiba, pria itu bersandar santai di ambang pintu kamar. Suaranya terdengar ringan, malas, namun ada nada menggoda yang tak bisa diabaikan. "Bu Ny. Presiden, aku mau matikan lampunya. Kau yakin ingin tidur meringkuk seperti bakpao kukus sambil memeluk pisau?" Perempuan itu menatap tajam sambil tetap memegangi senjata kecil yang ia bawa untuk berjaga-jaga. "Kalau begitu, kau bisa tidur di luar." "Tidak mungkin," sahut pria itu cepat. "Ini rumahku." "Siang tadi, kau sendiri yang mengalihkan hak kepemilikan rumah ini padaku. Jadi sekarang, ini rumahku," balasnya tenang, tapi tajam. Saling menantang di antara batas logika dan perasaan, keduanya berdiri di ujung ketegangan yang entah akan berakhir dengan perang atau... sesuatu yang jauh lebih membingungkan.
10797 viewsOngoingAdded to Library 16 Times as pintu terbuka
Read
+Library
Setelah Aku Tiada, Tuan Mafia Memohon Cinta

Setelah Aku Tiada, Tuan Mafia Memohon Cinta

Sabiya mencintai Roman dengan seluruh hidupnya. Selama tiga tahun pernikahan, ia tidak pernah diajak Roman menghadiri acara publik. Namun, Sabiya tidak pernah merajuk. Ia percaya pada alasan suaminya bahwa dunia mafia terlalu kejam, bahwa Roman hanya ingin melindunginya dari orang jahat. Hingga pada malam itu, ketika Roman diangkat sebagai pemimpin keluarga Valeriano, sebuah perayaan digelar. Untuk pertama kalinya Sabiya datang dengan harapan sederhana. Memberi kejutan bahwa ia sudah bisa bicara, bahwa ia tidak lagi menjadi wanita bisu yang memalukan. Namun, yang ia dengar justru menghancurkan segalanya. Dari balik pintu, Sabiya menyaksikan Roman menyematkan seuntai kalung berlian ke leher Clara— kakak perempuannya sendiri. Di hadapan teman-temannya, Roman mengakui sebuah kebenaran yang menyakitkan. Pernikahannya dengan Sabiya hanya sandiwara. Kasih sayangnya semu. Dan, satu-satunya wanita yang ia cintai adalah Clara. Saat itu juga… hati Sabiya benar-benar mati. Tak berselang lama, sebuah kapal terbakar dan tenggelam di tengah laut. Sabiya dinyatakan tewas, tetapi Roman tidak mau menerima kenyataan itu. Ia mencari Sabiya ke seluruh penjuru kota. Tak peduli bila orang-orang menganggapnya sudah gila. Lima tahun kemudian, seorang wanita cantik muncul di tengah pesta pengusaha ibu kota. Ia bersinar sangat terang, hingga membuat Roman kesulitan menghela napas. Roman pun berlutut, memohon agar istri yang ia rindukan kembali padanya. Namun, Sabiya tak ingin dicintai lagi. Bahkan, anak lelaki tampan yang berdiri di sisinya, mengusir Roman dengan tatapan dingin. “Minggir, Paman! Kalau Papa lihat Mama diganggu, Paman pasti akan dipukul habis-habisan!”
10315 viewsOngoingAdded to Library 11 Times as pintu terbuka
Read
+Library
Terpaksa Menjadi Istri Kedua, Ternyata Suamiku Mencintaiku

Terpaksa Menjadi Istri Kedua, Ternyata Suamiku Mencintaiku

“Ayoo bangun, Sayangku,” Angga mencoba lagi, kali ini mencubit hidungku gemas. Aku membuka mata sedikit, memohon. “Mas, aku masih capek dan lemas banget. Kamu duluan aja.” Angga tertawa pelan, tawa yang membuatku ingin meninjunya sekaligus menciumnya. “Loh, kan seharusnya yang kecapekan itu aku, sayang?” godanya, matanya penuh ejekan jenaka. Mataku langsung terbuka lebar. Aku mendorong pelan wajahnya. “Enak saja kamu, ya, kalau ngomong!” Angga tertawa puas. Ia mencium bibirku singkat, sebuah sentuhan pagi yang membuat jantungku berdesir. “Yasudah, kamu tidur lagi sebentar. Aku mandi duluan, Muachhh…” Setelah mandi, kami berdua berdiri berdampingan. Keintiman semalam mengubah segalanya. Gerakan sholat Subuh kami terasa lebih sakral, diimami oleh pria yang telah memeluk jiwaku dan ragaku. Selesai berdoa, aku langsung ingin merebahkan diri lagi. Rasa lelah itu sungguh nyata. Namun, Angga menahan lenganku. “Kamu mau ke mana, Sayang?” tanyanya lembut, tangannya masih memegang tasbih. “Aku mau tidur lagi, Mas. Masih capek dan ngantuk banget,” jawabku dengan mata sayu, tanpa malu mengakui kelemahanku. Angga tersenyum teduh. “Sini, kamu tidur di sini saja. Temani aku berdzikir.” Ia menepuk pahanya yang kini tertutup sarung, mengisyaratkan tempat peristirahatan. Aku menurut. Aku merebahkan diri di pangkuannya, wangi sabun dan parfumnya menyelimutiku. Aku menutup mata, dan suaraku Angga yang merdu melantunkan dzikir menjadi ninabobo paling menenangkan. Angga menatapku yang terlelap, mukena masih menutupi kepalaku, dan damai di wajahku. Hatinya melunak, dipenuhi gelombang emosi yang tak pernah ia rasakan bersama Angel. Angel selalu sulit diajak sholat, selalu menuntut, selalu membuat drama. Putri berbeda. Dia penurut, sederhana, dan kecantikannya bukan hanya di luar, tetapi di dalam hatinya. Angga menarik napas dalam. Ya Allah, terima kasih Engkau telah menjadikan dia sebagai Istriku. Aku sungguh benar-benar mencintainya, batin Angga, sebuah pengakuan yang melegakan sekaligus menakutkan. Semoga dia adalah istri yang bisa membantuku untuk ke surga/Mu nanti, Ya Allah. Aamiin. Angga menunduk, mencium keningku
596 viewsOngoingAdded to Library 17 Times as pintu terbuka
Read
+Library
REMARRIED EX-HUSBAND

REMARRIED EX-HUSBAND

Di_evil
"Mommy dan Daddy mau ke mana?" "Daddy dan Mommy akan bicara soal adik bayi dulu, Nak. BJ tunggu di sini. Oke?" "Oke, Daddyyy!" Xevia kian menarik cepat tangan Argon. "Apa maksudnya soal Jevon ingin punya adik? Kau tidak memengaruhi anak kita bukan?" Xevia langsung saja mencerca dengan pertanyaan, ketika mereka baru tiba di dalam kamar. "Tidak mungkin Jevon bisa punya ide un--" Xevia tak bisa melanjutkan ucapan karena Argon mendorongnya ke dinding. Lalu, mantan suaminya itu mengungkung dengan tubuh kokoh nan atletis. Xevia tidak bisa leluasa bergerak. "Aku sudah cukup bersabar selama ini, Xe. Aku tidak bisa menolerir lagi ketidakadilan yang aku terima." "Ketidakadilan apa yang kau maksud?” tanya Xevia kesal. "Ketidakadilan soal anak." Argon tetap mempertahankan seringai di wajah. "Setelah kita bercerai, kau bisa setiap hari dengan Jevon. Sedangkan aku? Hanya sendiri tanpa anak yang hidup bersamaku." "Aku ingin kau memberikanku seorang bayi lagi, Xe. Aku kira kita akan impas." Xevia membeliakkan mata lebar-lebar. "Apa yang kau mau? Bayi? Dariku? Bagaimana bisa?" "Kenapa tidak? Kau pernah mengandung anakku bukan? Tidak mustahil memberikanku satu bayi lagi." "Aku cuma ingin punya anak darimu, Xe. Aku tidak mau wanita lain. Apa kau bersedia satu kali lagi memberikanku seorang bayi?" imbuh Argon mantap. …………………… Walau sudah bercerai dengan Argon Davis, nyatanya perasaan Xevia untuk sang mantan suami masih ada. Begitu juga Argon yang hanya ingin mencintai Xevia sepanjang hidupnya. Perpisahan mereka bukan akhir bagi Argon, sebab sekembalinya Xevia ke California dengan anak mereka. Maka, kesempatan untuk bisa bersama Xevia terbuka lebar. Argon sudah menyiapkan beberapa trik kotor agar sang mantan istri mau menikah lagi dengannya. Argon yakin Xevia masih menyukainya. Sebab, wanita itu tak pernah menolak sentuhannya. Dan, ternyata mereka tetap cocok menjadi partner di ranjang. Setiap sentuhan terasa membakar untuk satu sama lain. Tak hanya kepuasaan tercipta, melainkan juga misi untuk menghasilkan seorang bayi. …………..
106.1K viewsOngoingAdded to Library 165 Times as pintu terbuka
Read
+Library
Eternal Love

Eternal Love

cahya46
Gadis kecil itu hanya tergugu dalam isak tangisnya yang dari tadi tidak bisa berhenti, seorang laki-laki seumuran daddynya memeluknya. Tangannya membelai surai indah milik gadis cilik itu dengan lembut dan penuh kasih sayang, rambut indah sewarna dengan rambut indah mantan istrinya. Rambut ikal berwarna brunnete yang panjangnya sepinggang gadis cilik tersebut. “Sttt... sayang, sudah ya nangisnya... Papa Aby jadi ikut sedih nih.” Akhirnya Pria paruh baya itu merayu gadis kecil itu supaya berhenti menangis. Karena saat ini mereka sudah jadi pusat perhatian orang orang yang berada di bandara JFK saat ini. “Pa... kenapa sih nggak ada yang percaya sama Cia, kenapa mereka lebih percaya sama kak Angel. Bukan aku yang nusuk Kak Rora, sungguh pa...aku sayang sama kak Rora, bagaimana aku sanggup menyakitinya?” isaknya lagi. Allicia Abigail Klein Aku Angela Jennar, anak satu satunya dari Jessica Jennar. Sejak mommyku meninggal, dihatiku hanya ada dendam buat orang orang yang sudah menyakiti mommyku. cita-citaku hanyalah membuat mereka semua dan keluarganya menderita seperti yang aku dan mommyku rasakan. Dan kesempatanku semakin terbuka lebar karena keluarga itu malah mengangkatku sebagai putri mereka, mereka sangat baik padaku, bahkan mereka merawatku dengan penuh kasih sayang layaknya putri mereka sendiri, mereka membiayai pengobatanku dan membuatku sembuh dari penyakit yang kubawa sejak aku dalam kandungan mommy, aku tidak terlalu mengerti. Kebaikan mereka tak membuatku menyurutkan dendamku, bahkan aku semakin muak pada sikap munafik mereka. Akan kubuat kalian kehilangan kecintaan kalian berdua, anak anak kalian... Angela Jennar Aku kembali ke New york, demi menjemput gadisku, gadis kecilku yang bermata biru, aku jatuh cinta pertama kali dengannya. Seperti janjiku dulu setelah aku dewasa aku akan menemuinya kembali, tapi kesalah pahaman menghalagi hubungan kami, mampukah aku meluluhkan hatinya yang dilanda kecewa... Hei... gadis kecilku dengan mata yang mampu menghipnotisku... kau milikku... milik Marc!! Marcus Dexter.
103.5K viewsOngoingAdded to Library 121 Times as pintu terbuka
Read
+Library
After Akad

After Akad

Fafaa
Anaya fikir perjodohan itu hanya ada di cerita cerita novel yang sering di bacanya. Ternyata ia salah. Karena dia sendiri pun mengalami hal yang serupa. Dijodohkan dengan seorang bad boy tengil dan biang onar di sekolah adalah sial terbesar bagi Anaya. Harus berusaha merubah dan menyesuaikan diri dengan gaya hidup Gempa yang sangat berbanding terbalik dengan gaya hidupnya, itu adalah salah satu hal yang Anaya tidak suka. Apalagi dia harus hidup bersama bahkan hampir dua puluh empat jam, karena mereka bersekolah di sma yang sama yaitu sma Mandala. Hari berganti hari, minggu berganti minggu, dan bulan berganti bulan. Hubungan mereka pun semakin dekat, tak hanya itu, benih benih cinta pun mulai tumbuh di antara mereka berdua. Mereka sudah mulai saling terbuka dalam segala hal. Baik masalah sekolah ataupun yang lainnya. Gempa mungkin sudah menyadari akan benih benih cinta yang sudah mulai tumbuh di antara mereka berdua. Namun Anaya, dia masih bingung dan tidak yakin dengan perasaan nya sendiri. Apalagi saat kedatangan Andra. Sang mantan pacar yang membuatnya semakin bingung dan tidak yakin dengan perasaan nya pada Gempa. Sampai sebuah kejadian yang menyadarkan Anaya jika dia memang benar benar sudah mulai mencintai Gempa dan tidak ingin ada wanita lain yang mendekatinya. Apalagi sampai memilikinya. Kejadian dimana Gempa menjalankan misi dari salah satu sahabatnya untuk menjaga jarak dengan Anaya agar dia mengetahui bahwa Anaya memang benar benar mencintai Gempa. Dan yaa, misi itu berhasil dengan sempurna. Hanya membutuhkan waktu dua hari saja Anaya pun menyadari perasaan nya pada Gempa itu bukan hanya sekedar rasa nyaman, melainkan rasa cinta dan takut kehilangan. Hubungan mereka pun kembali membalik. Apalagi setelah Anaya dinyatakan positif hamil oleh dokter, itu semakin membuat hubungan kedua pasangan muda itu semakin dekat dan harmonis.
106.5K viewsOngoingAdded to Library 241 Times as pintu terbuka
Read
+Library
Dipaksa Menikahi CEO

Dipaksa Menikahi CEO

"Mohon maaf, Pak. Apa bapak sudah menikah?" tanya salah seorang guru perempuan. Aira yang mendengar pertanyaan tersebut langsung menunduk dan tersenyum. "Belum," jawab Evan santai. Jleb! Hati Aira terasanyeri seketika, tiba-tiba saja matanya mengandung air dan tangannya mengepal kuat, napasnya mulai tidak teratur, tidak ingin memperkeruh suasana, Aira berniat untuk keluar dari ruangan rapat. Disisi lain, Evan yang melihat Aira keluar hanya bisa diam. Sampai rapat selesai Evan tampak tidak fokus, dan hampir semua pertanyaan Tio yang menjawab dan Farra, ia tidak sadar kalo Aira tidak balik lagi. Setelah rapat selesai, Evan langsung keluar. *** Evan berjalan mendekati Aira, tapi sebelum masuk Evan menutup pintu kelas. Aira yang melihat Evan datang langsung berdiri. "Ngapain?" tanya Aira datar. "Lu marah?" Evan balik bertanya membuat Aira memicingkan matanya. "Nggak ada yang perlu dimarahin," lanjut Aira lalu ia melangkah ingin keluar dari kelas. Tanpa mambuang waktu Evan langsung menarik tangan Aira dan menghimpitnya ke dinding. "Gua tau lu pasti marah dengan pengakuan gua tadi," lanjut Evan, ntah kenapa kata-kata Evan tersebut membuat mata Aira kembali mengembun, ia memalingkan wajahnya. "Lepasin gua," ucap Aira, tapi Evan malah mempersempit jarak mereka. "Gua bilang lepasin, nggak ada yang perlu dipermasalahkan, jalani hidup lu biar gua jalani hidup gua sendiri!" suara Aira mulai meninggi. Ntah kepada saat Evan dekat dengan Aira, ia selalu hilang kendali. Evan malah menarik tengkuk Aira dan menciumnya. Aira yang melihat itu langsung menangis dan berusaha mendorong dada Evan, setelah sadar Evan melepas Aira.
9.3125.9K viewsCompletedAdded to Library 4.0K Times as pintu terbuka
Read
+Library
Pembalasan Dendam Sang Pemeran Figuran

Pembalasan Dendam Sang Pemeran Figuran

Hingga meninggal, Anggi Suharjo baru tahu bahwa dirinya adalah karakter sampingan yang ditakdirkan menjadi korban dalam sebuah novel. Sementara itu, yang menjadi tokoh utamanya adalah adik kembarnya, Wulan Suharjo. Sejak kecil, Wulan adalah anak emas yang disayang semua orang. Sebaliknya, Anggi tidak pernah mendapatkan perhatian keluarganya sekalipun dia sudah melimpahkan semua cintanya kepada mereka. Anggi bahkan menggantikan sang adik untuk menikah dengan Luis Giandra yang terkenal kejam dan bengis. Namun, karena mencoba kabur di hari pernikahan, Anggi dibuat lumpuh dan dilemparkan ke depan rumah orang tuanya. Sementara itu, keluarga yang merupakan segalanya bagi Anggi malah menutup rapat pintu agar tidak terjerat masalah. Anggi yang malang pun mati kedinginan di tengah salju. Saat membuka mata lagi, dia kembali ke hari pernikahan di Kediaman Pangeran Selatan itu. Dalam kesempatan hidup kedua ini, Anggi memutuskan untuk tidak mencari simpati pada keluarganya lagi. Semua yang mereka ambil darinya, akan Anggi rebut kembali. Kali ini, Anggi tidak akan menyembunyikan bakatnya lagi. Dia akan menaklukkan dunia dengan kecerdasan strategi militer. Dia juga akan dielu-elukan semua orang dengan keahlian medisnya yang luar biasa. Keluarga yang meremehkan Anggi selama belasan tahun ini akhirnya menyesal dan meminta pengampunannya. Namun, mana mungkin dia memaafkan orang-orang yang sudah mengabaikannya selama ini? Sementara itu, pria kejam yang awalnya bilang hubungan mereka sekadar "saling memanfaatkan", malah menempel manja tanpa memberi Anggi kesempatan untuk melarikan diri. Anggi jadi geram. "Luis! Kamu kenapa, sih?" Luis melingkarkan tangan di pinggang Anggi. "Aku mau bayar utang, utang nyawa!"
9.7957.1K viewsCompletedAdded to Library 20.1K Times as pintu terbuka
Show Reviews (93)
Read
+Library
Rifda Nafisha
plisss lah thor up tiap hari banyakin yahhhh... bagus bgt critanya..seru banyak²in part luis & anggi biar yg baca giginya sampe garing cz nyengir² mulu. hehehe 2 hari ini maraton dari bab awal sampe 178 baru kelar smalem smpe koin jebol wkwkwkwk hari ini dtunggu ya upnya,, semangat thorrr & thankyou
irmayyunita20
Kalau aku di posisi Luis bakal cemburu banget sih. Bayangin aja ketika suami pergi kerja, istri malah berduaan menghabiskan waktu sama pria lain. padahal aku cewek lo, entah dianggap kakak/adik namanya beda darah ya tetep orang lain. Meskipun kasian banget sama Aska, kenapa Anggi ga mikirin Luis sih
Read All Reviews
Wanita Simpanan Bos Mafia

Wanita Simpanan Bos Mafia

21++ ⚠️⚠️Mengandung adegan dewasa, bukan bacaan di bawah umur! Yunika hamil dengan seorang CEO idiot. Hubungannya dirahasiakan oleh keluarga Irawan. Dia kabur pada saat hamil dan kondisinya tidak stabil ketika melahirkan putranya. Yunika meninggalkan bayinya di pintu panti tapi Ketua Mafia mengambilnya dan berkata pada semua orang bahwa bayi itu adalah putra kandungnya! Dalam sebuah pertemuan Yunika ingin mengambil bayinya kembali. “Nona Yun, jika Yolix benar-benar putra kandungmu, tidakkah kamu berpikir kamu harus bertanggung jawab padaku! Kamu tidur denganku dan meninggalkan bayimu padaku.” Bayi itu memang benar adalah putranya, tapi Yunika tidak pernah tidur dengannya. Pertanggungjawaban yang dibahas dan dituntut oleh Orion keduanya sama-sama tahu itu tidak perlu karena mereka sama sekali tidak pernah berhubungan apa pun sebelumnya. Yunika merasa sangat marah dan tidak sabar. Tangannya mencengkeram dasi Orion lalu menariknya mendekat sampai ujung hidung Orion hampir menyentuh hidung Yunika. “Jangan bercanda! Ini tidak lucu!” “Aku tidak sedang bercanda!” “Tuan Orion, kamu sudah meremehkan ku!” “Keluarga Irawan berpikir kamu akan berpindah rumah menjadi pelayanku, aku tidak berencana mencari pelayan karena sudah punya banyak pelayan!” “Kamu tahu bukan itu yang aku maksud!” Yunika sangat kesal dan dia terpaksa tetap memposisikan Orion di depan wajahnya. “Ya, menurutmu menjadi wanitaku apakah begitu buruk?” ujarnya dengan begitu jelas. Yunika sangat ingin memukul wajah jahil dan usilnya, jika perlu dia akan merontokkan semua gigi di dalam mulut manis Orion yang terdengar sangat menjijikkan itu. Regan sangat kesal, dia ingin sekali memukul wajah ketua mafia yang memiliki tindik di telinganya itu.
769 viewsOngoingAdded to Library 26 Times as pintu terbuka
Read
+Library
PREV
1
...
373839404142
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status