Dinikahi Mas Pandu
Pandu menatap ke tangan Zita yang menempel ke perut, lalu membuat gerakan memutar mengusap perutnya sendiri.
"Wah, nak, Bapakmu masih ngambek, eh... apa panggilnya Ayah, Papa, Abah, Baba, Papi, atau... Daddy!" pekiknya sembari menunjukkan cengirannya. Pandu masih diam, mode ngambeknya masih berjalan ternyata.