Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Sofa Baru Membawa Petaka Perceraian

Sofa Baru Membawa Petaka Perceraian

Sejak istriku memesan sofa baru yang lebih panjang dan lebih lebar itu, dia setiap malam selalu tidur di ruang tamu. Setiap kali aku ingin mengajaknya ke kamar untuk berhubungan suami istri, dia selalu memakai alasan lelah untuk mengusirku pergi. Kadang-kadang dia bahkan mengunci pintu kamar, sementara dari ruang tamu selalu terdengar suara-suara tertahan. Sampai keesokan paginya, baru dia membukakan pintu untukku. Aku benar-benar sudah tidak tahan lagi. Pada hari dia melahirkan, ketika dia baru keluar dari ruang bersalin dan bahkan belum turun dari ranjang rumah sakit, aku bukan hanya menolak menggendong anak itu, tetapi juga langsung mengajukan cerai padanya. Dengan mata memerah, dia bertanya kepadaku, "Cuma karena aku tidur di sofa setiap malam, kamu sampai mau menceraikan istrimu yang baru saja melahirkan anak untukmu?" Tanpa ragu sedikit pun, aku menjawab, "Ya!"
3.1K viewsCompletedAdded to Library 121 Times as plot twist kehidupan
Read
+Library
99 Kali Operasiku Ditunda, Kini Aku Mengamuk

99 Kali Operasiku Ditunda, Kini Aku Mengamuk

Aku mengidap glioma otak, hidupku sudah berada di ujung tanduk. Namun untungnya, suamiku, Rey Sagara, adalah seorang dokter spesialis bedah saraf yang jenius. Di seluruh negeri, hanya dia satu-satunya dokter yang berani mengambil tindakan untuk operasi ini. Sialnya, pria itu justru tega menunda operasiku hingga 99 kali. Setiap kali prosesnya akan dimulai, semuanya harus terhenti hanya karena Adira Kamandaka mengeluh sakit kepala. Kecepatan pertumbuhan tumor di kepalaku ini jauh di luar perkiraan. Pada penundaan yang ke-99 kalinya, rasa sakit akibat penyakit ini begitu menusuk hingga ke tulang. Aku sampai berlutut di hadapan pria itu sambil memohon, “Rey, jangan ditunda lagi, aku benar-benar nggak sanggup lagi...” Namun, Rey bahkan tidak melirikku sama sekali. Dia berbalik dan langsung melangkah pergi. “Jaga sikapmu, Lana. Aku ini dokter, aku harus bertanggung jawab pada setiap pasien.” Rasa sakit itu seketika menenggelamkanku. Aku memeluk kepalaku yang rasanya seperti mau pecah sambil menangis histeris. Sementara itu, perawat yang memegang laporan pemeriksaanku hanya bisa menggelengkan kepala sambil menghela napas berat. “Ini nggak bisa ditunda lagi. Kalau minggu ini belum juga dilakukan tindakan operasi, pasien hanya tinggal menunggu ajal.”
1.4K viewsCompletedAdded to Library 28 Times as plot twist kehidupan
Read
+Library
Kisah Miris Suamiku dan Kekasihnya

Kisah Miris Suamiku dan Kekasihnya

Cinta pertama Jovin Liandra terdiagnosis mengidap penyakit HIV dalam pemeriksaannya di rumah sakit kami. Aku pun melanggar kode etik medis untuk memberi tahu masalah ini kepada Jovin. Jovin mengira aku sedang membohonginya. Dia bukan hanya memfitnahku mencelakai pasien hingga mati, bahkan membuatku dijatuhi hukuman. Kemudian, dia juga menaruh obat aborsi di dalam susuku. Gara-gara hal itu, kandunganku yang berusia delapan minggu mengalami pendarahan. Aku meminta pertolongan dari Jovin, tetapi dia malah menendangku. “Akhirnya nggak ada yang menghalangiku untuk bersama Selena.” Saat aku membuka mataku lagi, aku kembali ke hari di mana cinta pertamanya terdiagnosis penyakit HIV. Kali ini, aku tidak memberi tahu Jovin, bahkan mengajukan putus dengannya. Bagaimanapun juga, Jovin sangat mencintai cinta pertamanya. Aku mesti merestui mereka berdua.
8.0K viewsCompletedAdded to Library 214 Times as plot twist kehidupan
Read
+Library
Aku Dikira Selingkuhan Kakakku

Aku Dikira Selingkuhan Kakakku

Kakakku memanggilku sayang dan mentransferku uang. Calon istrinya mengira aku adalah wanita simpanannya. Dia membawa orang-orang ke rumah baru yang kudesain dengan indah. "Masih muda, tapi sudah jadi wanita simpanan. Hari ini, kugantikan orang tuamu mendidikmu!" "Aku akan memposting tindakanmu ini di forum universitas supaya dosen dan teman-temanmu tahu kamu wanita murahan!" Mereka menghancurkan rumah baruku, menarik bajuku. Mereka menggantungkan kartu pelajar di leherku, lalu memotretku. Ketika kakakku datang, matanya memerah. "Beraninya kalian menindas adikku! Kalian sudah bosan hidup ya?"
5.0K viewsCompletedAdded to Library 195 Times as plot twist kehidupan
Read
+Library
Cinta Rumit Tiga Sekawan

Cinta Rumit Tiga Sekawan

"Wenny, sejak kamu kecil, keluarga kita sudah menjodohkanmu. Sekarang kan penyakitmu sudah hampir sembuh, apakah kamu mau pulang ke Kota Jintara dan menikah? Kalau kamu tetap nggak mau, aku akan bicara lagi sama ayahmu untuk membatalkan perjodohan ini." Di dalam kamar yang remang-remang, Wenny Sanjaya hanya bisa mendengar keheningan. Saat orang di ujung telepon hampir menyerah untuk membujuknya lagi, tiba-tiba dia berkata, "Aku mau pulang untuk menikah." Bu Maya Sanjaya tertegun di seberang telepon, seperti tidak menyangka, "Kamu ... kamu setuju?" "Wenny menjawab dengan tenang, "Ya, aku setuju. Tapi, aku masih butuh waktu untuk menyelesaikan urusanku di Kota Hanis. Aku akan kembali dalam dua minggu. Ibu, kalian siapkan saja dulu pernikahannya." Setelah mengucapkan beberapa pesan tambahan, dia menutup telepon.
6.2K viewsOngoingAdded to Library 193 Times as plot twist kehidupan
Read
+Library
Dendamku kepada Pacar Anakku

Dendamku kepada Pacar Anakku

Putra bungsuku yang berusia tujuh tahun digigit ular. Aku segera melarikannya ke rumah sakit tempat putra sulungku bekerja. Tak disangka, pacar anakku mengira aku adalah selingkuhan anakku. Dia tidak hanya menghalangi pengobatan anak bungsuku, tapi juga menampar wajahku. "Aku dan pacarku adalah pasangan sempurna, tapi kamu malah datang menantangku membawa anak harammu ini." Aku ditendang dan dipukuli. Dada dan kecantikanku dirusak. Dia mengancam, "Pelacur sepertimu baru bisa insaf kalau mulut bawahmu disegel langsung." Aku dibawa ke ruang gawat darurat dalam keadaan mengenaskan, dan dokter bedah yang menanganiku ternyata adalah putra sulungku. Tangannya gemetaran hebat memegangi pisau bedah dan wajahnya pucat pasi. "Bu, siapa yang menyiksamu seperti ini?"
8.0K viewsCompletedAdded to Library 263 Times as plot twist kehidupan
Read
+Library
Kakak Beradik 

Kakak Beradik 

Pada hari kematianku, itu juga adalah ulang tahunku bersama kakak kembarku. Dia menangis tersedu-sedu sambil dipeluk erat oleh pacarku. Sementara itu, ibuku yang sangat marah terus meneleponku tanpa henti. Kakakku malah lebih keterlaluan, dia mengirim pesan yang berisi [Orang sepertimu ini memang egois, tidak bisa melihat orang lain bahagia]. Bahkan ayahku yang biasanya pendiam juga marah besar padaku, [Dia sungguh anak yang tidak tahu berterima kasih]. Mendengar kata-kata itu, aku langsung memegang dadaku. Untungnya, hatiku sudah tidak sakit lagi ....
9.0K viewsCompletedAdded to Library 270 Times as plot twist kehidupan
Read
+Library
Lima Tahun Menikah, Suamiku Melelang Malam Pertamaku

Lima Tahun Menikah, Suamiku Melelang Malam Pertamaku

Lima tahun menikah, tiap kali aku tidak sengaja menyentuh kulit suamiku, dia pasti menghukumku berlutut di dalam air disinfektan sambil menghapal Aturan Keluarga. Sampai suatu hari, aku melihat bekas merah mencurigakan di tulang selangkangnya, bekas cupang. Tanpa sadar, aku mengulurkan tangan buat menyentuhnya. Meski dia marah besar sampai membanting pintu, anehnya kali ini dia tidak menyuruhku menjalani hukuman berlutut. Aku yang terlalu lugu mengira dia perlahan-lahan mulai bisa menerima sentuhanku. Tapi besoknya, malam pertamaku justru dipajang di acara lelang kaum elite ibu kota dan akan resmi dijual dua hari lagi. Teman-teman Kenzo dengan tatapan mesum, mulai menghitung berapa harga yang mau mereka tawarkan, sementara dia tetap tidak acuh dan terus menyemprotkan disinfektan berkali-kali. "Bagian yang udah dicium Gisel pun berani dia sentuh, dia pikir dia itu siapa? Melihatnya aja aku udah jijik."
2.9K viewsCompletedAdded to Library 105 Times as plot twist kehidupan
Read
+Library
Cinta Sejati Tanpa Jalan Pulang

Cinta Sejati Tanpa Jalan Pulang

Pada hari penandatanganan kontrak bernilai fantastis, aku mendadak terserang flu berat yang memicu muntah dan diare hebat. Aku bahkan tidak sengaja menyemburkan muntahan tepat ke wajah pihak mitra. Mereka pun marah besar, membatalkan kontrak saat itu juga, dan menyebabkan perusahaan merugi hingga ratusan miliar. Kekasihku, yang juga menjabat sebagai CEO, meledak dalam amarah. Dia langsung menurunkan jabatanku, dari wakil direktur menjadi staf pemasaran biasa. Tidak hanya itu, dia memangkas waktu tidurku hingga hanya tiga jam sehari. Sisa waktuku harus dihabiskan untuk bekerja bagai budak demi menghasilkan uang, sampai seluruh kerugian perusahaan lunas. Digerogoti rasa bersalah, aku bekerja keras setiap hari, memburu berbagai proyek demi mendatangkan keuntungan. Namun, saat utang itu hampir lunas dan aku dengan penuh sukacita hendak melaporkan perkembangannya, aku malah tidak sengaja mendengar percakapan antara kekasihku dan asisten wanitanya. "Pak Tomas, dulu Frida cuma memotong bonus kinerja saya 2 ribu, tapi Anda tega diam-diam memasukkan pencahar ke dalam minumnya. Akibatnya, dia mempermalukan diri di depan mitra bisnis. Setelah itu, Anda memfitnahnya sebagai penyebab perusahaan kehilangan kontrak raksasa, lalu memaksanya mati-matian melunasi utang itu. Bukannya Anda terlalu kejam kepadanya?" "Sekarang utangnya sudah hampir lunas, lepaskan saja dia. Gimanapun, Anda tulus mencintainya. Kalau Frida sampai terdesak dan meninggalkan Anda, bagaimana? Jangan sampai hubungan kalian hancur karena saya ...." Kekasihku memotong ucapan Lidia Dandu, "Nggak bisa! Kamu adalah penyelamat nyawaku. Dulu aku kecelakaan sampai pendarahan hebat. Kalau kamu nggak mendonorkan darahmu waktu itu, mana mungkin aku bisa hidup sampai sekarang?" "Walaupun Frida adalah satu-satunya wanita yang kucintai, dia sudah berani memotong bonus kinerjamu. Ini hukuman yang pantas untuknya! Sekali kukatakan 200 miliar, tetap 200 miliar, nggak boleh kurang sepeser pun! Lagi pula, kemampuannya hebat. Paling lama satu bulan lagi, dia pasti bisa melunasinya. Kalau saat itu tiba, aku akan menebus kesalahanku dan menikahinya." Namun, dia tidak tahu bahwa aku tidak punya waktu satu bulan lagi. Selama beberapa tahun ini, demi melunasi apa yang dia sebut sebagai "kerugian", fisikku terkuras habis hingga aku menderita kanker lambung. Sisa hidupku tinggal satu minggu lagi. Terlebih lagi, dia tidak pernah tahu bahwa orang yang mendonorkan darah saat dia kecelakaan bertahun-tahun lalu adalah aku.
1.3K viewsCompletedAdded to Library 25 Times as plot twist kehidupan
Read
+Library
Dok! Oh Dokter!

Dok! Oh Dokter!

"Dok, apakah sudah selesai periksa? Aku nggak tahan lagi." Aku terbaring di ranjang medis UKS, pandanganku sepenuhnya terhalang oleh tirai. Alat pemeriksaan itu masuk semakin dalam, aku mencoba menahannya, tetapi tetap saja berteriak, "Jangan!" Dokter itu tetap mengoperasikan mesin dan mengangkat kakiku lebih tinggi tanpa berkata.
334.7K viewsCompletedAdded to Library 7.4K Times as plot twist kehidupan
Read
+Library
PREV
1
...
1516171819
...
50
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status