Kebangkitan Sang Patriark
Pengacara itu bukanlah Sofia, melainkan seorang pengacara tua dengan gaya rambut botak di bagian tengah.
Setelah membaca isinya, Adrian mendapati bahwa itu adalah perjanjian yang sangat semena-mena. Isinya menyatakan bahwa Adrian harus melepaskan hak waris atas seluruh aset Keluarga Hadinata, serta tunduk pada berbagai larangan dalam banyak hal, yang jelas sangat tidak adil. Setelah membacanya, Adrian menggelengkan kepalanya dan berkata, "Aku bukan orang yang buta hukum. Hak dan kewajiban dalam perjanjian ini nggak imbang. Jadi, aku nggak bisa menandatanganinya. Kembalilah dan katakan kepada Haris, kalau dia mau aku tanda tangan, itu bisa saja. Tapi, penuhi dulu tuntutanku."
Hot Chapters