Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Dia,  Tak Datang

Dia, Tak Datang

Dan Jingga bahkan tak menyadarinya sedikitpun. "Nonna, selamat." ucap sejumlah petinggi Prahara Group yang menyapanya dari laman layar komputer. Jingga mengangguk mengiyakannya sambil memamerkan bayi mungilnya yang tengah dibedong kearah kamera.
825.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 646 kali sebagai prolog pagi hari
Baca
+Pustaka
Garwa, Satu Hati Sampai Nanti

Garwa, Satu Hati Sampai Nanti

Happy Reading ***** Bias kemerahan mulai tampak di langit kabupaten dengan sejuta mistis yang sangat terkenal. Keluarga kecil Ismoyo berkumpul semua di teras atas tempat favorit Mbok Asri. Bukan pesta, tetapi sebuah ungkapan rasa syukur dari Rukayah karena kedua buah hatinya kembali rukun. Mereka mengadakan acara makan malam sederhana.
109.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 315 kali sebagai prolog pagi hari
Baca
+Pustaka
Swing Partner

Swing Partner

Dia berusaha untuk tetap profesional. “Nona Maharani,” suara Mas Aldi bernada rendah, matanya tetap lekat menatap wajahnya. “Ya, Mas Aldi?” dia mendongak membalas tatapan mata Mas Aldi. “Ayo kita menikah.” Tubuhnya mematung. Mulutnya terkunci. Di matanya, jarak sebatas meja kafe di antara mereka, tengah berlangsung perayaan Holi, festival warna tradisional Hindu yang meriah di India, menandai kemenangan kebaikan atas kejahatan dan datangnya musim semi. Bubuk warna yang disebut gulal berhamburan ke semua arah. Orang-orang bersukaria melemparkan gulal warna-warni. Juga dengan semprotan air warna-warni.
932 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 28 kali sebagai prolog pagi hari
Baca
+Pustaka
Aku Bukan Pelakor

Aku Bukan Pelakor

Prolog *** Suasana rumah sederhana milik salah satu warga kampung Anyelir terlihat ramai. Kediaman bernuansa biru laut itu adalah milik kelurga Pak Baron. Sebuah acara sakral dan penting akan segera digelar di sana. Pesta pernikahan anak gadis pertama mereka.
104.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 156 kali sebagai prolog pagi hari
Baca
+Pustaka
Bidadari Pembawa Luka

Bidadari Pembawa Luka

“A-apa? Untuk aku? Kenapa Mas mau membelikannya untukku? Hari ulang tahunku juga masih lama, jadi alasannya apa?” Zayn tersenyum tipis. “Memberi hadiah itu menurutmu hanya berlaku di hari lahir saja?” “Biasanya memang begitu, kan? Hari yang spesial?” Zayn menggelengkan kepalanya. “Dalam islam, sebenarnya tidak ada hari untuk merayakan hari lahir kita, Maha. Tidak ada perayaan itu. Perayaan agama kita, ya hanya hari raya saja. Dan juga memberi hadiah tidak harus hari lahir. Hari lahir itu tidak ada yang istimewa, sama saja dengan hari-hari yang lain.”
1010.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 260 kali sebagai prolog pagi hari
Baca
+Pustaka
Pelangi atau Senja

Pelangi atau Senja

kataku sambil memegangi laptop Baru beberapa menit aku menonton tapi rasanya kepalaku sudah tidak bisa diajak kompromi, tiba-tiba kepalaku rasanya pening sekali, bahkan udara malam ini terasa begitu dingin meskipun setengah badanku sudah terbalut selimut sampai rasanya hidungku mengeluarkan ingus, baru saja aku mau mengambil tisu tiba-tiba darah menyembur dari hidungku. “Tidak, aku tidak boleh panik” kataku menenangkan diriku sendiri, lagi pula ini bukan pertama kalinya aku mengalami hal serupa, mimisan seperti ini. Sering sekali aku mengalami mimisan saat banyak pikiran atau kelelahan, selain daya tahan tubuhku yang lemah, trombosit dan hemoglobinku selalu dibawah angka rata-rata. Jadi tida
2.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 48 kali sebagai prolog pagi hari
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
456789
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status